alexametrics
24 C
Sidoarjo
Wednesday, 17 August 2022

Hewan Kurban Diizinkan Masuk Sidoarjo Mulai 25 Juni

SIDOARJO – Pemkab Sidoarjo mulai mengizinkan hewan kurban masuk Sidoarjo H-14 Idul Adha atau 25 Juni sampai 11 Juli 2022. Namun dengan tetap ketentuan yang ketat.

Kepala Bidang Produksi Peternakan Dinas Pangan dan Pertanian Sidoarjo Tony Hartono mengunkapkan, berdasarkan surat edaran yang dikeluarkan Pemkab Sidoarjo terkait pelaksanaan Idul Adha saat ini, ternak kurban diizinkan masuk namun harus dilengkapi dengan Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) atau Sertifikat Verteriner (SV) dari daerah asal.

“Karena kalau lebih lama tiba, khawatirnya malah sakit saat hari H-nya,” terangnya.

Selain soal transportasi hewan kurban, pemkab juga membatasi terkait tempat penjualan hewan kurban di Sidoarjo. Ada beberapa ketentuan yang harus ada dalam tempat penjualan. Mulai dari luasan lahan, pagar pembatas hewan agar tidak berkeliaran, fasilitas penampung limbah, tempat isolasi, hingga tempat pemotongan bersyarat untuk potong paksa hewan.

Selain itu, tempat penjualan juga perlu mendapat persetujuan dari pejabat otoritas Dispaperta Sidoarjo. Pemkab juga telah menetapkan 29 titik penjualan hewan kurban yang tersebar di 18 kecamatan di Sidoarjo. Seperti di Kecamatan Wonoayu ada di TKD Desa Pilang dan area urukan Bumdes Semambung. Untuk Kecamatan Tarik ada di Desa Mlirip Rowo, Kecamatan Sukodono ada di Lapangan Desa Sambungrejo. Hingga Kecamatan Buduran ada di Jalan Lingkar Timur Desa Prasung dan area dekat Museum Mpu Tantular.

Serangkaian pembatasan itu dilakukan untuk mencegah penyebaran wabah PMK di Sidoarjo. Data terbaru Dispaperta saat ini, ada 1.909 ternak yang terkonfirmasi PMK. Terdiri dari 1.113 hewan sakit, 40 mati, 99 potong paksa, 3 jual, dan 653 sembuh.

Selain transportasi ternak dan tempat penjualan, tempat pemotongan hewan di luar RPH seperti masjid dan musala juga perlu mendapat persetujuan dari pejabat otoritas verteriner Dispaperta. Diharapkan masyarakat bisa memahami situasi yang ada. Karena itu, sejumlah ketentuan yang ada harapnya bisa dipatuhi demi kebaikan bersama. (son/vga)

SIDOARJO – Pemkab Sidoarjo mulai mengizinkan hewan kurban masuk Sidoarjo H-14 Idul Adha atau 25 Juni sampai 11 Juli 2022. Namun dengan tetap ketentuan yang ketat.

Kepala Bidang Produksi Peternakan Dinas Pangan dan Pertanian Sidoarjo Tony Hartono mengunkapkan, berdasarkan surat edaran yang dikeluarkan Pemkab Sidoarjo terkait pelaksanaan Idul Adha saat ini, ternak kurban diizinkan masuk namun harus dilengkapi dengan Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) atau Sertifikat Verteriner (SV) dari daerah asal.

“Karena kalau lebih lama tiba, khawatirnya malah sakit saat hari H-nya,” terangnya.

Selain soal transportasi hewan kurban, pemkab juga membatasi terkait tempat penjualan hewan kurban di Sidoarjo. Ada beberapa ketentuan yang harus ada dalam tempat penjualan. Mulai dari luasan lahan, pagar pembatas hewan agar tidak berkeliaran, fasilitas penampung limbah, tempat isolasi, hingga tempat pemotongan bersyarat untuk potong paksa hewan.

Selain itu, tempat penjualan juga perlu mendapat persetujuan dari pejabat otoritas Dispaperta Sidoarjo. Pemkab juga telah menetapkan 29 titik penjualan hewan kurban yang tersebar di 18 kecamatan di Sidoarjo. Seperti di Kecamatan Wonoayu ada di TKD Desa Pilang dan area urukan Bumdes Semambung. Untuk Kecamatan Tarik ada di Desa Mlirip Rowo, Kecamatan Sukodono ada di Lapangan Desa Sambungrejo. Hingga Kecamatan Buduran ada di Jalan Lingkar Timur Desa Prasung dan area dekat Museum Mpu Tantular.

Serangkaian pembatasan itu dilakukan untuk mencegah penyebaran wabah PMK di Sidoarjo. Data terbaru Dispaperta saat ini, ada 1.909 ternak yang terkonfirmasi PMK. Terdiri dari 1.113 hewan sakit, 40 mati, 99 potong paksa, 3 jual, dan 653 sembuh.

Selain transportasi ternak dan tempat penjualan, tempat pemotongan hewan di luar RPH seperti masjid dan musala juga perlu mendapat persetujuan dari pejabat otoritas verteriner Dispaperta. Diharapkan masyarakat bisa memahami situasi yang ada. Karena itu, sejumlah ketentuan yang ada harapnya bisa dipatuhi demi kebaikan bersama. (son/vga)

Most Read

Berita Terbaru


/