alexametrics
27 C
Sidoarjo
Tuesday, 24 May 2022

Sungai Memerah Tercemar Tumpahan Tinta

SIDOARJO – Warga di sekitar Jalan Industri Buduran, Desa Sukorejo dikejutkan dengan sungai yang tiba-tiba memerah, Kamis siang (17/9). Setelah ditelusuri, salah satu pabrik yang ada di kawasan itu teledor saat mengirimkan barang berupa tinta.

Karena tidak berhati-hati, tinta tersebut akhirnya tumpah dan masuk ke drainase yang mengalir ke sungai. Sebagian air sungai seketika menjadi merah. “Semoga tidak berbahaya. Pihak terkait bisa segera menangani,” ujar Nur Hidayat, salah seorang warga.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Sidoarjo Sigit Setyawan saat dikonfirmasi Radar Sidoarjo menjelaskan, pihaknya sudah menghubungi pabrik yang bergerak di pengolahan karton box tersebut. Saat ini pihak perusahaan diminta membuat kronologis kejadian dan akan ditangani oleh tim pengawasan lingkungan hidup. “Untuk merumuskan penanganan pencemaran termasuk sanksi yang dikenakan kepada perusahaan jika terbukti ada pelanggaran ketentuan yang berlaku,” terangnya.

Kepala Bidang Penaatan dan Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup DLHK Sidoarjo Luh Yuni Areni mengaku juga sudah menerima laporan tersebut. “Kita verifikasi lapangan. Mengambil sampel air dan menelitinya di laboratorium lingkungan,” tegasnya. (rpp/nis)

SIDOARJO – Warga di sekitar Jalan Industri Buduran, Desa Sukorejo dikejutkan dengan sungai yang tiba-tiba memerah, Kamis siang (17/9). Setelah ditelusuri, salah satu pabrik yang ada di kawasan itu teledor saat mengirimkan barang berupa tinta.

Karena tidak berhati-hati, tinta tersebut akhirnya tumpah dan masuk ke drainase yang mengalir ke sungai. Sebagian air sungai seketika menjadi merah. “Semoga tidak berbahaya. Pihak terkait bisa segera menangani,” ujar Nur Hidayat, salah seorang warga.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Sidoarjo Sigit Setyawan saat dikonfirmasi Radar Sidoarjo menjelaskan, pihaknya sudah menghubungi pabrik yang bergerak di pengolahan karton box tersebut. Saat ini pihak perusahaan diminta membuat kronologis kejadian dan akan ditangani oleh tim pengawasan lingkungan hidup. “Untuk merumuskan penanganan pencemaran termasuk sanksi yang dikenakan kepada perusahaan jika terbukti ada pelanggaran ketentuan yang berlaku,” terangnya.

Kepala Bidang Penaatan dan Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup DLHK Sidoarjo Luh Yuni Areni mengaku juga sudah menerima laporan tersebut. “Kita verifikasi lapangan. Mengambil sampel air dan menelitinya di laboratorium lingkungan,” tegasnya. (rpp/nis)

Most Read

Berita Terbaru


/