alexametrics
31 C
Sidoarjo
Tuesday, 24 May 2022

Prioritaskan Vaksin Pelajar dan Sektor Industri 

SIDOARJO – Percepatan vaksinasi di Sidoarjo akan semakin digenjot di September mendatang. Selain masyarakat umum, pelajar dan sektor industri bakal diprioritaskan.

“Posisi Sidoarjo adalah daerah industri, kita berusaha industri bisa jalan selaras sesuai kondisi saat ini. Salah satunya memetakan secara detail terutama industri ekspor,” kata Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor, Senin (23/8).

Sebagai kawasan industri, vaksinasi bagi pekerja sangat penting agar ekonomi Kota Delta bisa semakin membaik di tengah pandemi Covid-19 ini.

“Karena di industri juga banyak masyarakat Sidoarjo yang bekerja di sana,” tegasnya.

Di sisi lain, vaksinasi bagi pelajar juga akan terus dikebut. Dikarenakan, jika vaksinasi jadi syarat masuk sekolah, maka kegiatan tatap muka bisa dilakukan. “Itu pada September kita coba genjot lagi nanti jumlahnya dan intensitasnya,” sambung Muhdlor.

Mengapa? Muhdlor mengungkapkan pembelajaran tatap muka sudah menjadi kebutuhan wajib bagi siswa. Sementara itu, tempat isolasi terpadu yang ada di dua sekolah yakni SMPN 2 Sidoarjo dan SMPN 2 Taman, akan dievaluasi keberadaannya.

“Iya karena kosong akan kami evaluasi lagi. Memang kasus Covid-19 Sidoarjo menunjukkan situasi yang lebih baik,” katanya.

Namun, tempat karantina pasien gejala ringan di titik lainnya belum akan dibubarkan. Kemarin di tempat isolasi terpadu Puskesmas Sedati hanya diisi tujuh pasien, dan Hotel Delta Sinar Mayang dengan 12 pasien. (rpp/vga)

 

SIDOARJO – Percepatan vaksinasi di Sidoarjo akan semakin digenjot di September mendatang. Selain masyarakat umum, pelajar dan sektor industri bakal diprioritaskan.

“Posisi Sidoarjo adalah daerah industri, kita berusaha industri bisa jalan selaras sesuai kondisi saat ini. Salah satunya memetakan secara detail terutama industri ekspor,” kata Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor, Senin (23/8).

Sebagai kawasan industri, vaksinasi bagi pekerja sangat penting agar ekonomi Kota Delta bisa semakin membaik di tengah pandemi Covid-19 ini.

“Karena di industri juga banyak masyarakat Sidoarjo yang bekerja di sana,” tegasnya.

Di sisi lain, vaksinasi bagi pelajar juga akan terus dikebut. Dikarenakan, jika vaksinasi jadi syarat masuk sekolah, maka kegiatan tatap muka bisa dilakukan. “Itu pada September kita coba genjot lagi nanti jumlahnya dan intensitasnya,” sambung Muhdlor.

Mengapa? Muhdlor mengungkapkan pembelajaran tatap muka sudah menjadi kebutuhan wajib bagi siswa. Sementara itu, tempat isolasi terpadu yang ada di dua sekolah yakni SMPN 2 Sidoarjo dan SMPN 2 Taman, akan dievaluasi keberadaannya.

“Iya karena kosong akan kami evaluasi lagi. Memang kasus Covid-19 Sidoarjo menunjukkan situasi yang lebih baik,” katanya.

Namun, tempat karantina pasien gejala ringan di titik lainnya belum akan dibubarkan. Kemarin di tempat isolasi terpadu Puskesmas Sedati hanya diisi tujuh pasien, dan Hotel Delta Sinar Mayang dengan 12 pasien. (rpp/vga)

 

Most Read

Berita Terbaru


/