alexametrics
26.7 C
Sidoarjo
Wednesday, 25 May 2022

Selama 2021, 23 Anak Diadopsi Calon Orang Tua Angkat

SIDOARJO – Sebanyak 12 calon anak angkat diserahkan oleh UPT Perlindungan dan Pelayanan Sosial Asuhan Balita (PPSAB) Sidoarjo kepada Calon Orang Tua Angkat (COTA), Kamis (16/12). Sebelumnya, penyerahan tersebut juga sudah dilakukan untuk 11 anak. Jika ditotal, penyerahan tahun ini ada 23 anak angkat.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala UPT PSAB Sidoarjo Lestari Indriyarni mengatakan, pelepasan calon anak angkat kepada COTA merupakan angkatan ke 25. Berdasar catatan mulai 2010 sampai 2021, total 348 anak angkat yang dilepas. Sampai saat ini, masih ada 36 anak di PPSAB yang belum diadopsi. Rencananya, proses penyerahan akan dilakukan tahun depan.

“Saya harap anak angkat yang kini sudah punya keluarga akan lebih baik dan sejahtera,” katanya, Kamis (16/12).

Menurut Lestari, tempat terbaik bagi para anak terlantar adalah keluarga. Apabila mereka di UPT PPSAB terlalu lama, perkembangan anak bisa kurang bagus karena butuh sosok ayah dan ibu.

“Sangat bersyukur jika ada pasangan suami istri mengadopsi mereka untuk menjadi orang tua angkat,” terangnya.

Dia menjelaskan, sebelum penyerahan, COTA diberikan pembekalan seperti bagaimana merawat, melindungi, dan memperlakukan anak dengan baik. Selain itu, mereka juga sudah diseleksi sebelumnya.

“Enam bulan kemudian dari waktu penyerahan ini mereka akan kami kunjungi, dipantau dan ada evaluasi,” katanya.

Setelah evaluasi selama enam bulan, lanjut dia, Tim Pertimbangan Perizinan Pengangkatan Anak Baru akan menentukan anak layak diadopsi atau tidak.

“Baru setelah itu nanti ditetapkan di pengadilan,” imbuhnya.

Salah satu COTA, Wredha Pranawidagdo mengaku tidak mudah memutuskan untuk mengadopsi anak angkat. Dia sampai butuh waktu tujuh tahun hingga akhirnya memutuskan untuk mengadopsi anak.

“Momentum mengadopsi itu tidak dimiliki semua orang, karena semua orang belum tentu punya komitmen,” katanya. (rpp/vga)

SIDOARJO – Sebanyak 12 calon anak angkat diserahkan oleh UPT Perlindungan dan Pelayanan Sosial Asuhan Balita (PPSAB) Sidoarjo kepada Calon Orang Tua Angkat (COTA), Kamis (16/12). Sebelumnya, penyerahan tersebut juga sudah dilakukan untuk 11 anak. Jika ditotal, penyerahan tahun ini ada 23 anak angkat.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala UPT PSAB Sidoarjo Lestari Indriyarni mengatakan, pelepasan calon anak angkat kepada COTA merupakan angkatan ke 25. Berdasar catatan mulai 2010 sampai 2021, total 348 anak angkat yang dilepas. Sampai saat ini, masih ada 36 anak di PPSAB yang belum diadopsi. Rencananya, proses penyerahan akan dilakukan tahun depan.

“Saya harap anak angkat yang kini sudah punya keluarga akan lebih baik dan sejahtera,” katanya, Kamis (16/12).

Menurut Lestari, tempat terbaik bagi para anak terlantar adalah keluarga. Apabila mereka di UPT PPSAB terlalu lama, perkembangan anak bisa kurang bagus karena butuh sosok ayah dan ibu.

“Sangat bersyukur jika ada pasangan suami istri mengadopsi mereka untuk menjadi orang tua angkat,” terangnya.

Dia menjelaskan, sebelum penyerahan, COTA diberikan pembekalan seperti bagaimana merawat, melindungi, dan memperlakukan anak dengan baik. Selain itu, mereka juga sudah diseleksi sebelumnya.

“Enam bulan kemudian dari waktu penyerahan ini mereka akan kami kunjungi, dipantau dan ada evaluasi,” katanya.

Setelah evaluasi selama enam bulan, lanjut dia, Tim Pertimbangan Perizinan Pengangkatan Anak Baru akan menentukan anak layak diadopsi atau tidak.

“Baru setelah itu nanti ditetapkan di pengadilan,” imbuhnya.

Salah satu COTA, Wredha Pranawidagdo mengaku tidak mudah memutuskan untuk mengadopsi anak angkat. Dia sampai butuh waktu tujuh tahun hingga akhirnya memutuskan untuk mengadopsi anak.

“Momentum mengadopsi itu tidak dimiliki semua orang, karena semua orang belum tentu punya komitmen,” katanya. (rpp/vga)

Most Read

Berita Terbaru


/