alexametrics
26 C
Sidoarjo
Friday, 20 May 2022

Bandel, Sejumlah Warung Masih Masih Buka Di Atas Pukul 22.00

SIDOARJO – Aparat gabungan TNI, Polri, dan Satpol PP Sidoarjo terus menggelar operasi yustisi di sejumlah warung dan kafe. Petugas masih menemukan adanya warung kopi (warkop) yang masih buka melebihi batas maksimal yang sudah ditentukan, yaitu pukul 22.00.

Kanit Dikyasa Polresta Sidoarjo, Ipda Kharisma Afriansyah mengatakan, pihaknya mendapati ada sejumlah warkop yang masih buka hingga pukul 22.00 lebih. Akibatnya pemilik warung dikenai saksi dengan diberi surat tipiring, Minggu (19/1) malam.

“Alasannya berbagai macam, ada yang punya alasan kalau mereka masih menunggu para pengunjungnya selesai,” katanya kepada Radar Sidoarjo, Rabu (20/1).

Sejumlah warkop yang menjadi sasaran petugas di antaranya yang buka di Jalan Pagerwojo, Jalan Raya Buduran, Jalan Gatot, hingga Jalan Raya Candi. Sedikitnya 36 personel Polresta Sidoarjo, 20 personel TNI dan 34 personel Satpol PP Sidoarjo.

Meski begitu, petugas juga berhasil memberi surat tipiring kepada warga yang melanggar protokol kesehatan (prokes), seperi masker. Kegiatan operasi tersebut digelar hingga pukul 24.00. Kharisma mengimbau agar kafe dan warung dapat memperhatikan kapasitas.

“Yaitu maksimal 25 persen, dan mereka yang melebihi dari itu langsung ditindak. Selain itu untuk pengunjung, kami ingatkan ada jam malam mulai pukul 22.00,” jelasnya.

Menurutnya, pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) masih terus dilakukan. Sayangnya, sejumlah pemilik usaha masih terlihat membandel. Padahal disejumlah lokasi juga sudah dipasang banner sosialisasi sebagai pengingat.

“Polresta juga sudah memasang imbauan di sejumlah lokasi yang strategis, tujuannya agar masyarakat dapat mematuhi protokol kesehatan,” ujarnya. (far/opi)

SIDOARJO – Aparat gabungan TNI, Polri, dan Satpol PP Sidoarjo terus menggelar operasi yustisi di sejumlah warung dan kafe. Petugas masih menemukan adanya warung kopi (warkop) yang masih buka melebihi batas maksimal yang sudah ditentukan, yaitu pukul 22.00.

Kanit Dikyasa Polresta Sidoarjo, Ipda Kharisma Afriansyah mengatakan, pihaknya mendapati ada sejumlah warkop yang masih buka hingga pukul 22.00 lebih. Akibatnya pemilik warung dikenai saksi dengan diberi surat tipiring, Minggu (19/1) malam.

“Alasannya berbagai macam, ada yang punya alasan kalau mereka masih menunggu para pengunjungnya selesai,” katanya kepada Radar Sidoarjo, Rabu (20/1).

Sejumlah warkop yang menjadi sasaran petugas di antaranya yang buka di Jalan Pagerwojo, Jalan Raya Buduran, Jalan Gatot, hingga Jalan Raya Candi. Sedikitnya 36 personel Polresta Sidoarjo, 20 personel TNI dan 34 personel Satpol PP Sidoarjo.

Meski begitu, petugas juga berhasil memberi surat tipiring kepada warga yang melanggar protokol kesehatan (prokes), seperi masker. Kegiatan operasi tersebut digelar hingga pukul 24.00. Kharisma mengimbau agar kafe dan warung dapat memperhatikan kapasitas.

“Yaitu maksimal 25 persen, dan mereka yang melebihi dari itu langsung ditindak. Selain itu untuk pengunjung, kami ingatkan ada jam malam mulai pukul 22.00,” jelasnya.

Menurutnya, pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) masih terus dilakukan. Sayangnya, sejumlah pemilik usaha masih terlihat membandel. Padahal disejumlah lokasi juga sudah dipasang banner sosialisasi sebagai pengingat.

“Polresta juga sudah memasang imbauan di sejumlah lokasi yang strategis, tujuannya agar masyarakat dapat mematuhi protokol kesehatan,” ujarnya. (far/opi)

Most Read

Berita Terbaru


/