alexametrics
29 C
Sidoarjo
Saturday, 21 May 2022

Sebanyak 26 Orang Kontak Erat Almarhum Cak Nur Jalani Dua Kali Swab

SIDOARJO – Dari hasil penelusuran tim tracing Dinas Kesehatan (Dinkes) Sidoarjo, sebanyak 26 orang pernah kontak sangat erat sebelum almarhum Wakil Bupati Sidoarjo Nur Ahmad Syaifuddin wafat karena Covid-19. Di antaranya tiga anak Wabup, keluarga dekat, dua ajudan.

erlihat juga Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Fredik Suharto, Kepala Dinas Perumahan Permukiman Cipta Karya dan Tata Ruang (Perkim CKTR) Sulaksono dan kepala bidangnya. Senin (24/8), mereka menjalani uji swab di PCR kontainer yang berlokasi di GOR Delta Sidoarjo.

Fredik Suharto diketahui kontak erat dengan Wabup saat bepergian menghadap ke Kemendagri Jakarta pada Selasa (18/8). Sedangkan Sulaksono terakhir satu agenda bersama Wabup membahas rencana pembangunan gedung terpadu kantor OPD Pemkab Sidoarjo pada Senin (17/8).

Ajudan Wabup Dharma Putro bahkan turut mendampingi mendiang, sejak isolasi mandiri di rumah dinas, mengantarkan ke rumah sakit hingga almarhum menghembuskan nafas terakhir pada Sabtu (22/8).

Dharma menceritakan, saat ini istri Wabup Ida Nur Ahmad Syaifuddin dalam kondisi baik. “Meskipun positif Covid-19, ibu isolasi mandiri di rumah Waru. Karena tidak bergejala,” terangnya.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Sidoarjo M. Athoillah mengatakan, swab diagnosa sesuai Keputusan Kementerian Kesehatan tidak hanya satu kali. Melainkan dua kali dalam rentang waktu dua hari. Sehingga ke 26 orang itu harus menjalani uji swab dua kali. Dan kembali lagi ini. “Hasil paling lambat diketahui tiga hari. Sambil menunggu hasil swab, diminta isolasi mandiri,” jabarnya.

Hingga kemarin sudah ada 400 spesimen swab ASN dari OPD ataupun kecamatan yang diperiksa. Hasilnya tiga orang positif. “Satu camat, dua staf di kecamatan berbeda,” ungkapnya. (rpp/nis/opi)

SIDOARJO – Dari hasil penelusuran tim tracing Dinas Kesehatan (Dinkes) Sidoarjo, sebanyak 26 orang pernah kontak sangat erat sebelum almarhum Wakil Bupati Sidoarjo Nur Ahmad Syaifuddin wafat karena Covid-19. Di antaranya tiga anak Wabup, keluarga dekat, dua ajudan.

erlihat juga Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Fredik Suharto, Kepala Dinas Perumahan Permukiman Cipta Karya dan Tata Ruang (Perkim CKTR) Sulaksono dan kepala bidangnya. Senin (24/8), mereka menjalani uji swab di PCR kontainer yang berlokasi di GOR Delta Sidoarjo.

Fredik Suharto diketahui kontak erat dengan Wabup saat bepergian menghadap ke Kemendagri Jakarta pada Selasa (18/8). Sedangkan Sulaksono terakhir satu agenda bersama Wabup membahas rencana pembangunan gedung terpadu kantor OPD Pemkab Sidoarjo pada Senin (17/8).

Ajudan Wabup Dharma Putro bahkan turut mendampingi mendiang, sejak isolasi mandiri di rumah dinas, mengantarkan ke rumah sakit hingga almarhum menghembuskan nafas terakhir pada Sabtu (22/8).

Dharma menceritakan, saat ini istri Wabup Ida Nur Ahmad Syaifuddin dalam kondisi baik. “Meskipun positif Covid-19, ibu isolasi mandiri di rumah Waru. Karena tidak bergejala,” terangnya.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Sidoarjo M. Athoillah mengatakan, swab diagnosa sesuai Keputusan Kementerian Kesehatan tidak hanya satu kali. Melainkan dua kali dalam rentang waktu dua hari. Sehingga ke 26 orang itu harus menjalani uji swab dua kali. Dan kembali lagi ini. “Hasil paling lambat diketahui tiga hari. Sambil menunggu hasil swab, diminta isolasi mandiri,” jabarnya.

Hingga kemarin sudah ada 400 spesimen swab ASN dari OPD ataupun kecamatan yang diperiksa. Hasilnya tiga orang positif. “Satu camat, dua staf di kecamatan berbeda,” ungkapnya. (rpp/nis/opi)

Most Read

Berita Terbaru


/