alexametrics
31 C
Sidoarjo
Tuesday, 24 May 2022

Ratusan Binaan PMKS Rekam KTP

SIDOARJO – Sebanyak 140 warga binaan di Balai Pelayanan dan Rehabilitasi Sosial Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) Provinsi Jawa Timur di Jalan Pahlawan mendapat pelayanan rekam kartu tanda penduduk elektronik (KTP-E).

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Sidoarjo Reddy Kusuma menjelaskan, pelayanan rekam dilakukan bertahap oleh tim layanan jemput bola terpadu Peduli Disabilitas dan Lansia (Dilan), yang ditujukan bagi para warga Sidoarjo dalam kategori lansia atau penyandang disabilitas yang masih belum memiliki kartu identitas.

“e-KTP ini sangatlah penting untuk menunjang seluruh kebutuhan administrasi masyarakat,” ungkapnya.

Reddy menjelaskan sebelum dilakukan perekaman pada PMKS, Dispendukcapil terlebih dahulu cross check apakah yang bersangkutan telah memiliki nomor induk kependudukan (NIK) ataukah belum. “Yang belum, akan kami buatkan NIK penduduk Sidoarjo,” katanya Selasa (22/6).

Sementara itu Pelaksana Tugas Kepala Balai Pelayanan dan Rehabilitasi Sosial Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) Provinsi Jawa Timur Sukardi menguraikan pihaknya mengajukan 150 warga binaan untuk memperoleh layanan rekam KTP elektronik. Namun setelah ditelusuri ada 10 orang yang telah memiliki NIK.

Ia menilai, perekaman KTP ini sangat berguna membantu menelusuri keluarga warga PMKS tersebut. “Tujuan besarnya rekam KTP ini untuk pelayanan kesehatan sebagai persyaratan vaksinasi Covid-19 harus punya NIK. Kami sudah diminta Dinas Kesehatan Jatim untuk menyetorkan data kependudukan warga binaan,” urainya. (rpp/opi)

 

SIDOARJO – Sebanyak 140 warga binaan di Balai Pelayanan dan Rehabilitasi Sosial Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) Provinsi Jawa Timur di Jalan Pahlawan mendapat pelayanan rekam kartu tanda penduduk elektronik (KTP-E).

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Sidoarjo Reddy Kusuma menjelaskan, pelayanan rekam dilakukan bertahap oleh tim layanan jemput bola terpadu Peduli Disabilitas dan Lansia (Dilan), yang ditujukan bagi para warga Sidoarjo dalam kategori lansia atau penyandang disabilitas yang masih belum memiliki kartu identitas.

“e-KTP ini sangatlah penting untuk menunjang seluruh kebutuhan administrasi masyarakat,” ungkapnya.

Reddy menjelaskan sebelum dilakukan perekaman pada PMKS, Dispendukcapil terlebih dahulu cross check apakah yang bersangkutan telah memiliki nomor induk kependudukan (NIK) ataukah belum. “Yang belum, akan kami buatkan NIK penduduk Sidoarjo,” katanya Selasa (22/6).

Sementara itu Pelaksana Tugas Kepala Balai Pelayanan dan Rehabilitasi Sosial Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) Provinsi Jawa Timur Sukardi menguraikan pihaknya mengajukan 150 warga binaan untuk memperoleh layanan rekam KTP elektronik. Namun setelah ditelusuri ada 10 orang yang telah memiliki NIK.

Ia menilai, perekaman KTP ini sangat berguna membantu menelusuri keluarga warga PMKS tersebut. “Tujuan besarnya rekam KTP ini untuk pelayanan kesehatan sebagai persyaratan vaksinasi Covid-19 harus punya NIK. Kami sudah diminta Dinas Kesehatan Jatim untuk menyetorkan data kependudukan warga binaan,” urainya. (rpp/opi)

 

Most Read

Berita Terbaru


/