alexametrics
31 C
Sidoarjo
Sunday, 26 June 2022

Kapolresta Minta Pilkades di Sidoarjo Jangan Jadi Ajang Taruhan

SIDOARJO – Menjelang pemilihan kepala desa (pilkades) masyarakat diimbau agar tak berbuat anarkis. Hal itu disampaikan Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro saat menghadiri cangkruan Kamtibmas di Kecamatan Tulangan.

Tak hanya itu, masyarakat juga diminta agar tak saling hasut, menyebar berita bohong, hingga menebar kebencian. Bahkan warga pun diminta agar tidak menjadikan pilkades sebagai ajang taruhan. Nah, jika ada upaya pelanggaran, masyarakat diminta untuk melapor.

“Jika ada upaya-upaya pelanggaran dalam pilkades, silahkan laporkan kepada panitia atau kepada kami. Sebab pelanggaran yang terjadi dalam pilkades akan dikenai ancaman pidana,” ujarnya Kusumo, Kamis (19/5).

Di samping itu, Kusumo juga mengapresiasi situasi kamtibmas di Tulangan yang hingga saat ini terpantau kondusif. Sehingga situasi damai tersebut diharapkan dapat terus kondusif hingga tahap akhir pilkades nanti. Sinergitas bersama sangat diperlukan agar kondisi tersebut terus terjaga.

Camat Tulangan Didik Widoyoko mengatakan, pihaknya siap menggelar pilkades pada 19 Juni nanti. Ada tujuh desa di Tulangan yang akan mengejar pilkades. Di antaranya Desa Kenongo, Kepunten, Janti, Kepuhkemiri, Grabagan, Grinting dan Grogol.

Total, ada 17 calon kepala desa (Kades) yang berpartisipasi dalam pilkades di tujuh desa tersebut. Tak hanya itu, berbagai tahapan juga dinilai sudah matang. Sehingga pelaksanaan pilkades di tujuh desa tersebut siap digelar.

“Berbagai persiapan sudah matang. 17 kontestan pilkades di tujuh desa Kecamatan Tulangan juga berkomitmen untuk mengikuti setiap agenda pilkades dengan tertib dan damai,” jelas Didik. (far/vga)

SIDOARJO – Menjelang pemilihan kepala desa (pilkades) masyarakat diimbau agar tak berbuat anarkis. Hal itu disampaikan Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro saat menghadiri cangkruan Kamtibmas di Kecamatan Tulangan.

Tak hanya itu, masyarakat juga diminta agar tak saling hasut, menyebar berita bohong, hingga menebar kebencian. Bahkan warga pun diminta agar tidak menjadikan pilkades sebagai ajang taruhan. Nah, jika ada upaya pelanggaran, masyarakat diminta untuk melapor.

“Jika ada upaya-upaya pelanggaran dalam pilkades, silahkan laporkan kepada panitia atau kepada kami. Sebab pelanggaran yang terjadi dalam pilkades akan dikenai ancaman pidana,” ujarnya Kusumo, Kamis (19/5).

Di samping itu, Kusumo juga mengapresiasi situasi kamtibmas di Tulangan yang hingga saat ini terpantau kondusif. Sehingga situasi damai tersebut diharapkan dapat terus kondusif hingga tahap akhir pilkades nanti. Sinergitas bersama sangat diperlukan agar kondisi tersebut terus terjaga.

Camat Tulangan Didik Widoyoko mengatakan, pihaknya siap menggelar pilkades pada 19 Juni nanti. Ada tujuh desa di Tulangan yang akan mengejar pilkades. Di antaranya Desa Kenongo, Kepunten, Janti, Kepuhkemiri, Grabagan, Grinting dan Grogol.

Total, ada 17 calon kepala desa (Kades) yang berpartisipasi dalam pilkades di tujuh desa tersebut. Tak hanya itu, berbagai tahapan juga dinilai sudah matang. Sehingga pelaksanaan pilkades di tujuh desa tersebut siap digelar.

“Berbagai persiapan sudah matang. 17 kontestan pilkades di tujuh desa Kecamatan Tulangan juga berkomitmen untuk mengikuti setiap agenda pilkades dengan tertib dan damai,” jelas Didik. (far/vga)

Most Read

Berita Terbaru


/