alexametrics
28 C
Sidoarjo
Saturday, 28 May 2022

Kadisnaker: Jumlah Laporan ke Posko THR Alami Lonjakan 

SIDOARJO – Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Sidoarjo menerima lonjakan aduan masalah Tunjangan Hari Raya (THR) melalui posko THR yang mereka sediakan.

Kepala Disnaker Sidoarjo Fenny Apridawati mengatakan, di pekan awal Ramadan, posko THR masih melayani satu layanan konsultasi. Saat itu belum ada aduan dan hanya konsultasi saja.

“Hal yang dikonsultasikan terkait cara pembayarannya seperti apa, pekerja dapat THR berapa,” katanya, Minggu (16/4).

Namun, laporan langsung melonjak jelang akhir pekan ini. Atau memasuki pekan kedua Ramadan, tercatat sudah 13 orang memanfaatkan layanan konsultasi THR di sana.

Yang mengagetkan, posko THR Disnaker Sidoarjo juga menerima pengaduan tertulis.

“Ada dua surat masuk. Mereka melapor secara kolektif. Dengan jumlah 487 orang,” jelasnya.

Tidak hanya itu, posko THR juga mencatat laporan tiga kasus perselisihan hubungan industrial yang melibatkan 64 orang. Rata-rata mengadukan permasalahan penghitungan THR yang diberikan perusahaan kepada pekerja.

“Selain itu juga ada pengaduan masalah teknis andai kata belum dibayarkan,” jabarnya.

Sebagai tindak lanjut, kata dia, pihaknya akan melanjutkan penanganan masalah pengaduan tersebut sebagaimana dengan ketentuan dan juga kewenangan yang ada.

Dia menegaskan, untuk konsultasi dan laporan pengaduan dilayani semaksimal mungkin dengan berpedoman pada ketentuan yang ada. Semuanya dilaporkan pula ke Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

“Kalau pengaduan yang didaftarkan pencatatan perselisihannya, ditindaklanjuti proses perselisihan hubungan industrial,” ucap mantan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan itu.

Fenny menjelaskan, yang bisa dilakukan Disnaker saat ini hanya mendorong perusahaan untuk segera melapor terkait THR.

“Kalau memastikan ini pembagian THR dengan perusahaan sekian ribu di Sidoarjo, pastinya tidak mungkin bisa semuanya dapat. Tetapi setidaknya kami memohon kepada perusahaan untuk segera melaporkan kepada Disnaker Sidoarjo terkait THR yang diberikan kepada karyawannya,” jelas Fenny. (rpp/vga)

 

SIDOARJO – Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Sidoarjo menerima lonjakan aduan masalah Tunjangan Hari Raya (THR) melalui posko THR yang mereka sediakan.

Kepala Disnaker Sidoarjo Fenny Apridawati mengatakan, di pekan awal Ramadan, posko THR masih melayani satu layanan konsultasi. Saat itu belum ada aduan dan hanya konsultasi saja.

“Hal yang dikonsultasikan terkait cara pembayarannya seperti apa, pekerja dapat THR berapa,” katanya, Minggu (16/4).

Namun, laporan langsung melonjak jelang akhir pekan ini. Atau memasuki pekan kedua Ramadan, tercatat sudah 13 orang memanfaatkan layanan konsultasi THR di sana.

Yang mengagetkan, posko THR Disnaker Sidoarjo juga menerima pengaduan tertulis.

“Ada dua surat masuk. Mereka melapor secara kolektif. Dengan jumlah 487 orang,” jelasnya.

Tidak hanya itu, posko THR juga mencatat laporan tiga kasus perselisihan hubungan industrial yang melibatkan 64 orang. Rata-rata mengadukan permasalahan penghitungan THR yang diberikan perusahaan kepada pekerja.

“Selain itu juga ada pengaduan masalah teknis andai kata belum dibayarkan,” jabarnya.

Sebagai tindak lanjut, kata dia, pihaknya akan melanjutkan penanganan masalah pengaduan tersebut sebagaimana dengan ketentuan dan juga kewenangan yang ada.

Dia menegaskan, untuk konsultasi dan laporan pengaduan dilayani semaksimal mungkin dengan berpedoman pada ketentuan yang ada. Semuanya dilaporkan pula ke Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

“Kalau pengaduan yang didaftarkan pencatatan perselisihannya, ditindaklanjuti proses perselisihan hubungan industrial,” ucap mantan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan itu.

Fenny menjelaskan, yang bisa dilakukan Disnaker saat ini hanya mendorong perusahaan untuk segera melapor terkait THR.

“Kalau memastikan ini pembagian THR dengan perusahaan sekian ribu di Sidoarjo, pastinya tidak mungkin bisa semuanya dapat. Tetapi setidaknya kami memohon kepada perusahaan untuk segera melaporkan kepada Disnaker Sidoarjo terkait THR yang diberikan kepada karyawannya,” jelas Fenny. (rpp/vga)

 

Most Read

Berita Terbaru


/