alexametrics
31 C
Sidoarjo
Friday, 27 May 2022

RS Anwar Medika Corporation Akuisisi RS Delta Surya

SIDOARJO – Rumah Sakit (RS) Anwar Medika Corporation telah mengakuisisi RS Delta Surya. RS di pusat Kota Sidoarjo itu bakal disulap lebih berkelas sekaligus jadi ikon wisata kesehatan.

Direktur RS Anwar Medika dr Agus Fahrudin Farid mengungkapkan, proses akuisisi RS Delta Surya itu sudah berjalan cukup lama. Hal itu bermula dari 2 tahun silam, pria kelahiran 27 Agustus 1965 itu punya keinginan untuk membangun rumah sakit baru di kawasan pusat Kota Delta.

Ia kemudian berusaha mensurvei sejumlah lokasi yang dikira cocok untuk dibangun rumah sakit baru.

“Selain berkiprah di desa, saya juga ingin di kota,” kata warga Desa Semawut, Balongbendo itu.

Alumnus Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga”84 itu melanjutkan, saat proses pencarian lahan sekitar akhir Oktober 2021, ia mendapat informasi jika RS Delta Surya tengah ditawarkan ke sejumlah investor. Kesempatan itu pun ditangkap dengan baik oleh dr Agus F Farid. Karena lokasi RS Delta Surya cukup strategis.

“Akses transportasinya mudah, apalagi dekat exit tol,” katanya.

Pria luluan SMAN Krian itu pun maju untuk menjadi investor di RS Delta Surya. Tapi, saat itu dr Agus F Farid menjadi orang terakhir yang mendaftar jadi investor. Ia harus bersaing dengan 7 rumah sakit besar dan 2 organisasi islam besar yang juga sedang berupaya menjadi investor RS Delta Surya.

Owner RS Anwar Medika itu pun bersyukur karena ialah yang terpilih untuk menjadi investor di RS Delta Surya. Menurutnya, hal itu merupakan kesempatan yang luar biasa. Karena saat itu ia termasuk investor dengan kekuatan yang paling bawah dibanding para investor lain. “Saya ini datang dari desa,” ucapnya.

Selain penawaran langsung, proses akuisisi itu juga tidak lepas dari sejumlah upaya yang dilakukan dr Agus F Farid. Salah satunya, ia tetap berusaha sowan dan lobi-lobi kepada 22 founder RS Delta Surya. Nah, ternyata langkah itu disambut baik. dr.Agus F Farid yang awalnya hanya ingin berinvestasi 75 persen malah diberi kesempatan investasi 100 persen.

Setelah berhasil mengakuisi, dr Agus F Farid juga telah menyiapkan sejumlah perbaikan dan  langkah strategis untuk RS Delta Surya. Nantinya perbaikan menyeluruh mulai dari fisik, SDM, alat medis, hingga sistem akan dilakukan untuk RS yang berada di Jalan Pahlawan Sidoarjo itu.

Selain renovasi bangunan lama, dr Agus F Farid juga berencana untuk membangun gedung baru di lahan kosong yang masih tersisa di RS Delta Surya. Rencananya gedung yang sudah ada bakal untuk pelayanan pasien khusus BPJS, sementara gedung baru diperuntukkan pasien non BPJS.

Dia juga punya mimpi khusus terhadap gedung baru RS Delta Surya itu. Yaitu, sebagai percontohan tujuan wisata kesehatan. Sehingga masyarakat Jawa Timur tidak perlu pergi ke luar negeri untuk menikmati layanan kesehatan maksimal.

“Kami beri layanan kesehatan maksimal, jadi yang sakit cepat sehat dan yang sehat makin sehat,” ucapnya.

Ketua Pembina Yayasan RS Anwar Medika itu menambahkan, untuk langkah jangka pendek atau sedang adalah perbaikan sistem, SDM dan alat kesehatan. Ia berencana melengkapi RS Delta Surya dengan rooftop, kolam renang, hingga helipad.

Pria yang gemar berkebun itu menegaskan, saat ini luas lahan yang terpakai di RS Delta Surya ada 15 ribu meter persegi dan bangunan 20 ribu meter persegi. Lalu masih ada sisa 10 ribu meter persegi lahan kosong yang siap dibangun gedung baru.

Dia berharap, setelah akusisi ini, RS Delta Surya bakal menjadi rumah sakit yang lebih baik. Tentunya menjadi rujukan berbagai masyarakat tidak hanya di Sidoarjo, tapi juga Jawa Timur, Nasional dan minimal tingkat Regional, sekaligus mendukung program pemerintah untuk menyediakan wisata kesehatan yang berkelas internasional. (son/vga)

SIDOARJO – Rumah Sakit (RS) Anwar Medika Corporation telah mengakuisisi RS Delta Surya. RS di pusat Kota Sidoarjo itu bakal disulap lebih berkelas sekaligus jadi ikon wisata kesehatan.

Direktur RS Anwar Medika dr Agus Fahrudin Farid mengungkapkan, proses akuisisi RS Delta Surya itu sudah berjalan cukup lama. Hal itu bermula dari 2 tahun silam, pria kelahiran 27 Agustus 1965 itu punya keinginan untuk membangun rumah sakit baru di kawasan pusat Kota Delta.

Ia kemudian berusaha mensurvei sejumlah lokasi yang dikira cocok untuk dibangun rumah sakit baru.

“Selain berkiprah di desa, saya juga ingin di kota,” kata warga Desa Semawut, Balongbendo itu.

Alumnus Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga”84 itu melanjutkan, saat proses pencarian lahan sekitar akhir Oktober 2021, ia mendapat informasi jika RS Delta Surya tengah ditawarkan ke sejumlah investor. Kesempatan itu pun ditangkap dengan baik oleh dr Agus F Farid. Karena lokasi RS Delta Surya cukup strategis.

“Akses transportasinya mudah, apalagi dekat exit tol,” katanya.

Pria luluan SMAN Krian itu pun maju untuk menjadi investor di RS Delta Surya. Tapi, saat itu dr Agus F Farid menjadi orang terakhir yang mendaftar jadi investor. Ia harus bersaing dengan 7 rumah sakit besar dan 2 organisasi islam besar yang juga sedang berupaya menjadi investor RS Delta Surya.

Owner RS Anwar Medika itu pun bersyukur karena ialah yang terpilih untuk menjadi investor di RS Delta Surya. Menurutnya, hal itu merupakan kesempatan yang luar biasa. Karena saat itu ia termasuk investor dengan kekuatan yang paling bawah dibanding para investor lain. “Saya ini datang dari desa,” ucapnya.

Selain penawaran langsung, proses akuisisi itu juga tidak lepas dari sejumlah upaya yang dilakukan dr Agus F Farid. Salah satunya, ia tetap berusaha sowan dan lobi-lobi kepada 22 founder RS Delta Surya. Nah, ternyata langkah itu disambut baik. dr.Agus F Farid yang awalnya hanya ingin berinvestasi 75 persen malah diberi kesempatan investasi 100 persen.

Setelah berhasil mengakuisi, dr Agus F Farid juga telah menyiapkan sejumlah perbaikan dan  langkah strategis untuk RS Delta Surya. Nantinya perbaikan menyeluruh mulai dari fisik, SDM, alat medis, hingga sistem akan dilakukan untuk RS yang berada di Jalan Pahlawan Sidoarjo itu.

Selain renovasi bangunan lama, dr Agus F Farid juga berencana untuk membangun gedung baru di lahan kosong yang masih tersisa di RS Delta Surya. Rencananya gedung yang sudah ada bakal untuk pelayanan pasien khusus BPJS, sementara gedung baru diperuntukkan pasien non BPJS.

Dia juga punya mimpi khusus terhadap gedung baru RS Delta Surya itu. Yaitu, sebagai percontohan tujuan wisata kesehatan. Sehingga masyarakat Jawa Timur tidak perlu pergi ke luar negeri untuk menikmati layanan kesehatan maksimal.

“Kami beri layanan kesehatan maksimal, jadi yang sakit cepat sehat dan yang sehat makin sehat,” ucapnya.

Ketua Pembina Yayasan RS Anwar Medika itu menambahkan, untuk langkah jangka pendek atau sedang adalah perbaikan sistem, SDM dan alat kesehatan. Ia berencana melengkapi RS Delta Surya dengan rooftop, kolam renang, hingga helipad.

Pria yang gemar berkebun itu menegaskan, saat ini luas lahan yang terpakai di RS Delta Surya ada 15 ribu meter persegi dan bangunan 20 ribu meter persegi. Lalu masih ada sisa 10 ribu meter persegi lahan kosong yang siap dibangun gedung baru.

Dia berharap, setelah akusisi ini, RS Delta Surya bakal menjadi rumah sakit yang lebih baik. Tentunya menjadi rujukan berbagai masyarakat tidak hanya di Sidoarjo, tapi juga Jawa Timur, Nasional dan minimal tingkat Regional, sekaligus mendukung program pemerintah untuk menyediakan wisata kesehatan yang berkelas internasional. (son/vga)

Most Read

Berita Terbaru


/