alexametrics
31 C
Sidoarjo
Tuesday, 24 May 2022

Perangi Narkoba, Gandeng Saka Bhayangkara

SIDOARJO – Tingginya peredaran narkotika di Sidoarjo membuat polisi harus bekerja keras untuk memeranginya. Berbagai cara pun dilakukan. Salah satunya dengan menggandeng Saka Bhayangkara. Hal itu dilakukan untuk membentengi pelajar di Sidoarjo dari penyalahgunaan narkotika.

Kasat Binmas Polresta Sidoarjo, AKBP Dodot Dwianto mengatakan, selain menggandeng Saka Bhayangkara, para guru sekolah juga ikut digandeng. Sehingga nantinya mereka dapat melakukan penyuluhan di sekolahnya masing-masing.

“Tujuannya adalah untuk menggaungkan bersama perang melawan narkoba, dan hal itu sangat penting sekali untuk dilakukan,” katanya, Rabu (20/1).

Dodot mengatakan, mereka nantinya punya tugas untuk mengedukasi pelajar terkait upaya Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN). Sebab peredaran dan penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar sudah sangat meresahkan.

Menurutnya, jangan sampai nantinya generasi muda di Sidoarjo terlibat perkara hukum terkait kasus narkoba. Sehingga membutuhkan peran pihak sekolah. Tidak hanya itu, peran pengawasan dari orang tua juga diharapkan muncul. Sehingga semua kalangan ikut andil.

Jangan sampai ada salah pergaulan dari putra-putri saat berada di luar rumah. Selain itu juga harus memperkuat nilai-nilai agama. “Dan sering mungkin peringatkan putra-putri kita, bahwa betapa besar pengaruh dan bahaya dari narkoba,” jelas Dodot. (far/opi)

SIDOARJO – Tingginya peredaran narkotika di Sidoarjo membuat polisi harus bekerja keras untuk memeranginya. Berbagai cara pun dilakukan. Salah satunya dengan menggandeng Saka Bhayangkara. Hal itu dilakukan untuk membentengi pelajar di Sidoarjo dari penyalahgunaan narkotika.

Kasat Binmas Polresta Sidoarjo, AKBP Dodot Dwianto mengatakan, selain menggandeng Saka Bhayangkara, para guru sekolah juga ikut digandeng. Sehingga nantinya mereka dapat melakukan penyuluhan di sekolahnya masing-masing.

“Tujuannya adalah untuk menggaungkan bersama perang melawan narkoba, dan hal itu sangat penting sekali untuk dilakukan,” katanya, Rabu (20/1).

Dodot mengatakan, mereka nantinya punya tugas untuk mengedukasi pelajar terkait upaya Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN). Sebab peredaran dan penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar sudah sangat meresahkan.

Menurutnya, jangan sampai nantinya generasi muda di Sidoarjo terlibat perkara hukum terkait kasus narkoba. Sehingga membutuhkan peran pihak sekolah. Tidak hanya itu, peran pengawasan dari orang tua juga diharapkan muncul. Sehingga semua kalangan ikut andil.

Jangan sampai ada salah pergaulan dari putra-putri saat berada di luar rumah. Selain itu juga harus memperkuat nilai-nilai agama. “Dan sering mungkin peringatkan putra-putri kita, bahwa betapa besar pengaruh dan bahaya dari narkoba,” jelas Dodot. (far/opi)

Most Read

Berita Terbaru


/