alexametrics
29 C
Sidoarjo
Friday, 20 May 2022

Pembangunan Pintu Air Banjarpanji Diharapkan Bisa Cegah Banjir

SIDOARJO – Langkah antisipasi banjir di Desa Banjarpanji, Kecamatan Tanggulangin mulai dilakukan pemkab. Caranya dengan membangun pintu air di atas saluran. Pembangunannya hingga saat ini masih berjalan.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air (PUBMSDA) Sidoarjo Sigit Setyawan mengatakan, pembangunan pintu air ini untuk mencegah back water. Yakni, ketika air laut pasang dan masuk ke permukiman warga. Selain itu juga untuk mengalirkan air yang menggenang di permukiman warga ke laut. “Dengan bantuan pompa air,” katanya, Rabu (24/11).

Sigit menyebutkan, saat ini proses pembangunannya sudah sekitar 47 persen. Pekan lalu baru saja memasang satu pintu air. Selanjutnya pembangunan tersebut ditargetkan selesai bulan depan.

Selama ini, Desa Banjarpanji memang menjadi langganan banjir saat musim hujan. Begitu juga dengan Desa Kedungbanteng dan Penatarsewu. Ketika banjir, genangan air bisa bertahan hingga beberapa minggu di dalam permukiman warga.

Sigit berharap langkah yang dilakukan pemkab tersebut bisa membuat warga Banjarpanji sedikit lebih tenang saat musim hujan. Pemkab juga sudah menyiapkan puluhan pompa. “Sehingga ketika terjadi genangan di permukiman bisa langsung kami sedot airnya,” imbuhnya.

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) telah menyampaikan prakiraan cuaca bahwa pada awal Desember akan ada kenaikan gelombang rob setinggi sekitar 1,3 meter. Pada Desember, curah hujan juga diperkirakan akan tinggi. Oleh karenanya, berbagai persiapan dilakukan Pemkab Sidoarjo untuk mengantisipasi dampak fenomena alam tersebut. (nis/vga)

SIDOARJO – Langkah antisipasi banjir di Desa Banjarpanji, Kecamatan Tanggulangin mulai dilakukan pemkab. Caranya dengan membangun pintu air di atas saluran. Pembangunannya hingga saat ini masih berjalan.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air (PUBMSDA) Sidoarjo Sigit Setyawan mengatakan, pembangunan pintu air ini untuk mencegah back water. Yakni, ketika air laut pasang dan masuk ke permukiman warga. Selain itu juga untuk mengalirkan air yang menggenang di permukiman warga ke laut. “Dengan bantuan pompa air,” katanya, Rabu (24/11).

Sigit menyebutkan, saat ini proses pembangunannya sudah sekitar 47 persen. Pekan lalu baru saja memasang satu pintu air. Selanjutnya pembangunan tersebut ditargetkan selesai bulan depan.

Selama ini, Desa Banjarpanji memang menjadi langganan banjir saat musim hujan. Begitu juga dengan Desa Kedungbanteng dan Penatarsewu. Ketika banjir, genangan air bisa bertahan hingga beberapa minggu di dalam permukiman warga.

Sigit berharap langkah yang dilakukan pemkab tersebut bisa membuat warga Banjarpanji sedikit lebih tenang saat musim hujan. Pemkab juga sudah menyiapkan puluhan pompa. “Sehingga ketika terjadi genangan di permukiman bisa langsung kami sedot airnya,” imbuhnya.

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) telah menyampaikan prakiraan cuaca bahwa pada awal Desember akan ada kenaikan gelombang rob setinggi sekitar 1,3 meter. Pada Desember, curah hujan juga diperkirakan akan tinggi. Oleh karenanya, berbagai persiapan dilakukan Pemkab Sidoarjo untuk mengantisipasi dampak fenomena alam tersebut. (nis/vga)

Most Read

Berita Terbaru


/