alexametrics
28 C
Sidoarjo
Wednesday, 18 May 2022

Wakili Rakyat Kecil, Priyo Lukis Bagong di Jalan Raya Waru

SIDOARJO – Priyo Puji Raharjo, akrab disapa Yoyok Kartun, serius menyelesaikan mural yang dibuatnya. Sudah 60 persen rampung. Pada dinding berukuran lebar 2,5 meter itu Yoyok melukis tokoh punokawan, Bagong. “Mewakili rakyat kecil yang punya independensi, suaraku tidak bisa dibeli dengan uang. Tidak mudah dihasut oleh media penyebar berita bohong atau hoax,” kata pria asli Magelang ini.

Yoyok menjabarkan bahwa mural bisa memberikan edukasi pada masyarakat. “Gambar mural yang sering dianggap sebagai vandalisme. Bisa memberikan pesan humanis,” imbuhnya.

Selain di Waru, aktivitas menggambar mural menyambut Pilkada di Kota Delta terlihat di Jalan Gajah Mada serta di bawah fly over Jalan Raya Jati.

Seperti Yoyok, salah satu kartunis yang melukis di dinding fly over Raya Jati, Subekti juga mengangkat tema punokawan. Tokoh utamanya Semar. Yang menengahi proses pemilihan tokoh pahlawan yang banyak digemari masyarakat. Di sisi kanan ada Gatotkaca dan di sisi kiri ada Anoman. “Menggambarkan kontestasi tokoh yang diinginkan masyarakat,” jelasnya.

Komisioner KPU Sidoarjo Fauzan Adim mengatakan, lomba mural sebagai sosialisasi bagi masyarakat supaya menggunakan hak suaranya dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sidoarjo pada 9 Desember 2020 mendatang. Setidaknya 30 peserta ikut lomba ini. “Lomba mural ini merupakan bagian strategi dalam meningkatkan partisipasi pemilih di pilbup 2020,” terangnya.

Diketahui ada beberapa tema lomba yang dapat dipilih peserta, yakni Ajakan Memerangi Hoax Pemilu, Ajakan Anti Golput, Anti Politik Uang dan Anti Politik Sara, serta Ajakan Untuk Memilih di TPS. Nantinya, Mural akan diaplikasikan pada tembok dengan ukuran minimal 2×1 meter. (rpp/opi)

SIDOARJO – Priyo Puji Raharjo, akrab disapa Yoyok Kartun, serius menyelesaikan mural yang dibuatnya. Sudah 60 persen rampung. Pada dinding berukuran lebar 2,5 meter itu Yoyok melukis tokoh punokawan, Bagong. “Mewakili rakyat kecil yang punya independensi, suaraku tidak bisa dibeli dengan uang. Tidak mudah dihasut oleh media penyebar berita bohong atau hoax,” kata pria asli Magelang ini.

Yoyok menjabarkan bahwa mural bisa memberikan edukasi pada masyarakat. “Gambar mural yang sering dianggap sebagai vandalisme. Bisa memberikan pesan humanis,” imbuhnya.

Selain di Waru, aktivitas menggambar mural menyambut Pilkada di Kota Delta terlihat di Jalan Gajah Mada serta di bawah fly over Jalan Raya Jati.

Seperti Yoyok, salah satu kartunis yang melukis di dinding fly over Raya Jati, Subekti juga mengangkat tema punokawan. Tokoh utamanya Semar. Yang menengahi proses pemilihan tokoh pahlawan yang banyak digemari masyarakat. Di sisi kanan ada Gatotkaca dan di sisi kiri ada Anoman. “Menggambarkan kontestasi tokoh yang diinginkan masyarakat,” jelasnya.

Komisioner KPU Sidoarjo Fauzan Adim mengatakan, lomba mural sebagai sosialisasi bagi masyarakat supaya menggunakan hak suaranya dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sidoarjo pada 9 Desember 2020 mendatang. Setidaknya 30 peserta ikut lomba ini. “Lomba mural ini merupakan bagian strategi dalam meningkatkan partisipasi pemilih di pilbup 2020,” terangnya.

Diketahui ada beberapa tema lomba yang dapat dipilih peserta, yakni Ajakan Memerangi Hoax Pemilu, Ajakan Anti Golput, Anti Politik Uang dan Anti Politik Sara, serta Ajakan Untuk Memilih di TPS. Nantinya, Mural akan diaplikasikan pada tembok dengan ukuran minimal 2×1 meter. (rpp/opi)

Most Read

Berita Terbaru


/