alexametrics
23 C
Sidoarjo
Thursday, 26 May 2022

Cegah Praktik Calo, Fungsikan Layanan Paspor Keliling

SIDOARJO – Pemkab Sidoarjo terus menghadirkan pelayanan publik semakin dekat dan mudah dijangkau masyarakat. Kali ini salah satu layanan yang ada di Mal Pelayanan Publik dalam bentuk mobil layanan paspor.

Bupati Sidoarjo Ahmad Mudhlor mengatakan, hadirnya pelayanan publik ini, sebagai upaya pemkab dan Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya memutus mata rantai praktik percaloan pembuatan paspor.

“Walaupun dari intern sekuat apapun mencegah. Saya yakin di tengah ketidaktahuan masyarakat, cenderung memasrahkan pada orang lain,” katanya, Jumat (22/10).

Sehingga kehadiran mobil ini bisa menjangkau lapisan di bawah. “Kita akselerasikan pelayanan publik hingga per kecamatan, pelayanan semakin dekat,” imbuhnya.

Menurutnya, jika pelayanan publik semakin menyebar maka dinilai semakin baik. Namun hal tersebut harus dibarengi dengan kualitas pelayanan yang juga semakin ditingkatkan.

Apalagi, kata Muhdlor, layanan paspor keliling di hari Sabtu dan Minggu sangat ditunggu. “Senin sampai Jumat sibuk kerja. Sabtu Minggu layanan kantor tutup. Ini bisa menjadi solusi,” urainya.

Menurutnya, layanan ini bisa dimanfaatkan mengurus paspor secara kolektif. Seperti terlihat kemarin mobil paspor keliling mengunjungi Pondok Pesantren Al Amanah Junwangi Kecamatan Krian.

“Banyak lembaga pendidikan, pondok pesantren. Sering kunjungan studi ke luar negeri, umrah, sehingga paspor menjadi penting,” katanya.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya Chicco Ahmad Muttaqin menjelaskan, mobil layanan paspor nantinya akan menghampiri pusat-pusat keramaian seperti kantor pemerintahan atau pusat perbelanjaan.

Dia memastikan, syarat pembuatan paspor di mobil itu tak berbeda dengan pembuatan paspor di kantor imigrasi. “Syarat-syaratnya, pelayanannya, sama persis dengan di kantor,” terangnya.

“Mobil paspor ini rata-rata mampu melayani 20 hingga 50 pemohon,” pungkasnya. (rpp/vga)

SIDOARJO – Pemkab Sidoarjo terus menghadirkan pelayanan publik semakin dekat dan mudah dijangkau masyarakat. Kali ini salah satu layanan yang ada di Mal Pelayanan Publik dalam bentuk mobil layanan paspor.

Bupati Sidoarjo Ahmad Mudhlor mengatakan, hadirnya pelayanan publik ini, sebagai upaya pemkab dan Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya memutus mata rantai praktik percaloan pembuatan paspor.

“Walaupun dari intern sekuat apapun mencegah. Saya yakin di tengah ketidaktahuan masyarakat, cenderung memasrahkan pada orang lain,” katanya, Jumat (22/10).

Sehingga kehadiran mobil ini bisa menjangkau lapisan di bawah. “Kita akselerasikan pelayanan publik hingga per kecamatan, pelayanan semakin dekat,” imbuhnya.

Menurutnya, jika pelayanan publik semakin menyebar maka dinilai semakin baik. Namun hal tersebut harus dibarengi dengan kualitas pelayanan yang juga semakin ditingkatkan.

Apalagi, kata Muhdlor, layanan paspor keliling di hari Sabtu dan Minggu sangat ditunggu. “Senin sampai Jumat sibuk kerja. Sabtu Minggu layanan kantor tutup. Ini bisa menjadi solusi,” urainya.

Menurutnya, layanan ini bisa dimanfaatkan mengurus paspor secara kolektif. Seperti terlihat kemarin mobil paspor keliling mengunjungi Pondok Pesantren Al Amanah Junwangi Kecamatan Krian.

“Banyak lembaga pendidikan, pondok pesantren. Sering kunjungan studi ke luar negeri, umrah, sehingga paspor menjadi penting,” katanya.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya Chicco Ahmad Muttaqin menjelaskan, mobil layanan paspor nantinya akan menghampiri pusat-pusat keramaian seperti kantor pemerintahan atau pusat perbelanjaan.

Dia memastikan, syarat pembuatan paspor di mobil itu tak berbeda dengan pembuatan paspor di kantor imigrasi. “Syarat-syaratnya, pelayanannya, sama persis dengan di kantor,” terangnya.

“Mobil paspor ini rata-rata mampu melayani 20 hingga 50 pemohon,” pungkasnya. (rpp/vga)

Most Read

Berita Terbaru


/