alexametrics
27 C
Sidoarjo
Saturday, 21 May 2022

Aparat Gabungan Razia Tempat Karaoke dan Tempat Prostitusi

SIDOARJO – Sejumlah tempat karaoke Krian kembali idatangi aparat gabungan, Rabu (18/3) malam. Kegiatan cipta kondisi skala besar itu dilakukan dalam rangka menjelang kedatangan Kapolri ke Jawa Timur.

Kapolsek Krian Kompol Mukhlason mengatakan, razia di sejumlah tempat karaoke itu dipilih lantaran ada informasi dari masyarakat jika tempat hiburan itu masih buka secara sembunyi-sembunyi.

“Beberapa waktu lalu juga sudah digerebek petugas, tapi saat ini diduga masih buka secara sembunyi-sembunyi,” katanya, Kamis (18/3) pagi.

Di antaranya temlat karaoke yang didatangi petugas yaitu Karaoke Mama Devi di Jalan Tropodo, Karaoke Taman Hiburan Krian (THK) yang juga di Jalan Tropodo Krian, dan Karaoke Niken yang berada di Perumahan Mandiri Resident.

Sayangnya petugas tak menemukan apa-apa di lokasi. Razia yang dilakukan petugas itu diduga bocor sehingga hanya nampak sejumlah orang yang hanya duduk di depan karaoke. Pagar karoke terlihat tertutup, dan lampu juga nampak dipadamkan.

Petugas pun akhirnya berpindah lokasi. “Ternyata saat kami datangi karaoke tersebut sudah tutup,” ujarnya.

Tak hanya menyasar tempat-tempat karaoke, petugas juga mendatangi sejumlah lokasi yang diduga kerap dijadikan sebagai tempat judi dan prostitusi. Misalnya di pinggiran rel kereta api di sekitar stasiun Krian.

Lagi-lagi, petugas tak menemukan orang di sana. Diduga pelaku sudah kabur terlebih dahulu. Petugas akhirnya membakar gubuk kosong yang diduga dijadikan lokasi esek-esek. “Kami akan terus melakukan operasi terhadap penyakit masyarakat,” jelasnya. (far/opi)

SIDOARJO – Sejumlah tempat karaoke Krian kembali idatangi aparat gabungan, Rabu (18/3) malam. Kegiatan cipta kondisi skala besar itu dilakukan dalam rangka menjelang kedatangan Kapolri ke Jawa Timur.

Kapolsek Krian Kompol Mukhlason mengatakan, razia di sejumlah tempat karaoke itu dipilih lantaran ada informasi dari masyarakat jika tempat hiburan itu masih buka secara sembunyi-sembunyi.

“Beberapa waktu lalu juga sudah digerebek petugas, tapi saat ini diduga masih buka secara sembunyi-sembunyi,” katanya, Kamis (18/3) pagi.

Di antaranya temlat karaoke yang didatangi petugas yaitu Karaoke Mama Devi di Jalan Tropodo, Karaoke Taman Hiburan Krian (THK) yang juga di Jalan Tropodo Krian, dan Karaoke Niken yang berada di Perumahan Mandiri Resident.

Sayangnya petugas tak menemukan apa-apa di lokasi. Razia yang dilakukan petugas itu diduga bocor sehingga hanya nampak sejumlah orang yang hanya duduk di depan karaoke. Pagar karoke terlihat tertutup, dan lampu juga nampak dipadamkan.

Petugas pun akhirnya berpindah lokasi. “Ternyata saat kami datangi karaoke tersebut sudah tutup,” ujarnya.

Tak hanya menyasar tempat-tempat karaoke, petugas juga mendatangi sejumlah lokasi yang diduga kerap dijadikan sebagai tempat judi dan prostitusi. Misalnya di pinggiran rel kereta api di sekitar stasiun Krian.

Lagi-lagi, petugas tak menemukan orang di sana. Diduga pelaku sudah kabur terlebih dahulu. Petugas akhirnya membakar gubuk kosong yang diduga dijadikan lokasi esek-esek. “Kami akan terus melakukan operasi terhadap penyakit masyarakat,” jelasnya. (far/opi)

Most Read

Berita Terbaru


/