alexametrics
31 C
Sidoarjo
Friday, 27 May 2022

Komisi D Minta Puskesmas Barengkrajan Segera Diperbaiki

SIDOARJO – Komisi D mendorong agar perbaikan Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Barengkrajan, Krian segera dilakukan. Mengingat ornamen depan puskesmas itu ambruk selepas diterjang angin kencang, Senin (12/4) sore.

Selasa (13/4), rombongan Komisi D juga menyempatkan diri untuk sidak ke lokasi. Ketua Komisi D DPRD Sidoarjo, Dhamroni Chudlori menceritakan, kerusakan bangunan hanya terjadi di bagian depan puskesmas. Sementara pada bagian dalam puskesmas tidak ada kerusakan.

Sehingga pelayanan masih bisa berjalan normal. “Mungkin karena konstruksinya kurang bagus, saya lihat rumah warga sekitar juga tidak ada yang rusak,” katanya.

Anggota Komisi D DPRD Sidoarjo, Bangun Winarso menambahkan, kerusakan akibat angin kencang itu semestinya juga perlu cepat diperbaiki agar pelayanan puskesmas bisa maksimal. Teknisnya, perbaikan bisa menggunakan anggaran operasional puskesmas ataupun anggaran dari Dinas Kesehatan. “Kalau menggunakan mekanisme BTT(Belanja Tak Terduga.red), tentu terlalu lama,” urainya.

Politikus asal Krian itu menambahkan, selain perbaikan kerusakan ornamen, pihak Puskesmas juga diminta untuk menata ulang halaman. Karena kondisi parkir salah satu fasilitas kesehatan itu masih kurang.

Ditambah lagi, ada mobil ambulance bekas dan bilik desinfectan yang tak terpakai masih tergeletak di halaman. Itu semakin mempersempit ruang parkir dan pelayanan. “Pihak puskesmas bisa aktif berkoordinasi dengan Pemdes soal parkirnya,” sambung Bangun. (son/opi)

SIDOARJO – Komisi D mendorong agar perbaikan Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Barengkrajan, Krian segera dilakukan. Mengingat ornamen depan puskesmas itu ambruk selepas diterjang angin kencang, Senin (12/4) sore.

Selasa (13/4), rombongan Komisi D juga menyempatkan diri untuk sidak ke lokasi. Ketua Komisi D DPRD Sidoarjo, Dhamroni Chudlori menceritakan, kerusakan bangunan hanya terjadi di bagian depan puskesmas. Sementara pada bagian dalam puskesmas tidak ada kerusakan.

Sehingga pelayanan masih bisa berjalan normal. “Mungkin karena konstruksinya kurang bagus, saya lihat rumah warga sekitar juga tidak ada yang rusak,” katanya.

Anggota Komisi D DPRD Sidoarjo, Bangun Winarso menambahkan, kerusakan akibat angin kencang itu semestinya juga perlu cepat diperbaiki agar pelayanan puskesmas bisa maksimal. Teknisnya, perbaikan bisa menggunakan anggaran operasional puskesmas ataupun anggaran dari Dinas Kesehatan. “Kalau menggunakan mekanisme BTT(Belanja Tak Terduga.red), tentu terlalu lama,” urainya.

Politikus asal Krian itu menambahkan, selain perbaikan kerusakan ornamen, pihak Puskesmas juga diminta untuk menata ulang halaman. Karena kondisi parkir salah satu fasilitas kesehatan itu masih kurang.

Ditambah lagi, ada mobil ambulance bekas dan bilik desinfectan yang tak terpakai masih tergeletak di halaman. Itu semakin mempersempit ruang parkir dan pelayanan. “Pihak puskesmas bisa aktif berkoordinasi dengan Pemdes soal parkirnya,” sambung Bangun. (son/opi)

Most Read

Berita Terbaru


/