Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Dapur SPPG Bermasalah, Program MBG di SMAN 2 Sidoarjo Tertunda

M
Penulis: M Saiful Rohman❯
TERKENDALA: Kondisi dapur SPPG penyuplai MBG SMAN 2 Sidoarjo tampak tutup. (M SAIFUL ROHMAN/RADAR SIDOARJO)
TERKENDALA: Kondisi dapur SPPG penyuplai MBG SMAN 2 Sidoarjo tampak tutup. (M SAIFUL ROHMAN/RADAR SIDOARJO)

RADAR SIDOARJO - Pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMAN 2 Sidoarjo terpaksa ditunda. Hal ini terjadi karena dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang menjadi penyuplai utama makanan mengalami kendala teknis berupa kebocoran gas.


Advertisement

Hingga Rabu (27/8), belum ada satu pun paket MBG yang diterima pihak sekolah. Padahal, program tersebut seharusnya mulai berjalan sejak Senin (25/8).

Wakil Kepala SMAN 2 Sidoarjo Bidang Humas, Maftuha, menjelaskan pihaknya sudah mengimbau siswa untuk tidak membawa bekal dari rumah karena mendapat informasi program MBG segera dimulai. Namun, di hari pertama pelaksanaan, kabar mendadak menyebutkan distribusi dibatalkan.

“Kami sudah mengimbau siswa agar tidak membawa bekal karena informasinya MBG mulai berjalan. Tapi setelah upacara baru kami terima kabar kalau MBG batal,” ujarnya.

Advertisement

Menurut Maftuha, pembatalan distribusi disebabkan musibah yang dialami dapur SPPG. Dari informasi yang diterima, kendala itu terkait dengan permasalahan gas.

“Distribusi tidak bisa dilakukan karena ada masalah teknis di dapur. Kalau tidak salah, terkait kebocoran gas,” jelasnya.

Akibat kondisi ini, sekitar 1.300 siswa SMAN 2 Sidoarjo tidak mendapatkan konsumsi sesuai jadwal. Pihak sekolah akhirnya harus mencari solusi darurat dengan menyiapkan katering mandiri.

Advertisement

“Biaya katering kami ambil dari dana sekolah. Kami juga belum tahu apakah nantinya bisa diklaim atau tidak,” ungkapnya.

Meski mengalami kendala, pihak sekolah tetap memberikan dukungan penuh terhadap program MBG. Menurut Maftuha, program tersebut sangat bermanfaat bagi siswa, khususnya untuk mendukung gizi dan konsentrasi belajar.

Pihak SPPG sendiri telah mendatangi sekolah untuk memberikan klarifikasi. Mereka menyatakan distribusi makanan untuk program MBG di SMAN 2 Sidoarjo ditunda sampai ada kepastian waktu.

“Kami juga sudah sampaikan ke siswa agar kembali membawa bekal sendiri sampai ada informasi resmi dari pihak SPPG,” tambah Maftuha.

Tidak hanya SMAN 2 Sidoarjo, setidaknya ada enam sekolah lain yang juga seharusnya mendapat suplai makanan dari dapur SPPG. Namun, distribusi di sekolah-sekolah tersebut ikut terhambat akibat permasalahan serupa.

Berdasarkan pantauan di lapangan, dapur SPPG yang berlokasi di Perumahan Taman Pinang Indah, Kelurahan Lemahputro, tampak tutup. Bahkan, papan nama dapur tersebut sudah tidak terlihat di lokasi.

Hingga berita ini diturunkan, pihak SPPG belum memberikan keterangan resmi terkait kapan distribusi MBG akan kembali berjalan normal. (sai/vga)

Advertisement
Editor : Vega Dwi Arista
Sumber : radar sidoarjo

Artikel Terkait

Kebakaran Dapur Rumah di Tarik Sidoarjo Merembet ke Bangunan Sekolah TK 

Kebakaran Dapur Rumah di Tarik Sidoarjo Merembet ke Bangunan Sekolah TK 

Kebakaran melanda dapur rumah milik warga di Dusun Tempuran, Desa Tarik, Kecamatan Tarik, Kabupaten Sidoarjo, Minggu (18/10).

Lapas Porong Sidoarjo Pasang 11 CCTV di Dapur, Awasi Proses Penyediaan Makanan Napi

Lapas Porong Sidoarjo Pasang 11 CCTV di Dapur, Awasi Proses Penyediaan Makanan Napi

Pengawasan penyediaan makanan bagi narapidana di Lapas Kelas I Surabaya atau Lapas Porong, Sidoarjo, diperketat. Sebanyak 11 kamera pengawas (CCTV) baru dipasang di area dapur untuk memantau aktivitas petugas.

Bupati Sidoarjo Bentuk Satgas MBG, SPPG Bakal Diawasi dari Dapur hingga Pengiriman

Bupati Sidoarjo Bentuk Satgas MBG, SPPG Bakal Diawasi dari Dapur hingga Pengiriman

Pemkab Sidoarjo tak mau kecolongan lagi dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Pasca ratusan santri Pondok Pesantren (Ponpes) Manbaul Hikam, Desa Putat, Kecamatan Tanggulangin, diduga mengalami keracunan

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer