alexametrics
32 C
Sidoarjo
Monday, 23 May 2022

Muhdlor Kejar Target Penyelesaian 25 Ruas Jalan pada Akhir 2021

SIDOARJO – Ada 25 titik ruas jalan yang saat ini sedang gencar dikebut pengerjaannya. Dimana ruas titik tersebut sering dikeluhkan masyarakat karena rusak berat. Pemerintah Kabupaten Sidoarjo menarget semuanya selesai akhir tahun 2021.

”Jalan selama ini jadi salah satu keluhan utama masyarakat. Kita sudah ada risetnya. Kita bekerja berdasarkan riset dan data itu. Sekarang sedang kita kebut 25 ruas jalan, target selesai akhir 2021,” ujar Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali, Selasa (16/11).

Sebanyak 25 ruas jalan tersebut di antaranya ruas Jalan Banjarasri-Sentul, Kecamatan Tanggulangin, Jalan Banjarasri dari KUD Mina Dwisamudra ke timur-Banjarasri, Tanggulangin, Jalan Ngaban-Kedung Banteng, Tanggulangin, Jalan RT 4 dan 8 Desa Tambak Oso, Kecamatan Waru, Jalan Desa Tambak Sumur, Waru, dan Jalan Sepanjang Jalan Mangga-Gadung Desa Wage, Kecamatan Taman.

Selain itu, ada Jalan Ganting-Wage, Kecamatan Taman, Jalan Wonoplintahan-Kedungcangkring Kecamatan Prambon, jalan dan jembatan Frontage Road Waru-Buduran, Jalan Aryo Bebangah (Desa Bangah) Kecamatan Gedangan, Jalan Desa Semambung- Kecamatan Gedangan, Jalan Ahmad Yani depan Balai Desa Medaeng, Waru, Jalan Mandala Desa Semambung, Kecamatan Gedangan, Jalan Desa Tebel-Kragan Gedangan, Jalan Taruna Desa Wage, Kecamatan Gedangan, dan Jalan Pilang-Sawocangkring, Kecamatan Wonoayu.

Ada pula betonisasi di Jalan Krembung Kepadangan, Jalan Tenggulunan-Sugihwaras, Kecamatan Candi, Jalan Dusun Suko Legok Kecamatan Sukodono, Jalan Jeruk-Jalan Mangga Desa Wage, Kecamatan Taman, Jalan Gedangan-Betro, dan Jalan Kebonagung-Sukodono.

Sementara itu, sebelum akhir tahun setidaknya sudah ada tiga ruas jalan yang dituntaskan. Yakni ruas Jalan Betro-Damarsi, Jalan Kebonagung-Kemasan serta ruas Jalan Desa Buncitan-Kalanganyar.

Bupati Muhdlor mengimbau masyarakat yang melewati ruas jalan yang sedang dibangun untuk berhati-hati karena arus akan dialihkan ke ruas jalan yang lain. Sehingga warga bisa menghindari dulu beberapa ruas jalan yang sedang dibangun.

”Minta maaf bapak dan ibu. Kita memang sedang kejar penyelesaian infrastruktur jalan yang selama ini memang menjadi keluhan warga. Sabar. Kita kawal betul pengerjaan tepat waktu dengan kualitas tetap dengan standar dengan baik,” jelasnya.

Upaya Pemkab Sidoarjo memperbaiki infrastruktur jalan mendapat respons positif dari warga. Salah seorang warga Desa Gamping, Kecamatan Krian, Nur Hidayah (25), mengaku sejak Jalan Becirongengor selesai dibeton, mobilitasnya menjadi lebih mudah karena kondisi jalan sudah mulus alias tidak lagi berlubang.

Nur merupakan karyawan swasta yang sehari-hari berangkat pagi dari rumahnya menuju Sidoarjo Kota. Dia merasakan manfaat betonisasi jalan. “Sekarang kalau berangkat kerja lewat Jalan Becirongengor sudah tidak khawatir lagi. Kalau dulu banyak lubang apalagi saat musim hujan seperti ini tidak sedikit pengendara roda dua yang terpeleset,” ujar Nur. (rpp/vga)

 

SIDOARJO – Ada 25 titik ruas jalan yang saat ini sedang gencar dikebut pengerjaannya. Dimana ruas titik tersebut sering dikeluhkan masyarakat karena rusak berat. Pemerintah Kabupaten Sidoarjo menarget semuanya selesai akhir tahun 2021.

”Jalan selama ini jadi salah satu keluhan utama masyarakat. Kita sudah ada risetnya. Kita bekerja berdasarkan riset dan data itu. Sekarang sedang kita kebut 25 ruas jalan, target selesai akhir 2021,” ujar Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali, Selasa (16/11).

Sebanyak 25 ruas jalan tersebut di antaranya ruas Jalan Banjarasri-Sentul, Kecamatan Tanggulangin, Jalan Banjarasri dari KUD Mina Dwisamudra ke timur-Banjarasri, Tanggulangin, Jalan Ngaban-Kedung Banteng, Tanggulangin, Jalan RT 4 dan 8 Desa Tambak Oso, Kecamatan Waru, Jalan Desa Tambak Sumur, Waru, dan Jalan Sepanjang Jalan Mangga-Gadung Desa Wage, Kecamatan Taman.

Selain itu, ada Jalan Ganting-Wage, Kecamatan Taman, Jalan Wonoplintahan-Kedungcangkring Kecamatan Prambon, jalan dan jembatan Frontage Road Waru-Buduran, Jalan Aryo Bebangah (Desa Bangah) Kecamatan Gedangan, Jalan Desa Semambung- Kecamatan Gedangan, Jalan Ahmad Yani depan Balai Desa Medaeng, Waru, Jalan Mandala Desa Semambung, Kecamatan Gedangan, Jalan Desa Tebel-Kragan Gedangan, Jalan Taruna Desa Wage, Kecamatan Gedangan, dan Jalan Pilang-Sawocangkring, Kecamatan Wonoayu.

Ada pula betonisasi di Jalan Krembung Kepadangan, Jalan Tenggulunan-Sugihwaras, Kecamatan Candi, Jalan Dusun Suko Legok Kecamatan Sukodono, Jalan Jeruk-Jalan Mangga Desa Wage, Kecamatan Taman, Jalan Gedangan-Betro, dan Jalan Kebonagung-Sukodono.

Sementara itu, sebelum akhir tahun setidaknya sudah ada tiga ruas jalan yang dituntaskan. Yakni ruas Jalan Betro-Damarsi, Jalan Kebonagung-Kemasan serta ruas Jalan Desa Buncitan-Kalanganyar.

Bupati Muhdlor mengimbau masyarakat yang melewati ruas jalan yang sedang dibangun untuk berhati-hati karena arus akan dialihkan ke ruas jalan yang lain. Sehingga warga bisa menghindari dulu beberapa ruas jalan yang sedang dibangun.

”Minta maaf bapak dan ibu. Kita memang sedang kejar penyelesaian infrastruktur jalan yang selama ini memang menjadi keluhan warga. Sabar. Kita kawal betul pengerjaan tepat waktu dengan kualitas tetap dengan standar dengan baik,” jelasnya.

Upaya Pemkab Sidoarjo memperbaiki infrastruktur jalan mendapat respons positif dari warga. Salah seorang warga Desa Gamping, Kecamatan Krian, Nur Hidayah (25), mengaku sejak Jalan Becirongengor selesai dibeton, mobilitasnya menjadi lebih mudah karena kondisi jalan sudah mulus alias tidak lagi berlubang.

Nur merupakan karyawan swasta yang sehari-hari berangkat pagi dari rumahnya menuju Sidoarjo Kota. Dia merasakan manfaat betonisasi jalan. “Sekarang kalau berangkat kerja lewat Jalan Becirongengor sudah tidak khawatir lagi. Kalau dulu banyak lubang apalagi saat musim hujan seperti ini tidak sedikit pengendara roda dua yang terpeleset,” ujar Nur. (rpp/vga)

 

Most Read

Berita Terbaru


/