alexametrics
27 C
Sidoarjo
Wednesday, 17 August 2022

Tahun Ini, BPN Sidoarjo Targetkan Penuntasan 15 Ribu Sertifikat Bidang Tanah

SIDOARJO – Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sidoarjo berkomitmen untuk menuntaskan sertifikat tanah dan aset di Sidoarjo. Jumat (24/6), BPN Sidoarjo secara simbolis juga telah menyerahkan sejumlah sertifikat aset yang berhasil diurus.

Kepala BPN Sidoarjo Yannis Harryzon Dethan mengungkapkan, di 2022 ini BPN telah menyerahkan sertifikat untuk Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) sebanyak 1.006 bidang. Kemudian untuk wakaf sebanyak 82 bidang, dan total Barang Milik Daerah (BMD) sudah selesai 271 bidang.

“Ini awal yang baik untuk penyerahan sertifikat tahun 2022,” katanya.

Yannis menambahkan, sesuai dengan arahan dari kementerian, bahwa BPN akan mempercepat proses pendaftaran tanah di seluruh Sidoarjo. Seksi PTSL dan Sengketa Tanah BPN Sidoarjo juga sudah membuat roadmap sampai tahun 2024-2025 terkait pengurusan sertifikat tanah.

Harapannya kerja cepat BPN bisa mendapat dukungan dari seluruh pihak. “TNI dan unsur kepolisian juga diharapkan bisa membantu mengawal,” imbuhnya.

Menurut Yannis, tanah harusnya merupakan aset yang dapat  dikelola secara aman. Tetapi rawan terjadinya persengketaan. Hal itu disebabkan informasi yang salah atau tidak adanya kelengkapan persyaratan untuk aset tanah seperti sertifikat. Karena itu pengurusan sertifikat tanah menjadi hal yang perlu diperhatikan.

Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor turut memberi apresiasi kepada BPN karena berhasil mencapai target PTSL tahun 2021 sebanyak 55.000. “Tahun ini target 15.000 PTSL, cukup bisa tercapai karena pengukuran sudah selesai. Tinggal urusan administrasi di kantor,” ucapnya. (son/vga)

SIDOARJO – Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sidoarjo berkomitmen untuk menuntaskan sertifikat tanah dan aset di Sidoarjo. Jumat (24/6), BPN Sidoarjo secara simbolis juga telah menyerahkan sejumlah sertifikat aset yang berhasil diurus.

Kepala BPN Sidoarjo Yannis Harryzon Dethan mengungkapkan, di 2022 ini BPN telah menyerahkan sertifikat untuk Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) sebanyak 1.006 bidang. Kemudian untuk wakaf sebanyak 82 bidang, dan total Barang Milik Daerah (BMD) sudah selesai 271 bidang.

“Ini awal yang baik untuk penyerahan sertifikat tahun 2022,” katanya.

Yannis menambahkan, sesuai dengan arahan dari kementerian, bahwa BPN akan mempercepat proses pendaftaran tanah di seluruh Sidoarjo. Seksi PTSL dan Sengketa Tanah BPN Sidoarjo juga sudah membuat roadmap sampai tahun 2024-2025 terkait pengurusan sertifikat tanah.

Harapannya kerja cepat BPN bisa mendapat dukungan dari seluruh pihak. “TNI dan unsur kepolisian juga diharapkan bisa membantu mengawal,” imbuhnya.

Menurut Yannis, tanah harusnya merupakan aset yang dapat  dikelola secara aman. Tetapi rawan terjadinya persengketaan. Hal itu disebabkan informasi yang salah atau tidak adanya kelengkapan persyaratan untuk aset tanah seperti sertifikat. Karena itu pengurusan sertifikat tanah menjadi hal yang perlu diperhatikan.

Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor turut memberi apresiasi kepada BPN karena berhasil mencapai target PTSL tahun 2021 sebanyak 55.000. “Tahun ini target 15.000 PTSL, cukup bisa tercapai karena pengukuran sudah selesai. Tinggal urusan administrasi di kantor,” ucapnya. (son/vga)

Most Read

Berita Terbaru


/