alexametrics
26.7 C
Sidoarjo
Wednesday, 25 May 2022

Dishub Sidoarjo Kantongi Dua Nama Calon Mitra Kerjasama Parkir

SIDOARJO – Lelang calon mitra kerjasama pengelolaan parkir di Sidoarjo masih berlangsung. Pada lelang ulang yang berlangsung 4-12 Desember, tim seleksi menyatakan dua calon mitra memenuhi kualifikasi.

Sebelumnya pada 22-28 November, Pemkab Sidoarjo mengumumkan lelang kerjasama parkir untuk pertama kali. Namun pada lelang tersebut, delapan badan usaha yang mengikuti lelang tidak memenuhi kualifikasi administrasi.

“Yang pertama tidak ada yang lolos,” kata Kepala Dinas Perhubungan Sidoarjo Benny Airlangga Yogaswara, Minggu (19/12).

Sementara itu, Benny mengungkapkan, saat  tahapan lelang ulang dibuka kembali, terdapat lima badan usaha yang menyampaikan data kualifikasi. Dan dua badan usaha dinyatakan memenuhi syarat.

Untuk tahapan yang saat ini berlangsung, yakni masa sanggah hasil evaluasi kualifikasi dilaksanakan hingga Selasa (21/12). Kemudian Kamis (23/12) dua calon mitra akan mengikuti lelang terbuka serta hasilnya akan disampaikan pada DPRD Sidoarjo.

Benny menambahkan, pemkab menetapkan batas bawah penawaran harga kerjasama ini sebesar Rp 20,4 miliar. Dengan masa kontrak tiga tahun.

“Tiga tahun itu akan ada evaluasi. Per tahun akan kita naikkan 7,5 persen nilai kontraknya,” terang mantan Asisten 2 Sekretariat Daerah Sidoarjo itu.

Pihaknya berharap pada lelang kali ini, sudah didapatkan pemenang mitra kerjasama pengelolaan parkir. Sehingga Januari 2022, sebanyak 359 titik parkir di seluruh kecamatan mulai dikelola pihak ketiga. Seperti kantor kecamatan, puskesmas dan pasar.

Mitra kerjasama tersebut diharapkan mampu mengelola parkir dengan profesional. Mampu mendongkrak pendapatan asli daerah dari sektor perparkiran. Karena tahun ini, PAD parkir hanya Rp 1,4 miliar dari target Rp 16 miliar.

Di tahun pertama, ujar Benny, parkir masih menggunakan karcis yang diporporasi dari Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah.  “Diwajibkan tahun kedua dan ketiga sudah pakai IT. Kalau sudah berpengalaman, tahu potensinya besar untuk menghemat biaya operasional ya pakai IT,” pungkasnya. (rpp/vga)

SIDOARJO – Lelang calon mitra kerjasama pengelolaan parkir di Sidoarjo masih berlangsung. Pada lelang ulang yang berlangsung 4-12 Desember, tim seleksi menyatakan dua calon mitra memenuhi kualifikasi.

Sebelumnya pada 22-28 November, Pemkab Sidoarjo mengumumkan lelang kerjasama parkir untuk pertama kali. Namun pada lelang tersebut, delapan badan usaha yang mengikuti lelang tidak memenuhi kualifikasi administrasi.

“Yang pertama tidak ada yang lolos,” kata Kepala Dinas Perhubungan Sidoarjo Benny Airlangga Yogaswara, Minggu (19/12).

Sementara itu, Benny mengungkapkan, saat  tahapan lelang ulang dibuka kembali, terdapat lima badan usaha yang menyampaikan data kualifikasi. Dan dua badan usaha dinyatakan memenuhi syarat.

Untuk tahapan yang saat ini berlangsung, yakni masa sanggah hasil evaluasi kualifikasi dilaksanakan hingga Selasa (21/12). Kemudian Kamis (23/12) dua calon mitra akan mengikuti lelang terbuka serta hasilnya akan disampaikan pada DPRD Sidoarjo.

Benny menambahkan, pemkab menetapkan batas bawah penawaran harga kerjasama ini sebesar Rp 20,4 miliar. Dengan masa kontrak tiga tahun.

“Tiga tahun itu akan ada evaluasi. Per tahun akan kita naikkan 7,5 persen nilai kontraknya,” terang mantan Asisten 2 Sekretariat Daerah Sidoarjo itu.

Pihaknya berharap pada lelang kali ini, sudah didapatkan pemenang mitra kerjasama pengelolaan parkir. Sehingga Januari 2022, sebanyak 359 titik parkir di seluruh kecamatan mulai dikelola pihak ketiga. Seperti kantor kecamatan, puskesmas dan pasar.

Mitra kerjasama tersebut diharapkan mampu mengelola parkir dengan profesional. Mampu mendongkrak pendapatan asli daerah dari sektor perparkiran. Karena tahun ini, PAD parkir hanya Rp 1,4 miliar dari target Rp 16 miliar.

Di tahun pertama, ujar Benny, parkir masih menggunakan karcis yang diporporasi dari Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah.  “Diwajibkan tahun kedua dan ketiga sudah pakai IT. Kalau sudah berpengalaman, tahu potensinya besar untuk menghemat biaya operasional ya pakai IT,” pungkasnya. (rpp/vga)

Most Read

Berita Terbaru


/