alexametrics
29 C
Sidoarjo
Friday, 20 May 2022

Lambat Tangani Jalan Rusak, Setuju Pencopotan Plt Kadis PUBMSDA

SIDOARJO – Penjabat (Pj) Bupati Sidoarjo Hudiyono mengancam untuk mencopot Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Bina Marga dan Sumber Daya Air (PUBMSDA). Alasannya karena lambat dalam mengatasi jalan rusak di Sidoarjo. Langkah itu mendapat respons positif dari Komisi C DPRD Sidoarjo.

Hal itu diungkapkan anggota Komisi C DPRD Sidoarjo, Nurhendriyati Ningsih. “Sangat setuju bila dinganti,” kata politikus Nasdem itu.

Perempuan yang juga Ketua DPD Nasdem Sidoarjo itu menguraikan jika dukungan pencopotan itu bukan tanpa alasan. Komisi C juga telah berulang kali memantau dan mengevaluasi kinerja dinas yang banyak fokus di bidang pembangunan itu.

Banyak masukan dan keluhan masyarakat yang masuk. Komisi C juga telah banyak menyarankan untuk perbaikan. Sayangnya, kinerja dari dinas terkait masih lamban.”Harus diisi SDM yang berkualitas. Mereka pemegang kebijakan dan eksekutor,” katanya.

Keluhan yang kerap masuk terkait dinas itu di antaranya masalah jalan rusak, lalu masalah sungai yang dangkal, hingga jalan berlubang yang tak kunjung diperbaiki.

Masyarakat yang geram juga banyak melakukan aksi. Diantaranya dengan menanami pohon pisang jalan berlubang yang lamban dibenahi.

Warga khawatir ada jatuh korban. Karena jalan berlubang juga membahayakan pengendara. Terutama pemotor yang melintas. Di Jalan raya Wedi, Gedangan misalnya. Sampai ada truk yang terperosok ke sungai lantaran jalan berlubang. (son/opi)

SIDOARJO – Penjabat (Pj) Bupati Sidoarjo Hudiyono mengancam untuk mencopot Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Bina Marga dan Sumber Daya Air (PUBMSDA). Alasannya karena lambat dalam mengatasi jalan rusak di Sidoarjo. Langkah itu mendapat respons positif dari Komisi C DPRD Sidoarjo.

Hal itu diungkapkan anggota Komisi C DPRD Sidoarjo, Nurhendriyati Ningsih. “Sangat setuju bila dinganti,” kata politikus Nasdem itu.

Perempuan yang juga Ketua DPD Nasdem Sidoarjo itu menguraikan jika dukungan pencopotan itu bukan tanpa alasan. Komisi C juga telah berulang kali memantau dan mengevaluasi kinerja dinas yang banyak fokus di bidang pembangunan itu.

Banyak masukan dan keluhan masyarakat yang masuk. Komisi C juga telah banyak menyarankan untuk perbaikan. Sayangnya, kinerja dari dinas terkait masih lamban.”Harus diisi SDM yang berkualitas. Mereka pemegang kebijakan dan eksekutor,” katanya.

Keluhan yang kerap masuk terkait dinas itu di antaranya masalah jalan rusak, lalu masalah sungai yang dangkal, hingga jalan berlubang yang tak kunjung diperbaiki.

Masyarakat yang geram juga banyak melakukan aksi. Diantaranya dengan menanami pohon pisang jalan berlubang yang lamban dibenahi.

Warga khawatir ada jatuh korban. Karena jalan berlubang juga membahayakan pengendara. Terutama pemotor yang melintas. Di Jalan raya Wedi, Gedangan misalnya. Sampai ada truk yang terperosok ke sungai lantaran jalan berlubang. (son/opi)

Most Read

Berita Terbaru


/