alexametrics
25 C
Sidoarjo
Saturday, 28 May 2022

Polda Jatim Minta Tracing dan Vaksinasi Dipercepat 

SIDOARJO – Pelaksanaan tracing dan vaksinasi di seluruh wilayah Sidoarjo diminta dipercepat. Hal itu disampaikan Dirsamapta Polda Jawa Timur Kombes Pol Yudi Sumartono, Selasa (24/8) saat berkoordinasi dengan Polresta Sidoarjo.

Koordinasi tersebut dilakukan terkait dengan sinkronisasi data dan penanganan Covid-19 di wilayah Surabaya Raya. Kegiatan tersebut dihadiri Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli Handoko serta Kasat Brimob Polda Jatim Kombes Pol Amostian.

Rombongan diterima langsung Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro, Waka Polresta Sidoarjo AKBP Deny Agung Andriana, dan pejabat utama Polresta Sidoarjo. Pada koordinasi itu, upaya tracing diharapkan bersinergi dengan TNI.

Selain itu juga dapat bersinergi dengan instansi terkait. Misalnya Dinas Kesehatan setempat. Sehingga dapat membentuk relawan-relawan kesehatan sebagai tracer.

“Kemudian hasil dari tracing tersebut harus sinkron data pelaporannya ke pusat. Selain itu juga termasuk upaya tindak lanjut dari pemindahan isoman ke tempat isoter,” kata Dirsamapta Polda Jawa Timur Kombes Pol Yudi Sumartono.

Yudi Sumartono menuturkan, pemindahan isoman ke isoter juga harus didukung data valid. Tujuannya agar segala perkembangan Covid-19 dapat terus terpantau secara akurat.

Sementara terkait percepatan vaksinasi, Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta menginstruksikan kepada jajarannya agar menerapkan penggunakan aplikasi Peduli Lindungi. Sehingga aplikasi tersebut dapat terinstal di telepon seluler milik seluruh anggotanya.

“Sehingga dimulai dari internal anggota Polri maupun ASN dapat terlacak siapa dan yang belum disuntik vaksin Covid-19,” ujar Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli Handoko saat menyampaikan arahan Kapolda Jatim. (far/vga)

SIDOARJO – Pelaksanaan tracing dan vaksinasi di seluruh wilayah Sidoarjo diminta dipercepat. Hal itu disampaikan Dirsamapta Polda Jawa Timur Kombes Pol Yudi Sumartono, Selasa (24/8) saat berkoordinasi dengan Polresta Sidoarjo.

Koordinasi tersebut dilakukan terkait dengan sinkronisasi data dan penanganan Covid-19 di wilayah Surabaya Raya. Kegiatan tersebut dihadiri Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli Handoko serta Kasat Brimob Polda Jatim Kombes Pol Amostian.

Rombongan diterima langsung Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro, Waka Polresta Sidoarjo AKBP Deny Agung Andriana, dan pejabat utama Polresta Sidoarjo. Pada koordinasi itu, upaya tracing diharapkan bersinergi dengan TNI.

Selain itu juga dapat bersinergi dengan instansi terkait. Misalnya Dinas Kesehatan setempat. Sehingga dapat membentuk relawan-relawan kesehatan sebagai tracer.

“Kemudian hasil dari tracing tersebut harus sinkron data pelaporannya ke pusat. Selain itu juga termasuk upaya tindak lanjut dari pemindahan isoman ke tempat isoter,” kata Dirsamapta Polda Jawa Timur Kombes Pol Yudi Sumartono.

Yudi Sumartono menuturkan, pemindahan isoman ke isoter juga harus didukung data valid. Tujuannya agar segala perkembangan Covid-19 dapat terus terpantau secara akurat.

Sementara terkait percepatan vaksinasi, Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta menginstruksikan kepada jajarannya agar menerapkan penggunakan aplikasi Peduli Lindungi. Sehingga aplikasi tersebut dapat terinstal di telepon seluler milik seluruh anggotanya.

“Sehingga dimulai dari internal anggota Polri maupun ASN dapat terlacak siapa dan yang belum disuntik vaksin Covid-19,” ujar Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli Handoko saat menyampaikan arahan Kapolda Jatim. (far/vga)

Most Read

Berita Terbaru


/