alexametrics
25 C
Sidoarjo
Friday, 30 July 2021

Penyembelihan Kurban di Sidoarjo Menerapkan Prokes Ketat

SIDOARJO – Dinas Pangan dan Pertanian (Dispaperta) Sidoarjo memantau jalannya penyembelihan hewan kurban di Hari Raya Idul Adha, Selasa (20/7). Di tengah pandemi Covid-19 ini, Dispaperta menilai penerapan protokol kesehatan (prokes) sudah diterapkan dengan baik oleh panitia.

Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Veteriner Dispaperta Sidoarjo Dewi Kania menjelaskan, masyarakat sudah sadar akan prokes. Seperti pantauannya kemarin di Kecamatan Candi, semua panitia telah memakai masker.

“Panitia juga mengenakan sarung tangan, menjaga jarak agar tidak berkerumun. Selain itu proses penyembelihan hewan kurban berjalan cepat. Pukul 11.00 daging kurban sudah didistribusikan ke warga,” katanya.

Pengawasan pelaksanaan kegiatan penyembelihan tersebut dibantu 154 orang tim dari Dispaperta yang disebar ke 18 kecamatan. Sebelum terjun ke lapangan, tim terlebih dulu dipastikan kesehatannya dengan tes cepat antigen. Ada juga pembekalan vitamin dari Dinas Kesehatan.

Kemudian terkait kesehatan hewan, sampai berita ini ditulis, mantan Kabid Sarpras Dinas Perhubungan Sidoarjo itu menegaskan belum ada laporan hewan kurban mengidap penyakit tertentu. “Dalam pantauan semua hewan kurban sehat dan sesuai syariat,” tegasnya.

Penyembelihan hewan kurban di Sidoarjo kemarin tidak hanya dilakukan panitia masjid namun juga dilakukan di Rumah Potong Hewan (RPH) yang ada di Kecamatan Krian.

Pelaksana Tugas Kepala RPH Erwin Priatmoko mengungkapkan, RPH telah memulai memotong hewan kurban mulai pukul 08.00. Tahun ini ada 90 ekor sapi yang dipotong di RPH Krian. Termasuk menyembelih sapi kurban dari Bupati Sidoarjo dan Gubernur Jawa Timur yang disalurkan melalui panitia kurban Masjid Agung Sidoarjo.

“Kapasitas potong kurban di RPH modern rata-rata 10 sapi sehari. Sedangkan di RPH lama karena kapasitas lebih besar, bisa menyembelih 25 ekor sapi. Lebih dari 50 personel di RPH konvensional maupun modern dikerahkan. Kita harus membagi tempat bagaimana agar mereka tidak berkerumun,” katanya. (rpp/vga)

 

SIDOARJO – Dinas Pangan dan Pertanian (Dispaperta) Sidoarjo memantau jalannya penyembelihan hewan kurban di Hari Raya Idul Adha, Selasa (20/7). Di tengah pandemi Covid-19 ini, Dispaperta menilai penerapan protokol kesehatan (prokes) sudah diterapkan dengan baik oleh panitia.

Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Veteriner Dispaperta Sidoarjo Dewi Kania menjelaskan, masyarakat sudah sadar akan prokes. Seperti pantauannya kemarin di Kecamatan Candi, semua panitia telah memakai masker.

“Panitia juga mengenakan sarung tangan, menjaga jarak agar tidak berkerumun. Selain itu proses penyembelihan hewan kurban berjalan cepat. Pukul 11.00 daging kurban sudah didistribusikan ke warga,” katanya.

Pengawasan pelaksanaan kegiatan penyembelihan tersebut dibantu 154 orang tim dari Dispaperta yang disebar ke 18 kecamatan. Sebelum terjun ke lapangan, tim terlebih dulu dipastikan kesehatannya dengan tes cepat antigen. Ada juga pembekalan vitamin dari Dinas Kesehatan.

Kemudian terkait kesehatan hewan, sampai berita ini ditulis, mantan Kabid Sarpras Dinas Perhubungan Sidoarjo itu menegaskan belum ada laporan hewan kurban mengidap penyakit tertentu. “Dalam pantauan semua hewan kurban sehat dan sesuai syariat,” tegasnya.

Penyembelihan hewan kurban di Sidoarjo kemarin tidak hanya dilakukan panitia masjid namun juga dilakukan di Rumah Potong Hewan (RPH) yang ada di Kecamatan Krian.

Pelaksana Tugas Kepala RPH Erwin Priatmoko mengungkapkan, RPH telah memulai memotong hewan kurban mulai pukul 08.00. Tahun ini ada 90 ekor sapi yang dipotong di RPH Krian. Termasuk menyembelih sapi kurban dari Bupati Sidoarjo dan Gubernur Jawa Timur yang disalurkan melalui panitia kurban Masjid Agung Sidoarjo.

“Kapasitas potong kurban di RPH modern rata-rata 10 sapi sehari. Sedangkan di RPH lama karena kapasitas lebih besar, bisa menyembelih 25 ekor sapi. Lebih dari 50 personel di RPH konvensional maupun modern dikerahkan. Kita harus membagi tempat bagaimana agar mereka tidak berkerumun,” katanya. (rpp/vga)

 


Berita HITS

Berita Terbaru

Trending Tags