
RADAR SIDOARJO - Kabar gembira bagi pelajar di Kabupaten Sidoarjo. Layanan bus sekolah gratis ditargetkan mulai beroperasi pada Januari 2027 mendatang. Peluncurannya direncanakan bertepatan dengan peringatan Hari Jadi Kabupaten Sidoarjo (Harjasda) ke-168 pada 31 Januari 2027.
Dinas Perhubungan (Dishub) Sidoarjo kini mematangkan berbagai persiapan sebelum layanan tersebut resmi beroperasi. Mulai dari penyempurnaan armada, pemasangan fasilitas pendukung, pembangunan halte, hingga koordinasi dengan sekolah-sekolah yang masuk dalam jalur layanan.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Sidoarjo Budi Basuki mengatakan, rencana peluncuran bus sekolah gratis tersebut telah dilaporkan kepada Bupati Sidoarjo Subandi. Bupati menghendaki peresmian layanan transportasi pelajar itu dilakukan bersamaan dengan momentum Harjasda.
"Untuk peluncuran resmi sudah kami laporkan kepada Pak Bupati. Beliau menghendaki peresmiannya dilakukan bertepatan dengan momentum Harjasda," ujar Budi, Minggu (18/10).
Dia menjelaskan, pengadaan fisik lima unit bus sekolah telah rampung sejak September 2026. Saat ini, Dishub tinggal menyelesaikan sejumlah fasilitas pendukung agar armada tersebut benar-benar siap digunakan.
Salah satu pekerjaan yang masih dilakukan adalah pemasangan pendingin udara atau Air Conditioner (AC). Dishub menargetkan seluruh penyempurnaan armada dapat diselesaikan pada akhir Desember 2026.
"Pengadaan bus sekolah InsyaAllah sudah selesai. Tinggal ada penambahan beberapa fitur pendukung yang kami targetkan rampung pada akhir Desember mendatang," jelasnya.
Selain kesiapan armada, Dishub juga telah menetapkan rute perjalanan bus sekolah gratis. Sebanyak 15 halte disiapkan untuk menunjang layanan tersebut. Pembangunan halte kini masih berproses dengan kebutuhan anggaran sekitar Rp 1,2 miliar.
Belasan halte itu direncanakan tersebar di sejumlah kawasan padat penduduk, meliputi Kecamatan Gedangan, Sidoarjo Kota, Krian, Taman, dan Porong.
Untuk memastikan layanan tepat sasaran, Dishub juga berkoordinasi dengan sekolah-sekolah yang dilalui rute bus. Pihak sekolah nantinya turut berperan dalam menentukan siswa yang dapat memanfaatkan fasilitas transportasi gratis tersebut.



