alexametrics
28 C
Sidoarjo
Tuesday, 24 May 2022

Bunga Berguguran, Petugas Kebersihan Kerja Ekstra

SIDOARJO – Guguran bunga berwarna kuning bisa dijumpai di kawasan di alun-alun dan sekitar Jalan Ponti. Bunga-bunga yang berjatuhan tersebut berasal dari pohon angsana atau yang akrab disebut sonokembang. Petugas kebersihan harus bekerja ekstra menyapu jalanan karena sangat banyak bunga yang gugur.

Seperti Samsul Anam. Petugas kebersihan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Sidoarjo ini, dalam satu lajur jalan yang dibersihkan bisa mengumpulkan tiga karung bunga sonokembang yang gugur. Anam harus membersihkan dua lajur di Jalan Cokronegoro, Kelurahan Magersari. “Memang tidak bisa bersih karena masih gugur. Yang penting tidak menumpuk,” ujar Anam yang bertugas di shift dua ini.

Belum lagi dari petugas kebersihan yang bekerja di shift satu di pagi hari dan shift tiga di malam hari. Paling tidak dalam sehari bisa mengumpulkan 10 karung guguran bunga sonokembang ini.

Apalagi guguran bunga semakin banyak disaat angin berhembus kencang. Setidaknya guguran bunga yang memenuhi jalan ini, sudah berlangsung dua hari belakangan.

Kepala Bidang Pertamanan dan PJU DLHK Sidoarjo Rochjadi Hafiluddin, mengatakan guguran bunga sonokembang ini menandakan peralihan musi, dari kemarau menuju penghujan. Paling lama terjadi sepekan.

Roy, sapaan akrab Rochjadi, menjelaskan tim kebersihan selalu bersiaga dan bergiliran membersihkan jalanan yang terdapat pohon angsana ini. “Supaya pengendara tetap nyaman. Jalanan terlihat bersih,” pungkasnya. (rpp/opi)

SIDOARJO – Guguran bunga berwarna kuning bisa dijumpai di kawasan di alun-alun dan sekitar Jalan Ponti. Bunga-bunga yang berjatuhan tersebut berasal dari pohon angsana atau yang akrab disebut sonokembang. Petugas kebersihan harus bekerja ekstra menyapu jalanan karena sangat banyak bunga yang gugur.

Seperti Samsul Anam. Petugas kebersihan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Sidoarjo ini, dalam satu lajur jalan yang dibersihkan bisa mengumpulkan tiga karung bunga sonokembang yang gugur. Anam harus membersihkan dua lajur di Jalan Cokronegoro, Kelurahan Magersari. “Memang tidak bisa bersih karena masih gugur. Yang penting tidak menumpuk,” ujar Anam yang bertugas di shift dua ini.

Belum lagi dari petugas kebersihan yang bekerja di shift satu di pagi hari dan shift tiga di malam hari. Paling tidak dalam sehari bisa mengumpulkan 10 karung guguran bunga sonokembang ini.

Apalagi guguran bunga semakin banyak disaat angin berhembus kencang. Setidaknya guguran bunga yang memenuhi jalan ini, sudah berlangsung dua hari belakangan.

Kepala Bidang Pertamanan dan PJU DLHK Sidoarjo Rochjadi Hafiluddin, mengatakan guguran bunga sonokembang ini menandakan peralihan musi, dari kemarau menuju penghujan. Paling lama terjadi sepekan.

Roy, sapaan akrab Rochjadi, menjelaskan tim kebersihan selalu bersiaga dan bergiliran membersihkan jalanan yang terdapat pohon angsana ini. “Supaya pengendara tetap nyaman. Jalanan terlihat bersih,” pungkasnya. (rpp/opi)

Most Read

Berita Terbaru


/