alexametrics
29 C
Sidoarjo
Wednesday, 25 May 2022

Antisipasi Pasien Covid-19, Nakes Siaga di Shelter Isolasi Sedati 

SIDOARJO – Mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19 di Sidoarjo, Dinas Kesehatan (Dinkes) mulai Rabu (22/12) menyiagakan kembali tenaga kesehatan (nakes) dan dokter. Tujuannya untuk merawat pasien positif Covid-19 tanpa gejala di shelter isolasi.

Sementara ini, hanya satu shelter isolasi yang dioperasikan. Yakni di gedung Puskesmas Sedati lama. Dalam sehari 21 nakes akan berjaga. Mereka akan bertugas dalam tiga shift. Selama 24 jam non stop.

Puluhan tim tersebut berasal dari puskesmas dan rumah sakit di Sidoarjo. Mereka bakal bergantian berjaga hingga awal Januari 2022. Dalam satu shift ada tujuh nakes yang siaga. Satu di antaranya adalah dokter.

“Setiap hari nakes siaga meskipun sekarang tidak ada yang isolasi di sana. Obat-obatan dan oksigen juga semuanya siap,” kata Kepala Dinkes Sidoarjo Syaf Satriawarman.

Selama kasus Covid-19 melandai di Kota Delta, dokter yang bertugas di shelter isolasi tersebut hanya dihubungi (on call) ketika ada pasien.

Menurutnya, disiagakannya kembali shelter isolasi tersebut tidak hanya mengantisipasi pasien Covid-19 dengan gejala ringan. Tapi bisa dimanfaatkan bagi warga yang baru tiba dari luar negeri dan luar daerah yang perlu menjalani karantina. Ada 54 tempat tidur yang disediakan.

Hingga saat ini, imbuhnya, kasus Covid-19 ini masih landai. Ada tujuh kasus aktif di Sidoarjo. Satu pasien suspek sedang menjalani perawatan di rumah sakit. Enam pasien lainnya memilih isolasi mandiri di rumah.

“Belum ada penambahan kasus baru,” pungkasnya. (rpp/vga)

 

SIDOARJO – Mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19 di Sidoarjo, Dinas Kesehatan (Dinkes) mulai Rabu (22/12) menyiagakan kembali tenaga kesehatan (nakes) dan dokter. Tujuannya untuk merawat pasien positif Covid-19 tanpa gejala di shelter isolasi.

Sementara ini, hanya satu shelter isolasi yang dioperasikan. Yakni di gedung Puskesmas Sedati lama. Dalam sehari 21 nakes akan berjaga. Mereka akan bertugas dalam tiga shift. Selama 24 jam non stop.

Puluhan tim tersebut berasal dari puskesmas dan rumah sakit di Sidoarjo. Mereka bakal bergantian berjaga hingga awal Januari 2022. Dalam satu shift ada tujuh nakes yang siaga. Satu di antaranya adalah dokter.

“Setiap hari nakes siaga meskipun sekarang tidak ada yang isolasi di sana. Obat-obatan dan oksigen juga semuanya siap,” kata Kepala Dinkes Sidoarjo Syaf Satriawarman.

Selama kasus Covid-19 melandai di Kota Delta, dokter yang bertugas di shelter isolasi tersebut hanya dihubungi (on call) ketika ada pasien.

Menurutnya, disiagakannya kembali shelter isolasi tersebut tidak hanya mengantisipasi pasien Covid-19 dengan gejala ringan. Tapi bisa dimanfaatkan bagi warga yang baru tiba dari luar negeri dan luar daerah yang perlu menjalani karantina. Ada 54 tempat tidur yang disediakan.

Hingga saat ini, imbuhnya, kasus Covid-19 ini masih landai. Ada tujuh kasus aktif di Sidoarjo. Satu pasien suspek sedang menjalani perawatan di rumah sakit. Enam pasien lainnya memilih isolasi mandiri di rumah.

“Belum ada penambahan kasus baru,” pungkasnya. (rpp/vga)

 

Most Read

Berita Terbaru


/