alexametrics
27 C
Sidoarjo
Friday, 22 October 2021

Tingkatkan 7 Rumah Pompa, Siapkan Rp 1,72 Miliar

SIDOARJO – Pemkab Sidoarjo tengah ancang-ancang menghadapi musim hujan. Salah satunya dengan rencana meningkatkan pompa dan rumah pompa.

Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Bina Marga, dan Sumber Daya Air (PUBMSDA) Sigit Setyawan mengungkapkan, sedikitnya ada anggaran Rp 1,72 miliar yang diusulkan dalam Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) 2021. “Ada tujuh titik untuk peningkatan pompa atau rumah pompa,” katanya, kemarin (15/9).

Sigit menguraikan, tujuh titik pompa atau rumah pompa yang dimaksud tersebar di beberapa wilayah. Yakni  pompa di Sidoakare, depan Klenteng Sidoarjo, Karanggayam, Gang Kelinci, Bringinbendo, Perumahan Griya Mapan Sentosa, dan Tambaksawah.

Dengan peningkatan tersebut diharapkan pompa bisa bekerja lebih maksimal. Sehingga ketika hujan, air bisa terkendali tanpa menggenangi pemukiman warga.

Pengalaman tahun sebelumnya, titik – titik genangan air memang masih dijumpai ketika musim hujan. Misalnya di Tropodo, Krian, hingga jalan di depan Lippo Mall.

Tentunya banjir atau genangan air dapat menggangu aktifitas warga. Apalagi sampai masuk ke dalam rumah. Warga membutuhkan tempat mengungsi. Di samping itu, perabotan warga juga rawan rusak.

Selain mengoptimalkan perbaikan pompa, Pemkab juga tengah mengupayakan pembangunan Dam dan pintu air. Khususnya di wilayah rawan banjir seperti Desa Kedungbanteng, Tanggulangin. (son/nis)


SIDOARJO – Pemkab Sidoarjo tengah ancang-ancang menghadapi musim hujan. Salah satunya dengan rencana meningkatkan pompa dan rumah pompa.

Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Bina Marga, dan Sumber Daya Air (PUBMSDA) Sigit Setyawan mengungkapkan, sedikitnya ada anggaran Rp 1,72 miliar yang diusulkan dalam Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) 2021. “Ada tujuh titik untuk peningkatan pompa atau rumah pompa,” katanya, kemarin (15/9).

Sigit menguraikan, tujuh titik pompa atau rumah pompa yang dimaksud tersebar di beberapa wilayah. Yakni  pompa di Sidoakare, depan Klenteng Sidoarjo, Karanggayam, Gang Kelinci, Bringinbendo, Perumahan Griya Mapan Sentosa, dan Tambaksawah.

Dengan peningkatan tersebut diharapkan pompa bisa bekerja lebih maksimal. Sehingga ketika hujan, air bisa terkendali tanpa menggenangi pemukiman warga.

Pengalaman tahun sebelumnya, titik – titik genangan air memang masih dijumpai ketika musim hujan. Misalnya di Tropodo, Krian, hingga jalan di depan Lippo Mall.

Tentunya banjir atau genangan air dapat menggangu aktifitas warga. Apalagi sampai masuk ke dalam rumah. Warga membutuhkan tempat mengungsi. Di samping itu, perabotan warga juga rawan rusak.

Selain mengoptimalkan perbaikan pompa, Pemkab juga tengah mengupayakan pembangunan Dam dan pintu air. Khususnya di wilayah rawan banjir seperti Desa Kedungbanteng, Tanggulangin. (son/nis)


Most Read

Berita Terbaru