alexametrics
30 C
Sidoarjo
Friday, 20 May 2022

Polisi Imbau Masyarakat Tidak Takut Lapor Jika Jadi Korban Kriminalitas

SIDOARJO – Polisi mengimbau kepada masyarakat yang menjadi korban kejahatan untuk tidak takut melapor. Hal itu untuk membantu polisi dalam pengungkapan kasus sekaligus menciptakan kondusivitas kamtibmas di Sidoarjo.

Kasat Reskrim Polresta Sidoarjo AKP Oscar Stefanus Setjo mengungkapkan, polisi akan siap menerima laporan masyarakat yang menjadi korban kejahatan. “Kami 1×24 jam, Polresta maupun Polsek tidak pernah tutup,” tegasnya.

Oscar menambahkan, kecepatan laporan dari masyarakat juga akan membantu polisi agar bisa langsung menangkap pelaku. “Tentu juga agar tidak lagi memakan korban lain,” sambungnya.

Dari pantauan Radar Sidoarjo, memang ada beberapa masyarakat yang enggan melapor polisi ketika menjadi korban kriminalitas. Misalnya dugaan aksi  penganiayaan tiga pemuda di Gading Fajar Kecamatan Candi pada (15/4). Lalu pembacokan diduga begal menggunakan senjata tajam terjadi di kawasan Aloha, Gedangan beberapa hari lalu.

Dugaan aksi pengeroyokan di Gading Fajar dialami oleh tiga korban asal Tulangan. Ketiga korban tersebut mengalami memar-memar dan lebam usai mengaku dikeroyok oleh kumpulan orang tidak dikenal.

Selain mengimbau masyarakat untuk tidak takut melapor, polisi juga terus berupaya melakukan langkah antisipatif terjadinya aksi kriminalitas di Sidoarjo. Misalnya dengan patroli blue light di sejumlah titik yang rawan kejahatan di Sidoarjo. (son/vga)

 

SIDOARJO – Polisi mengimbau kepada masyarakat yang menjadi korban kejahatan untuk tidak takut melapor. Hal itu untuk membantu polisi dalam pengungkapan kasus sekaligus menciptakan kondusivitas kamtibmas di Sidoarjo.

Kasat Reskrim Polresta Sidoarjo AKP Oscar Stefanus Setjo mengungkapkan, polisi akan siap menerima laporan masyarakat yang menjadi korban kejahatan. “Kami 1×24 jam, Polresta maupun Polsek tidak pernah tutup,” tegasnya.

Oscar menambahkan, kecepatan laporan dari masyarakat juga akan membantu polisi agar bisa langsung menangkap pelaku. “Tentu juga agar tidak lagi memakan korban lain,” sambungnya.

Dari pantauan Radar Sidoarjo, memang ada beberapa masyarakat yang enggan melapor polisi ketika menjadi korban kriminalitas. Misalnya dugaan aksi  penganiayaan tiga pemuda di Gading Fajar Kecamatan Candi pada (15/4). Lalu pembacokan diduga begal menggunakan senjata tajam terjadi di kawasan Aloha, Gedangan beberapa hari lalu.

Dugaan aksi pengeroyokan di Gading Fajar dialami oleh tiga korban asal Tulangan. Ketiga korban tersebut mengalami memar-memar dan lebam usai mengaku dikeroyok oleh kumpulan orang tidak dikenal.

Selain mengimbau masyarakat untuk tidak takut melapor, polisi juga terus berupaya melakukan langkah antisipatif terjadinya aksi kriminalitas di Sidoarjo. Misalnya dengan patroli blue light di sejumlah titik yang rawan kejahatan di Sidoarjo. (son/vga)

 

Most Read

Berita Terbaru


/