alexametrics
24 C
Sidoarjo
Sunday, 22 May 2022

‘Pocong’ Berkeliaran di Mal, Ajak Disiplin Prokes

SIDOARJO – Sejumlah pengunjung Transmart nampak terkejut saat beberapa pocong, jin hingga orang yang sedang diinfus dan duduk di kursi roda, berada di dalam mal, Jumat (21/5) malam. Tak jarang ada yang takut bahkan berlari.

Sejumlah pocong tersebut nampak meloncat-loncat menyambut pengunjung mal yang turun dari eskalator mal. Aksi teatrikal sejumlah anggota polisi tersebut merupakan upaya untuk menggugah kesadaran masyarakat tentang bahaya Covid-19.

“Kegiatan ini merupakan inovasi yang telah dipelopori Kapolda Jatim, Irjen Pol. Nico Afinta kepada seluruh polres dan jajaran di bawah Polda Jatim,” kata Kasat Lantas Polresta Sidoarjo, Kompol Wikha Ardilestanto.

Dimana secara serentak Polres jajaran diminta untuk melakukan sosialisasi tentang masih adanya wabah Covid-19. Sehingga pihaknya melakukan sosialisasi bahaya Covid-19 dan imbauan protokol kesehatan (prokes) di lokasi keramaian seperti di mal-mal.

Sembari meloncat-loncat, sejumlah pamflet yang berisi tulisan tentang wabah Covid-19 yang masih berlangsung juga dibentankan. Hal itu dilakukan agar kesadaran masyarakat akan bahaya wabah Covid-19 dapat tergugah lagi dan selalu waspada.

“Jadi harapannya dengan menampilkan aksi teatrikal pocong dan orang yang sakit karena Covid-19 dapat menggugah kesadaran masyarakat sehingga dapat lebih waspada terhadap Covid-19,” jelasnya.

Wikha menjelaskan, kegiatan itu sebagai upaya pendukung terhadap penyekatan yang dilakukan di sejumlah titik dalam rangka mudik dan arus balik lebaran. Sebab walau sudah ada penyekatan, namun disinyalir masih ada jutaan orang yang mudik.

“Maka dari itu, inovasi yang diinisiasi Kapolda Jatim ini diharapkan dapat terus meningkatkan kesadaran masyarakat sehingga lebih waspada lagi,” jelasnya.

Seorang pengunjung, Hermina Laila, 22, mengaku terkejut saat melihat sejumlah pocong berada di dalam mal. Meski sempat takut, namun dirinya menyadari jika hal itu merupakan bentuk sosialisasi dari polisi.

“Saya kira ada apa, kok di mal ada pocong, eh setelah didekati ternyata ada sosialisasi bahaya Covid-19,” ujarnya sembari tersenyum. (far/opi)

 

SIDOARJO – Sejumlah pengunjung Transmart nampak terkejut saat beberapa pocong, jin hingga orang yang sedang diinfus dan duduk di kursi roda, berada di dalam mal, Jumat (21/5) malam. Tak jarang ada yang takut bahkan berlari.

Sejumlah pocong tersebut nampak meloncat-loncat menyambut pengunjung mal yang turun dari eskalator mal. Aksi teatrikal sejumlah anggota polisi tersebut merupakan upaya untuk menggugah kesadaran masyarakat tentang bahaya Covid-19.

“Kegiatan ini merupakan inovasi yang telah dipelopori Kapolda Jatim, Irjen Pol. Nico Afinta kepada seluruh polres dan jajaran di bawah Polda Jatim,” kata Kasat Lantas Polresta Sidoarjo, Kompol Wikha Ardilestanto.

Dimana secara serentak Polres jajaran diminta untuk melakukan sosialisasi tentang masih adanya wabah Covid-19. Sehingga pihaknya melakukan sosialisasi bahaya Covid-19 dan imbauan protokol kesehatan (prokes) di lokasi keramaian seperti di mal-mal.

Sembari meloncat-loncat, sejumlah pamflet yang berisi tulisan tentang wabah Covid-19 yang masih berlangsung juga dibentankan. Hal itu dilakukan agar kesadaran masyarakat akan bahaya wabah Covid-19 dapat tergugah lagi dan selalu waspada.

“Jadi harapannya dengan menampilkan aksi teatrikal pocong dan orang yang sakit karena Covid-19 dapat menggugah kesadaran masyarakat sehingga dapat lebih waspada terhadap Covid-19,” jelasnya.

Wikha menjelaskan, kegiatan itu sebagai upaya pendukung terhadap penyekatan yang dilakukan di sejumlah titik dalam rangka mudik dan arus balik lebaran. Sebab walau sudah ada penyekatan, namun disinyalir masih ada jutaan orang yang mudik.

“Maka dari itu, inovasi yang diinisiasi Kapolda Jatim ini diharapkan dapat terus meningkatkan kesadaran masyarakat sehingga lebih waspada lagi,” jelasnya.

Seorang pengunjung, Hermina Laila, 22, mengaku terkejut saat melihat sejumlah pocong berada di dalam mal. Meski sempat takut, namun dirinya menyadari jika hal itu merupakan bentuk sosialisasi dari polisi.

“Saya kira ada apa, kok di mal ada pocong, eh setelah didekati ternyata ada sosialisasi bahaya Covid-19,” ujarnya sembari tersenyum. (far/opi)

 

Most Read

Berita Terbaru


/