alexametrics
29 C
Sidoarjo
Tuesday, 24 May 2022

Nikahi Perempuan Australia, Warga Sukodono Diarak Pakai Delman

SIDOARJO – Pernikahan Zimmi Akhmad memberikan kesan tersendiri bagi warga Dusun Keling, Desa Jumput Rejo, Kecamatan Sukodono ini. Pria 35 tahun itu berhasil meminang seorang perempuan asal Australia. Namanya Alexandra Sarah Martin.

Akad nikah keduanya digelar, Minggu (23/1). Selepas akad, kedua mempelai diarak keliling kampung. Pasangan beda usia setahun itu menaiki kereta kencana dengan iringan musik patrol.

Hal itu tentu menjadi perhatian warga sekitar. Warga banyak yang mengikuti jalannya akad nikah dan arak-arakan karena penasaran dengan wajah bule 36 tahun itu. “Cantiknya,” ucap Fitri, salah satu warga di lokasi.

Alexandra menceritakan, ia sudah mengenal Zimmi sejak 7 tahun silam. “Awalnya hanya sebagai teman,” katanya malu-malu.

Pertemuan itu terjadi di Bali. Zimmi sendiri juga bekerja di Bali. Selain seorang atlet sepeda BMX, ia juga bekerja sebagai distributor alat olahraga air.

Komunikasi keduanya makin intens. Mereka sering jalan bersama berkaitan dengan pekerjaan ataupun sekedar untuk bersantai. Dari situlah, Alexandra mengenal karakter Zimmi lebih dalam hingga kepincut dan mau dinikahi.

“Dia orang baik, saya mendapat sisi baiknya,” sambung Alexandra.

Selain terpesona dengan pria Sukodono itu, Alexandra juga terkesima dengan budaya Indonesia. Pengalaman diarak dengan kereta kencana dan iringan musik patrol lengkap dengan berbagai tokoh wayang menjadi hal yang cukup berarti.

“Budaya tentu beda, tapi sangat spesial. Orangnya ramah- ramah,” imbuhnya.

Sementara itu, Zimmi tidak menyangka bisa menikahi perempuan asing. Menurutnya faktor lokasi pekerjaan di Bali menjadi salah satu pendukung untuk sering berinteraksi dengan orang asing. Makanya sampai kenal dengan Alexandra.

Baginya tantangan terbesar yang dihadapi adalah mempersatukan karakter dan budaya yang jauh berbeda.

“Pelan-pelan dan akhirnya bisa,” ucapnya sumringah. (son/vga)

SIDOARJO – Pernikahan Zimmi Akhmad memberikan kesan tersendiri bagi warga Dusun Keling, Desa Jumput Rejo, Kecamatan Sukodono ini. Pria 35 tahun itu berhasil meminang seorang perempuan asal Australia. Namanya Alexandra Sarah Martin.

Akad nikah keduanya digelar, Minggu (23/1). Selepas akad, kedua mempelai diarak keliling kampung. Pasangan beda usia setahun itu menaiki kereta kencana dengan iringan musik patrol.

Hal itu tentu menjadi perhatian warga sekitar. Warga banyak yang mengikuti jalannya akad nikah dan arak-arakan karena penasaran dengan wajah bule 36 tahun itu. “Cantiknya,” ucap Fitri, salah satu warga di lokasi.

Alexandra menceritakan, ia sudah mengenal Zimmi sejak 7 tahun silam. “Awalnya hanya sebagai teman,” katanya malu-malu.

Pertemuan itu terjadi di Bali. Zimmi sendiri juga bekerja di Bali. Selain seorang atlet sepeda BMX, ia juga bekerja sebagai distributor alat olahraga air.

Komunikasi keduanya makin intens. Mereka sering jalan bersama berkaitan dengan pekerjaan ataupun sekedar untuk bersantai. Dari situlah, Alexandra mengenal karakter Zimmi lebih dalam hingga kepincut dan mau dinikahi.

“Dia orang baik, saya mendapat sisi baiknya,” sambung Alexandra.

Selain terpesona dengan pria Sukodono itu, Alexandra juga terkesima dengan budaya Indonesia. Pengalaman diarak dengan kereta kencana dan iringan musik patrol lengkap dengan berbagai tokoh wayang menjadi hal yang cukup berarti.

“Budaya tentu beda, tapi sangat spesial. Orangnya ramah- ramah,” imbuhnya.

Sementara itu, Zimmi tidak menyangka bisa menikahi perempuan asing. Menurutnya faktor lokasi pekerjaan di Bali menjadi salah satu pendukung untuk sering berinteraksi dengan orang asing. Makanya sampai kenal dengan Alexandra.

Baginya tantangan terbesar yang dihadapi adalah mempersatukan karakter dan budaya yang jauh berbeda.

“Pelan-pelan dan akhirnya bisa,” ucapnya sumringah. (son/vga)

Most Read

Berita Terbaru


/