alexametrics
25 C
Sidoarjo
Saturday, 28 May 2022

Dirikan Toilet Portable dan Tandon Air di Kedungbanteng

SIDOARJO – Pemkab Sidoarjo terus mengupayakan penanganan terhadap dampak banjir di wilayah Desa Kedungbanteng, Tanggulangin. Salah satunya dengan penyediaan toilet portable dan tandon air bersih.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sidoarjo Dwidjo Prawito mengungkapkan, penyediaan toilet portable dan tandon air bersih itu juga bukan tanpa pertimbangan. Wilayah Desa Kedungbanteng telah kerap dilanda banjir. Apabila hujan turun maka genangan akan semakin meluas.

Tentu kondisi itu juga berdampak pada stok air bersih di lingkungan itu. “Ada krisis air, jadi kami sediakan toilet dan tandon air bersih. Nantinya akan rutin di dropping air bersih,” katanya.

Sedikitny ada 8 toilet portable yang dikirim. Toilet itu di pasang di beberapa titik. Yakni 3 toilet di RT 05/RW 02 dan 5 toilet di RT 06/RW 03.

Tandon dan toilet tersebut harapannya dapat dimanfaatkan warga terdampak dengan bijak. Baik dari Desa Kedungbanteng ataupun Banjarasri.

Saat ini, genangan air juga masih nampak di sejumlah titik. Apabila hujan turun, maka genangan akan semakin bertambah. Tidak sedikit rumah warga yang ikut terendam dalam banjir itu.

Sebagai langkah jangka panjang, Pemkab Sidoarjo sejatinya telah mewacanakan untuk pembangunan waduk. Namun, pembangunan waduk itu nampaknya sulit direalisasikan karena tidak mendapat alokasi anggaran di Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2021. (son/opi)

SIDOARJO – Pemkab Sidoarjo terus mengupayakan penanganan terhadap dampak banjir di wilayah Desa Kedungbanteng, Tanggulangin. Salah satunya dengan penyediaan toilet portable dan tandon air bersih.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sidoarjo Dwidjo Prawito mengungkapkan, penyediaan toilet portable dan tandon air bersih itu juga bukan tanpa pertimbangan. Wilayah Desa Kedungbanteng telah kerap dilanda banjir. Apabila hujan turun maka genangan akan semakin meluas.

Tentu kondisi itu juga berdampak pada stok air bersih di lingkungan itu. “Ada krisis air, jadi kami sediakan toilet dan tandon air bersih. Nantinya akan rutin di dropping air bersih,” katanya.

Sedikitny ada 8 toilet portable yang dikirim. Toilet itu di pasang di beberapa titik. Yakni 3 toilet di RT 05/RW 02 dan 5 toilet di RT 06/RW 03.

Tandon dan toilet tersebut harapannya dapat dimanfaatkan warga terdampak dengan bijak. Baik dari Desa Kedungbanteng ataupun Banjarasri.

Saat ini, genangan air juga masih nampak di sejumlah titik. Apabila hujan turun, maka genangan akan semakin bertambah. Tidak sedikit rumah warga yang ikut terendam dalam banjir itu.

Sebagai langkah jangka panjang, Pemkab Sidoarjo sejatinya telah mewacanakan untuk pembangunan waduk. Namun, pembangunan waduk itu nampaknya sulit direalisasikan karena tidak mendapat alokasi anggaran di Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2021. (son/opi)

Most Read

Berita Terbaru


/