alexametrics
25 C
Sidoarjo
Saturday, 28 May 2022

Aparat Gabungan Bakal Masifkan Operasi Yustisi

SIDOARJO – Aparat gabungan TNI, Polri, Satpol PP, dan Dishub Sidoarjo akan terus memasifkan operasi yustisi penegakan disiplin protokol kesehatan. Hal tersebut mengingat sejumlah kasus Covid-19 masih berlangsung. Bahkan sejumlah daerah di Jawa Timur mengalami peningkatan.

Kasatpol PP Sidoarjo Widyantoro Basuki mengatakan, operasi yustisi bersama aparat gabungan itu hingga saat itu masih terus dilakukan. Operasi itu penting dilakukan agar kasus Covid-19 di Sidoarjo dapat terus ditekan. Selain itu, masyarakat dapat terus mematuhi protokol kesehatan.

“Terus akan kami lakukan. Bahkan saat ini di lokasi juga disediakan sidang tipiring bagi para pelanggar protokol kesehatan. Kami imbau masyarakat terus patuh,” katanya.

Saat ini yang menjadi perhatian aparat dari berbagai institusi itu adalah libur Natal dan tahun baru (Nataru). Masyarakat diminta untuk tidak berlibur ke luar kota. Sehingga nantinya tak ada klaster baru Nataru. Hal itu penting agar penyebaran Covid-19 dapat diputus.

Jumat (18/12) malam misalnya, Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Sumardji memimpin langsung jalannya operasi yustisi. Lokasinya berada di Jalan KH. Ali Mas’ud. Setidaknya ada 53 pelanggar yang terjaring operasi. Hal itu menandakan masyarakat masih ada yang abai.

Sumardji meminta masyarakat sementara waktu bersabar dulu. Masyarakat diminta untuk tidak usah berlibur terlebih dulu tahun ini. “Yang paling penting sayangi diri anda dan keluarga, lebih baik di rumah saja, serta patuhi protokol kesehatan,” jelas Sumardji. (far/opi)

 

SIDOARJO – Aparat gabungan TNI, Polri, Satpol PP, dan Dishub Sidoarjo akan terus memasifkan operasi yustisi penegakan disiplin protokol kesehatan. Hal tersebut mengingat sejumlah kasus Covid-19 masih berlangsung. Bahkan sejumlah daerah di Jawa Timur mengalami peningkatan.

Kasatpol PP Sidoarjo Widyantoro Basuki mengatakan, operasi yustisi bersama aparat gabungan itu hingga saat itu masih terus dilakukan. Operasi itu penting dilakukan agar kasus Covid-19 di Sidoarjo dapat terus ditekan. Selain itu, masyarakat dapat terus mematuhi protokol kesehatan.

“Terus akan kami lakukan. Bahkan saat ini di lokasi juga disediakan sidang tipiring bagi para pelanggar protokol kesehatan. Kami imbau masyarakat terus patuh,” katanya.

Saat ini yang menjadi perhatian aparat dari berbagai institusi itu adalah libur Natal dan tahun baru (Nataru). Masyarakat diminta untuk tidak berlibur ke luar kota. Sehingga nantinya tak ada klaster baru Nataru. Hal itu penting agar penyebaran Covid-19 dapat diputus.

Jumat (18/12) malam misalnya, Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Sumardji memimpin langsung jalannya operasi yustisi. Lokasinya berada di Jalan KH. Ali Mas’ud. Setidaknya ada 53 pelanggar yang terjaring operasi. Hal itu menandakan masyarakat masih ada yang abai.

Sumardji meminta masyarakat sementara waktu bersabar dulu. Masyarakat diminta untuk tidak usah berlibur terlebih dulu tahun ini. “Yang paling penting sayangi diri anda dan keluarga, lebih baik di rumah saja, serta patuhi protokol kesehatan,” jelas Sumardji. (far/opi)

 

Most Read

Berita Terbaru


/