alexametrics
26.7 C
Sidoarjo
Wednesday, 25 May 2022

Buaya Seberat 60 Kg Ditangkap Warga

SIDOARJO – Buaya sepanjang dua meter muncul di sungai Gisik Kidul Desa Gisik Cemandi, Jumat (22/1) dini hari. Sontak kemunculan buaya air tawar tersebut membuat warga sekitar geger. Sebab buaya seperti itu baru muncul pertama kali di kawasan itu.

Salah seorang warga, Ainur Rofiq mengaku, selama ini warga tidak pernah menemukan adanya buaya di kawasan sungai itu. Namun seorang nelayan tiba-tiba melihat ada seekor buaya tersebut. Bahkan para nelayan sempat mencoba menjaringnya.

“Memang baru pertama kali, akhirnya salah seorang nelayan mencoba untuk menjaring buaya tersebut. Namun rupanya gagal,” kata Rofiq.

Warga kemudian berinisiatif untuk mengintai keberadaan buaya tersebut. Upaya warga pun cukup berhasil. Buaya seberat 60 kilogram tersebut akhirnya berhasil ditangkap. Buaya tersebut ditangkap menggunakan jaring dan senapan panser.

Setelah tertangkap, warga lalu melingkarkan tali warna hitam ke bagian mulut buaya. Tak hanya itu, warga juga mengikat seluruh kakinya dengan tali tampar agar buaya itu tak membahayakan. Buaya itu lalu diamankan di rumah warga Desa Gisik Cemandi.

“Warga resah, apalagi banyak anak-anak yang sering main di pinggir sungai. Ada juga yang mancing, makanya warga menangkap bisa itu secara bersama-sama,” ujarnya.

Warga kemudian melaporkan penangkapan biaya tersebut ke Mapolsek Sedati. Anggota polisi yang mendapat laporan tersebut, lalu bersama TNI, dan Satpol PP akhirnya datang ke lokasi. Buaya tersebut rencananya akan diserahkan ke Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jawa Timur.

“Iya benar, kami mendapat laporan dari warga terkait keberadaan buaya yang telah berhasil ditangkap oleh warga dan besok rencananya mau diserahkan ke BKSDA,” jelas Humas Polsek Sedati, Aiptu M. Jainal Arifin. (far/opi)

SIDOARJO – Buaya sepanjang dua meter muncul di sungai Gisik Kidul Desa Gisik Cemandi, Jumat (22/1) dini hari. Sontak kemunculan buaya air tawar tersebut membuat warga sekitar geger. Sebab buaya seperti itu baru muncul pertama kali di kawasan itu.

Salah seorang warga, Ainur Rofiq mengaku, selama ini warga tidak pernah menemukan adanya buaya di kawasan sungai itu. Namun seorang nelayan tiba-tiba melihat ada seekor buaya tersebut. Bahkan para nelayan sempat mencoba menjaringnya.

“Memang baru pertama kali, akhirnya salah seorang nelayan mencoba untuk menjaring buaya tersebut. Namun rupanya gagal,” kata Rofiq.

Warga kemudian berinisiatif untuk mengintai keberadaan buaya tersebut. Upaya warga pun cukup berhasil. Buaya seberat 60 kilogram tersebut akhirnya berhasil ditangkap. Buaya tersebut ditangkap menggunakan jaring dan senapan panser.

Setelah tertangkap, warga lalu melingkarkan tali warna hitam ke bagian mulut buaya. Tak hanya itu, warga juga mengikat seluruh kakinya dengan tali tampar agar buaya itu tak membahayakan. Buaya itu lalu diamankan di rumah warga Desa Gisik Cemandi.

“Warga resah, apalagi banyak anak-anak yang sering main di pinggir sungai. Ada juga yang mancing, makanya warga menangkap bisa itu secara bersama-sama,” ujarnya.

Warga kemudian melaporkan penangkapan biaya tersebut ke Mapolsek Sedati. Anggota polisi yang mendapat laporan tersebut, lalu bersama TNI, dan Satpol PP akhirnya datang ke lokasi. Buaya tersebut rencananya akan diserahkan ke Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jawa Timur.

“Iya benar, kami mendapat laporan dari warga terkait keberadaan buaya yang telah berhasil ditangkap oleh warga dan besok rencananya mau diserahkan ke BKSDA,” jelas Humas Polsek Sedati, Aiptu M. Jainal Arifin. (far/opi)

Most Read

Berita Terbaru


/