alexametrics
26.7 C
Sidoarjo
Wednesday, 25 May 2022

1.024 Orang Mendapat Pelatihan Keterampilan di Sidoarjo

SIDOARJO – Untuk mengurangi angka pengangguran terbuka di Sidoarjo yang masih 10,87 persen, pemkab getol memberikan pelatihan sejumlah keterampilan pada warga.

Asisten Administrasi Pemerintahan dan Kesra Sekretariat Daerah Sidoarjo Ainur Rahman mengatakan, hingga saat ini terhitung sudah 1.024 warga Sidoarjo mendapat pelatihan menjahit lanjutan, barista, tata rias, spa dan refleksiologi bersertifikat Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BSNP).

“Kegiatan berlangsung di pendapa kecamatan. Mereka dilatih agar punya keterampilan lebih,” kata Ainur, Senin (21/3)

Bahkan Ainur berharap keterampilan yang didapat ini bisa dimanfaatkan untuk bekal berwirausaha. Ia juga meminta pihak kecamatan agar menggunakan jasa mereka.

“Pesan baju seragam, bisa pesan ke warga saja. Mengoptimalkan keberadaan mereka,” jelasnya.

Salah satu peserta pelatihan jahit lanjutan, Diah Fitriawati warga Desa Wonokalang Kecamatan Wonoayu menceritakan usai mendapat pelatihan ia ingin membuka usaha jahit sendiri.

“Sebelumnya saya hanya bantu-bantu jahit. Masih ikut orang. Sekarang kemampuan saya sudah tambah, lebih percaya diri buka usaha sendiri,” ungkapnya.

Kepala Bidang Pelatihan Kerja dan Produktivitas Dinas Tenaga Kerja Sidoarjo Moch Solichan menjelaskan, pelatihan berdasarkan uji kompetensi ini untuk memberikan bekal keterampilan atau pada peserta sehingga diharapkan nantinya akan mampu membuka lapangan kerja baru.

“Apalagi mereka tidak hanya diberi keterampilan. Peserta pelatihan menjahit juga diberi hadiah mesin jahit,” jelasnya.

Camat Wonoayu Probo Agus Sunarno berharap dengan berwirausaha bisa menambah pendapatan untuk ekonomi keluarga.

“Selain itu, pasca pelatihan ini, ilmu yang didapatkan bisa diajarkan ke ibu-ibu yang lain,” pungkasnya. (rpp/vga)

SIDOARJO – Untuk mengurangi angka pengangguran terbuka di Sidoarjo yang masih 10,87 persen, pemkab getol memberikan pelatihan sejumlah keterampilan pada warga.

Asisten Administrasi Pemerintahan dan Kesra Sekretariat Daerah Sidoarjo Ainur Rahman mengatakan, hingga saat ini terhitung sudah 1.024 warga Sidoarjo mendapat pelatihan menjahit lanjutan, barista, tata rias, spa dan refleksiologi bersertifikat Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BSNP).

“Kegiatan berlangsung di pendapa kecamatan. Mereka dilatih agar punya keterampilan lebih,” kata Ainur, Senin (21/3)

Bahkan Ainur berharap keterampilan yang didapat ini bisa dimanfaatkan untuk bekal berwirausaha. Ia juga meminta pihak kecamatan agar menggunakan jasa mereka.

“Pesan baju seragam, bisa pesan ke warga saja. Mengoptimalkan keberadaan mereka,” jelasnya.

Salah satu peserta pelatihan jahit lanjutan, Diah Fitriawati warga Desa Wonokalang Kecamatan Wonoayu menceritakan usai mendapat pelatihan ia ingin membuka usaha jahit sendiri.

“Sebelumnya saya hanya bantu-bantu jahit. Masih ikut orang. Sekarang kemampuan saya sudah tambah, lebih percaya diri buka usaha sendiri,” ungkapnya.

Kepala Bidang Pelatihan Kerja dan Produktivitas Dinas Tenaga Kerja Sidoarjo Moch Solichan menjelaskan, pelatihan berdasarkan uji kompetensi ini untuk memberikan bekal keterampilan atau pada peserta sehingga diharapkan nantinya akan mampu membuka lapangan kerja baru.

“Apalagi mereka tidak hanya diberi keterampilan. Peserta pelatihan menjahit juga diberi hadiah mesin jahit,” jelasnya.

Camat Wonoayu Probo Agus Sunarno berharap dengan berwirausaha bisa menambah pendapatan untuk ekonomi keluarga.

“Selain itu, pasca pelatihan ini, ilmu yang didapatkan bisa diajarkan ke ibu-ibu yang lain,” pungkasnya. (rpp/vga)

Most Read

Berita Terbaru


/