alexametrics
26 C
Sidoarjo
Thursday, 26 May 2022

Habiskan 50 Ton Aspal Hot Mix, Tambal Jalan Rusak

SIDOARJO – Perbaikan jalan rusak dengan menggunakan anggaran Pagu Indikatif Wilayah Kecamatan (PIWK) di Sidoarjo makin digenjot. Di Kecamatan Sukodono misalkan sudah menghabiskan 50 ton aspal hot mix untuk menambal jalan sepanjang 15 kilometer.

Camat Sukodono Mukhamad Makhmud menjelaskan PIWK di Kecamatan Sukodono berjalan terus dan bergerak sesuai prioritas perbaikan di ruas jalan yang sangat parah. Berdasarkan penelusuran dari pihak kecamatan, disana terdapat 30 ruas jalan rusak. “Termasuk banyak,” katanya.

Hal ini disebabkan karena tidak ada pemeliharaan dari Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air (DPUBMSDA) di tahun 2020. Sehingga di Kecamatan Sukodono banyak jalan rusak.

Dan hingga kemarin PIWK menyelesaikan 60 persen dari 30 ruas jalan rusak. Sepanjang hampir 15 km yang sudah dilakukan penambalan dengan aspal hot mix.

Perbaikan jalan berlubang itu sudah dilakukan di wilayah Desa Anggaswangi, Kebonagung, Desa Sukodono, Kloposepuluh, Masangan Wetan dan Jumputrejo.

Kamis (23/4) dilakukan perbaikan pada jalan Desa Suruh. Jumat (24/4) bergeser ke ruas jalan Desa Pademonegoro menuju Desa Cangkringsari dan Desa Jogosatru yang berbatasan dengan Kecamatan Krian.

Makhmud menyatakan seluruh proses PIWK berjalan mulus. Tidak sampai terjadi kesulitan dan keterlambatan datangnya material. “Semuanya swakelola, kita belanja sendiri,” sambungnya.

Lebih lanjut dijelaskannya, selain proyek perbaikan jalan di ruas jalan anggaran PIWK juga dialokasikan untuk normalisasi drainase. Kecamatan Sukodono mulai mengerjakannya di triwulan dua ini. (rpp/opi)

SIDOARJO – Perbaikan jalan rusak dengan menggunakan anggaran Pagu Indikatif Wilayah Kecamatan (PIWK) di Sidoarjo makin digenjot. Di Kecamatan Sukodono misalkan sudah menghabiskan 50 ton aspal hot mix untuk menambal jalan sepanjang 15 kilometer.

Camat Sukodono Mukhamad Makhmud menjelaskan PIWK di Kecamatan Sukodono berjalan terus dan bergerak sesuai prioritas perbaikan di ruas jalan yang sangat parah. Berdasarkan penelusuran dari pihak kecamatan, disana terdapat 30 ruas jalan rusak. “Termasuk banyak,” katanya.

Hal ini disebabkan karena tidak ada pemeliharaan dari Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air (DPUBMSDA) di tahun 2020. Sehingga di Kecamatan Sukodono banyak jalan rusak.

Dan hingga kemarin PIWK menyelesaikan 60 persen dari 30 ruas jalan rusak. Sepanjang hampir 15 km yang sudah dilakukan penambalan dengan aspal hot mix.

Perbaikan jalan berlubang itu sudah dilakukan di wilayah Desa Anggaswangi, Kebonagung, Desa Sukodono, Kloposepuluh, Masangan Wetan dan Jumputrejo.

Kamis (23/4) dilakukan perbaikan pada jalan Desa Suruh. Jumat (24/4) bergeser ke ruas jalan Desa Pademonegoro menuju Desa Cangkringsari dan Desa Jogosatru yang berbatasan dengan Kecamatan Krian.

Makhmud menyatakan seluruh proses PIWK berjalan mulus. Tidak sampai terjadi kesulitan dan keterlambatan datangnya material. “Semuanya swakelola, kita belanja sendiri,” sambungnya.

Lebih lanjut dijelaskannya, selain proyek perbaikan jalan di ruas jalan anggaran PIWK juga dialokasikan untuk normalisasi drainase. Kecamatan Sukodono mulai mengerjakannya di triwulan dua ini. (rpp/opi)

Most Read

Berita Terbaru


/