alexametrics
31 C
Sidoarjo
Sunday, 26 June 2022

Evaluasi Titik Parkir di Sidoarjo, Sistem Baru Beroperasi 17 Juni

SIDOARJO – Sistem baru perparkiran sudah dinanti oleh masyarakat. Saat ini PT Indonesia Sarana Servis (ISS)-KSO sedang mematangkan persiapan. Pada 17 Juni mendatang ditargetkan sistem baru tersebut mulai beroperasi.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Sidoarjo Benny Airlangga mengatakan, saat ini PT ISS-KSO sedang melakukan sejumlah persiapan dan evaluasi. Salah satunya yang sedang dievaluasi adalah jumlah titik parkir. Di perjanjian kerja sama (PKS) tertulis ada 359 titik yang potensial.

”Hingga saat ini belum ada penambahan,” katanya.

Saat pertama beroperasi nanti, retribusi parkir senilai Rp 32,09 miliar yang sudah disepakati langsung disetor. Kerja sama itu dinilai menguntungkan karena menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor parkir. Dari yang tahun-tahun sebelumnya hanya sekitar Rp 1 miliar, tahun ini bisa naik pesat.

Benny menjelaskan masa kerja sama berlangsung selama 3 tahun, terhitung mulai 2022 hingga 2025. Setiap tahun nilai kontraknya naik sebesar 7,5 persen. Pihaknya juga bakal mengevaluasi pelaksanaan perparkiran setiap tahunnya.

Dalam skema kerja sama tersebut, PT ISS juga didorong secepatnya menerapkan parkir dengan sistem digital atau elektronik. Program digitalisasi parkir tersebut sudah lama dicanangkan oleh Pemkab Sidoarjo. Penerapan digitalisasi parkir bisa mulai dilakukan pada kantong-kantong parkir yang sudah ada pembatasnya seperti parkiran di GOR dan pasar. (nis/vga)

 

SIDOARJO – Sistem baru perparkiran sudah dinanti oleh masyarakat. Saat ini PT Indonesia Sarana Servis (ISS)-KSO sedang mematangkan persiapan. Pada 17 Juni mendatang ditargetkan sistem baru tersebut mulai beroperasi.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Sidoarjo Benny Airlangga mengatakan, saat ini PT ISS-KSO sedang melakukan sejumlah persiapan dan evaluasi. Salah satunya yang sedang dievaluasi adalah jumlah titik parkir. Di perjanjian kerja sama (PKS) tertulis ada 359 titik yang potensial.

”Hingga saat ini belum ada penambahan,” katanya.

Saat pertama beroperasi nanti, retribusi parkir senilai Rp 32,09 miliar yang sudah disepakati langsung disetor. Kerja sama itu dinilai menguntungkan karena menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor parkir. Dari yang tahun-tahun sebelumnya hanya sekitar Rp 1 miliar, tahun ini bisa naik pesat.

Benny menjelaskan masa kerja sama berlangsung selama 3 tahun, terhitung mulai 2022 hingga 2025. Setiap tahun nilai kontraknya naik sebesar 7,5 persen. Pihaknya juga bakal mengevaluasi pelaksanaan perparkiran setiap tahunnya.

Dalam skema kerja sama tersebut, PT ISS juga didorong secepatnya menerapkan parkir dengan sistem digital atau elektronik. Program digitalisasi parkir tersebut sudah lama dicanangkan oleh Pemkab Sidoarjo. Penerapan digitalisasi parkir bisa mulai dilakukan pada kantong-kantong parkir yang sudah ada pembatasnya seperti parkiran di GOR dan pasar. (nis/vga)

 

Most Read

Berita Terbaru


/