alexametrics
27 C
Sidoarjo
Tuesday, 24 May 2022

Siapkan Insentif untuk Pembina KB

SIDOARJO – Komisi D DPRD Sidoarjo ikut memberikan perhatian terhadap nasib Pembantu Pembina Keluarga Berencana Desa (PPKBD) di Sidoarjo. Caranya dengan usulan insentif bagi PPKBD dan sub PPKBD.

PPKBD merupakan fasilitator program Keluarga Bencana (KB) di tingkat desa atau kelurahan. Mereka berperan penting dalam keberlangsungan keluarga sehat.

Ketua Komisi D DPRD Sidoarjo Dhamroni Chudlori mengungkapkan, ada anggaran insentif dalam Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) 2021 yang disiapkan untuk PPKBD dan subnya. “Totalnya sekitar Rp 4,4 miliar,” katanya, kemarin (16/9).

Damroni menguraikan, sedikitnya ada sekitar 4 ribu kader PPKBD dan subnya. Insentif itu juga akan didistribusikan berdasarkan kapasitas dan beban kerja masing-masing.

KB menjadi garda utama dalam mengendalikan pertumbuhan penduduk. Termasuk menciptakan kondisi keluarga yang sehat.

Tidak semua masyarakat memahami pentingnya KB. Karena itu para kader itu juga dibutuhkan untuk terus terjun ke masyarakat.

Harapannya, masyarakat Sidoarjo bisa sehat dalam kondisi pandemi seperti ini. Karena itu perlu dibangun dari lini terkecil, yakni keluarga. (son/nis)

SIDOARJO – Komisi D DPRD Sidoarjo ikut memberikan perhatian terhadap nasib Pembantu Pembina Keluarga Berencana Desa (PPKBD) di Sidoarjo. Caranya dengan usulan insentif bagi PPKBD dan sub PPKBD.

PPKBD merupakan fasilitator program Keluarga Bencana (KB) di tingkat desa atau kelurahan. Mereka berperan penting dalam keberlangsungan keluarga sehat.

Ketua Komisi D DPRD Sidoarjo Dhamroni Chudlori mengungkapkan, ada anggaran insentif dalam Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) 2021 yang disiapkan untuk PPKBD dan subnya. “Totalnya sekitar Rp 4,4 miliar,” katanya, kemarin (16/9).

Damroni menguraikan, sedikitnya ada sekitar 4 ribu kader PPKBD dan subnya. Insentif itu juga akan didistribusikan berdasarkan kapasitas dan beban kerja masing-masing.

KB menjadi garda utama dalam mengendalikan pertumbuhan penduduk. Termasuk menciptakan kondisi keluarga yang sehat.

Tidak semua masyarakat memahami pentingnya KB. Karena itu para kader itu juga dibutuhkan untuk terus terjun ke masyarakat.

Harapannya, masyarakat Sidoarjo bisa sehat dalam kondisi pandemi seperti ini. Karena itu perlu dibangun dari lini terkecil, yakni keluarga. (son/nis)

Most Read

Berita Terbaru


/