alexametrics
24 C
Sidoarjo
Sunday, 22 May 2022

Pandemi, MINU KH Mukmin Peringati Maulid Nabi Secara Virtual

SIDOARJO – Madrasah Ibtidaiyah Nahdlatul Ulama (MINU) KH Mukmin Sidoarjo menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Selasa (19/10). Karena masih pandemi, peringatan itu digelar secara virtual.

Hanya sebagian siswa dan guru saja yang hadir di sekolah. Siswa dari kelas 1 sampai kelas 5 difokuskan untuk menyimak secara virtual dari rumah. Yakni memanfaatkan kanal Youtube dan Zoom Meeting.

Kepala MINU KH Mukmin Sidoarjo, Nurul Hamamah mengatakan, Maulid Nabi Muhammad menjadi semangat tersendiri bagi umat muslim. Yakni, Islam tetap harus mampu menjadi rahmatan lilalamin di tengah kondisi pandemi Covid-19.

Maulid Nabi menjadi momentum peringatan yang bersejarah. Harapannya dapat lebih miningkatkan kecintaan siswa-siswi kepada Nabi Muhammad SAW.

“Sosok Rasulullah perlu menjadi tokoh idola siswa-siswi,” katanya.

Implementasinya, para siswa-siswi perlu mencontoh dan menerapkan akhlak dari Nabi Muhammad SAW. Misalnya dari sikap jujur dan sabar.

Dalam peringatan Maulid Nabi kali ini, perwakikan siswa juga diberi kesempatan untuk bercerita. Tentunya tetap dengan tema yang sesuai dengan Maulid Nabi.

“Ada yang menceritakan bagaimana Nabi Muhammad terharu karena kejujuran sahabat,” imbuhnya.

Nurul Hamamah menambahkan, meski sederhana, peringatan Maulid Nabi kali ini dapat berjalan lancar. Pemanfaatan kanal Youtube dan Zoom Meeting  tidak mengalami kendala berarti. “Semoga tahun depan pandemi sudah usai. Jadi bisa peringatan Maulid Nabi secara langsung,” pungkasnya. (son/vga)

SIDOARJO – Madrasah Ibtidaiyah Nahdlatul Ulama (MINU) KH Mukmin Sidoarjo menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Selasa (19/10). Karena masih pandemi, peringatan itu digelar secara virtual.

Hanya sebagian siswa dan guru saja yang hadir di sekolah. Siswa dari kelas 1 sampai kelas 5 difokuskan untuk menyimak secara virtual dari rumah. Yakni memanfaatkan kanal Youtube dan Zoom Meeting.

Kepala MINU KH Mukmin Sidoarjo, Nurul Hamamah mengatakan, Maulid Nabi Muhammad menjadi semangat tersendiri bagi umat muslim. Yakni, Islam tetap harus mampu menjadi rahmatan lilalamin di tengah kondisi pandemi Covid-19.

Maulid Nabi menjadi momentum peringatan yang bersejarah. Harapannya dapat lebih miningkatkan kecintaan siswa-siswi kepada Nabi Muhammad SAW.

“Sosok Rasulullah perlu menjadi tokoh idola siswa-siswi,” katanya.

Implementasinya, para siswa-siswi perlu mencontoh dan menerapkan akhlak dari Nabi Muhammad SAW. Misalnya dari sikap jujur dan sabar.

Dalam peringatan Maulid Nabi kali ini, perwakikan siswa juga diberi kesempatan untuk bercerita. Tentunya tetap dengan tema yang sesuai dengan Maulid Nabi.

“Ada yang menceritakan bagaimana Nabi Muhammad terharu karena kejujuran sahabat,” imbuhnya.

Nurul Hamamah menambahkan, meski sederhana, peringatan Maulid Nabi kali ini dapat berjalan lancar. Pemanfaatan kanal Youtube dan Zoom Meeting  tidak mengalami kendala berarti. “Semoga tahun depan pandemi sudah usai. Jadi bisa peringatan Maulid Nabi secara langsung,” pungkasnya. (son/vga)

Most Read

Berita Terbaru


/