alexametrics
27 C
Sidoarjo
Thursday, 19 May 2022

Baca di Tempat Dilarang, Kunjungan Sidira Melonjak

SIDOARJO – Di tengah pandemi Covid-19, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Sidoarjo mengoptimalkan pelayanan perpustakaan digital, Sidira (Sidoarjo Information Digital Library). Sedangkan baca di tempat belum diperkenankan. Pemustaka hanya diperbolehkan meminjam buku. Tetap menerapkan protocol kesehatan (prokes) yang ketat.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Sidoarjo, Medi Yulianto mengatakan, selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) layanan perpustakaan dimulai pukul 08.00 -14.00. “Untuk mencegah penularan Covid-19, kami selalu melakukan sterilisasi ruangan secara berkala,” jelasnya.

Kepala Bidang Pengolahan, Layanan dan Pelestarian Bahan Pustaka, Iskandar Dirgayusa menambahkan, meskipun jam pelayanan singkat, masyarakat tetap bisa mengakses bahan bacaan melalui Sidira.

Selama tahun 2020 lalu, Sidira mengalami lonjakan kunjungan. Total kunjungan mencapai 47.461 pengunjung. Puncaknya di bulan Mei 2020, ada 29.638 pengunjung dan
Juni 2020 ada 17.330 pengunjung. Baik yang tercatat sebagai anggota ataupun non anggota.

“Non anggota tetap bisa mengakses Sidira. Namun ada durasi waktu membaca. Satu buku, dua jam,” jelasnya.

Yus mengatakan Sidira menjadi andalan bagi pemustaka di tengah pandemi. Layanan perpustakaan dengan motor keliling dan bioskop literasi anak dan masyarakat (Bolam) belum beroperasi sampai waktu yang tidak ditentukan.

Bahkan agar minat baca masyarakat tidak turun selama pandemi, Yus sudah merancang konsep peminjaman buku untuk setiap KK (Kepala Keluarga). “Bekerja sama dengan pemerintah desa. RT/RW mendata warganya. Perpus akan mengirimkan satu rumah satu buku untuk dipinjamkan. Selama satu minggu,” jelasnya.

Ia mengatakan tidak ada syarat khusus. Harapannya, dengan adanya buku di rumah warga bisa menjadi pengisi waktu luang yang banyak dilewatkan selama pandemi. (rpp/opi)

SIDOARJO – Di tengah pandemi Covid-19, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Sidoarjo mengoptimalkan pelayanan perpustakaan digital, Sidira (Sidoarjo Information Digital Library). Sedangkan baca di tempat belum diperkenankan. Pemustaka hanya diperbolehkan meminjam buku. Tetap menerapkan protocol kesehatan (prokes) yang ketat.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Sidoarjo, Medi Yulianto mengatakan, selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) layanan perpustakaan dimulai pukul 08.00 -14.00. “Untuk mencegah penularan Covid-19, kami selalu melakukan sterilisasi ruangan secara berkala,” jelasnya.

Kepala Bidang Pengolahan, Layanan dan Pelestarian Bahan Pustaka, Iskandar Dirgayusa menambahkan, meskipun jam pelayanan singkat, masyarakat tetap bisa mengakses bahan bacaan melalui Sidira.

Selama tahun 2020 lalu, Sidira mengalami lonjakan kunjungan. Total kunjungan mencapai 47.461 pengunjung. Puncaknya di bulan Mei 2020, ada 29.638 pengunjung dan
Juni 2020 ada 17.330 pengunjung. Baik yang tercatat sebagai anggota ataupun non anggota.

“Non anggota tetap bisa mengakses Sidira. Namun ada durasi waktu membaca. Satu buku, dua jam,” jelasnya.

Yus mengatakan Sidira menjadi andalan bagi pemustaka di tengah pandemi. Layanan perpustakaan dengan motor keliling dan bioskop literasi anak dan masyarakat (Bolam) belum beroperasi sampai waktu yang tidak ditentukan.

Bahkan agar minat baca masyarakat tidak turun selama pandemi, Yus sudah merancang konsep peminjaman buku untuk setiap KK (Kepala Keluarga). “Bekerja sama dengan pemerintah desa. RT/RW mendata warganya. Perpus akan mengirimkan satu rumah satu buku untuk dipinjamkan. Selama satu minggu,” jelasnya.

Ia mengatakan tidak ada syarat khusus. Harapannya, dengan adanya buku di rumah warga bisa menjadi pengisi waktu luang yang banyak dilewatkan selama pandemi. (rpp/opi)

Most Read

Berita Terbaru


/