alexametrics
29 C
Sidoarjo
Friday, 20 May 2022

Perpindahan Penanganan PJU dari DLHK ke Dishub Sidoarjo Dilakukan Bertahap

SIDOARJO – Sejak 1 Januari 2022 penanganan Penerangan Jalan Umum (PJU) di Sidoarjo resmi berpindah. Dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) ke Dinas Perhubungan (Dishub). Hingga pertengahan Januari ini, proses perpindahan tersebut masih perlu beberapa penyempurnaan di kedua dinas.

Kepala Dishub Sidoarjo Benny Airlangga Yogaswara mengatakan, sejumlah proses perpindahan tersebut masih dilakukan. Seperti pegawai, saat ini masih petugas lapangan yang pindah ke Dishub.

Dia menjelaskan perpindahan pegawai lapangan itu mendesak. Mengingat belakangan ini banyak laporan PJU padam.

“Harus segera ditangani. Laporan PJU padam banyak yang masuk,” jelasnya, Minggu (16/1).

Sementara itu, penanganan bidang PJU masih dilaksanakan pada bidang sarana prasarana (sarpras) Dishub. Dimana Kepala Bidang Sarpas ditugaskan sebagai pelaksana bidang PJU. Secara struktural nantinya bidang sarpras juga berganti menjadi bidang PJU.

“Terkait dengan anggaran penambahan 800 titik PJU dan pemeliharaan PJU sudah ikut Dishub,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pertamanan dan PJU DLHK Sidoarjo Edi Setiono menjelaskan, pegawai non ASN sebanyak 61 orang yang sebelumnya ikut Bidang Pertamanan dan PJU sudah berkantor di Dishub.

“Kalau ASN nanti menunggu surat keputusan. Kalau yang khusus nangani PJU ini sekitar 10 orang termasuk kasinya. Sekarang masih wira-wiri DLHK dan Dishub. Karena 4 orang di antaranya ditunjuk sebagai koordinator wilayah di empat wilayah eks kawedanan,” jelas Edi.

Kemudian terkait fasilitas kendaraan sebagian masih diparkir di kantor DLHK. Ada empat kendaraan sky master dan tiga kendaraan jenis pikap untuk operasional.

Selain itu, mengenai spare part, DLHK akan melakukan inventarisir. DLHK dan Dishub akan melakukan pembahasan lebih lanjut terkait pembagian pemeliharaan PJU ini.

“Karena ada PJU murni dan lampu hias. Seperti yang baru kita pasang di flyover Waru,” ungkapnya.

Sama seperti Dishub, dampak perpindahan penanganan PJU ini akan berdampak pada penamaan bidang Pertamanan dan PJU DLHK juga akan berganti. Menjadi bidang kebersihan dan ruang terbuka hijau. Sebelumnya DLHK memiliki bidang kebersihan dan akan berganti menjadi bidang pengelolaan sampah.

“Nanti ketika berganti saya dapat limpahan 160 pegawai dari bidang kebersihan,” ungkapnya. (rpp/vga)

 

SIDOARJO – Sejak 1 Januari 2022 penanganan Penerangan Jalan Umum (PJU) di Sidoarjo resmi berpindah. Dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) ke Dinas Perhubungan (Dishub). Hingga pertengahan Januari ini, proses perpindahan tersebut masih perlu beberapa penyempurnaan di kedua dinas.

Kepala Dishub Sidoarjo Benny Airlangga Yogaswara mengatakan, sejumlah proses perpindahan tersebut masih dilakukan. Seperti pegawai, saat ini masih petugas lapangan yang pindah ke Dishub.

Dia menjelaskan perpindahan pegawai lapangan itu mendesak. Mengingat belakangan ini banyak laporan PJU padam.

“Harus segera ditangani. Laporan PJU padam banyak yang masuk,” jelasnya, Minggu (16/1).

Sementara itu, penanganan bidang PJU masih dilaksanakan pada bidang sarana prasarana (sarpras) Dishub. Dimana Kepala Bidang Sarpas ditugaskan sebagai pelaksana bidang PJU. Secara struktural nantinya bidang sarpras juga berganti menjadi bidang PJU.

“Terkait dengan anggaran penambahan 800 titik PJU dan pemeliharaan PJU sudah ikut Dishub,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pertamanan dan PJU DLHK Sidoarjo Edi Setiono menjelaskan, pegawai non ASN sebanyak 61 orang yang sebelumnya ikut Bidang Pertamanan dan PJU sudah berkantor di Dishub.

“Kalau ASN nanti menunggu surat keputusan. Kalau yang khusus nangani PJU ini sekitar 10 orang termasuk kasinya. Sekarang masih wira-wiri DLHK dan Dishub. Karena 4 orang di antaranya ditunjuk sebagai koordinator wilayah di empat wilayah eks kawedanan,” jelas Edi.

Kemudian terkait fasilitas kendaraan sebagian masih diparkir di kantor DLHK. Ada empat kendaraan sky master dan tiga kendaraan jenis pikap untuk operasional.

Selain itu, mengenai spare part, DLHK akan melakukan inventarisir. DLHK dan Dishub akan melakukan pembahasan lebih lanjut terkait pembagian pemeliharaan PJU ini.

“Karena ada PJU murni dan lampu hias. Seperti yang baru kita pasang di flyover Waru,” ungkapnya.

Sama seperti Dishub, dampak perpindahan penanganan PJU ini akan berdampak pada penamaan bidang Pertamanan dan PJU DLHK juga akan berganti. Menjadi bidang kebersihan dan ruang terbuka hijau. Sebelumnya DLHK memiliki bidang kebersihan dan akan berganti menjadi bidang pengelolaan sampah.

“Nanti ketika berganti saya dapat limpahan 160 pegawai dari bidang kebersihan,” ungkapnya. (rpp/vga)

 

Most Read

Berita Terbaru


/