alexametrics
31 C
Sidoarjo
Tuesday, 24 May 2022

Pasar Tradisional di Sidoarjo Segera Naik Kelas

SIDOARJO – Kenyamanan berbelanja di pasar tradisional bakal ditingkatkan. Pemerintah Kabupaten Sidoarjo berupaya menyingkirkan kesan kumuh hingga menambah sarana prasarana, sehingga bisa menyamai kenyamanan saat berbelanja ke pasar modern.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sidoarjo, Tjarda mengatakan, pasar tradisional yang ada di Kabupaten Sidoarjo merupakan pasar yang tumbuh dan berkembang kurang lebih 20 tahun yang lalu. Karena usianya sudah lama, untuk saat ini dibutuhkan perbaikan dari segi sarana dan prasarana.

Untuk menyingkirkan kesan kumuh dan kotor pada pasar tradisional apalagi pada masa sekarang ini sudah banyak persaingan dengan pasar-pasar modern.

“Pasar tradisional perlu penataan. Karena pasar tradisional merupakan jujugan semua masyarakat, untuk itu dengan merevitalisasi pasar dan juga pedagangnya diharapkan akan memberikan pelayanan yang maksimal bagi masyarakat,” jelasnya.

Sementara itu Wakil Bupati Sidoarjo Subandi menegaskan upaya menaik kelaskan pasar tradisional dibutuhkan sinergitas pedagang dan pengelola pasar.

Kemudian pola pikir pedagang perlu diubah dengan menumbuhkan rasa ikut memiliki pasar sehingga timbul niat untuk merawat pasar bersama dan meninggalkan pemikiran bahwa pasar hanya dimanfaatkan untuk berjualan saja.

“Sehingga konsumen atau pembeli percaya dan selanjutnya mampu memberi kepercayaan kepada masyarakat umum tidak lagi memandang pasar dengan kesan pasar yang jelek, jorok dan becek, mari kita up,” tegasnya.

Selain itu pria yang akrab disapa Abah Subandi juga menambahkan melihat 19 pasar rakyat yang masih dikelola oleh Pemerintah Daerah ini dengan jumlah pedagang mencapai 14.802 pedagang ini, maka dengan alokasi anggaran pembinaan kepada para pedagang pasar bisa memberikan gairah dalam kondisi pandemi Covid-19 untuk terus berpacu dalam peningkatan ekonomi masyarakat.

“Ke depan akan lebih baik dalam memanfaatkan obyek pasar dalam berdagang dengan memanfaatkan fasilitas pasar. Pasar tradisional bisa meningkatkan perekonomian masyarakat,” jabarnya. (rpp/opi)

SIDOARJO – Kenyamanan berbelanja di pasar tradisional bakal ditingkatkan. Pemerintah Kabupaten Sidoarjo berupaya menyingkirkan kesan kumuh hingga menambah sarana prasarana, sehingga bisa menyamai kenyamanan saat berbelanja ke pasar modern.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sidoarjo, Tjarda mengatakan, pasar tradisional yang ada di Kabupaten Sidoarjo merupakan pasar yang tumbuh dan berkembang kurang lebih 20 tahun yang lalu. Karena usianya sudah lama, untuk saat ini dibutuhkan perbaikan dari segi sarana dan prasarana.

Untuk menyingkirkan kesan kumuh dan kotor pada pasar tradisional apalagi pada masa sekarang ini sudah banyak persaingan dengan pasar-pasar modern.

“Pasar tradisional perlu penataan. Karena pasar tradisional merupakan jujugan semua masyarakat, untuk itu dengan merevitalisasi pasar dan juga pedagangnya diharapkan akan memberikan pelayanan yang maksimal bagi masyarakat,” jelasnya.

Sementara itu Wakil Bupati Sidoarjo Subandi menegaskan upaya menaik kelaskan pasar tradisional dibutuhkan sinergitas pedagang dan pengelola pasar.

Kemudian pola pikir pedagang perlu diubah dengan menumbuhkan rasa ikut memiliki pasar sehingga timbul niat untuk merawat pasar bersama dan meninggalkan pemikiran bahwa pasar hanya dimanfaatkan untuk berjualan saja.

“Sehingga konsumen atau pembeli percaya dan selanjutnya mampu memberi kepercayaan kepada masyarakat umum tidak lagi memandang pasar dengan kesan pasar yang jelek, jorok dan becek, mari kita up,” tegasnya.

Selain itu pria yang akrab disapa Abah Subandi juga menambahkan melihat 19 pasar rakyat yang masih dikelola oleh Pemerintah Daerah ini dengan jumlah pedagang mencapai 14.802 pedagang ini, maka dengan alokasi anggaran pembinaan kepada para pedagang pasar bisa memberikan gairah dalam kondisi pandemi Covid-19 untuk terus berpacu dalam peningkatan ekonomi masyarakat.

“Ke depan akan lebih baik dalam memanfaatkan obyek pasar dalam berdagang dengan memanfaatkan fasilitas pasar. Pasar tradisional bisa meningkatkan perekonomian masyarakat,” jabarnya. (rpp/opi)

Most Read

Berita Terbaru


/