alexametrics
31 C
Sidoarjo
Friday, 27 May 2022

Sejak Dibuka Lagi Mulai Agustus, Pendaftar Haji Capai 485 Orang

SIDOARJO – Sejak Kementerian Agama (Kemenag) Sidoarjo membuka kembali pendaftaran haji pada akhir Agustus lalu, warga Kota Delta banyak yang memanfaatkan kesempatan itu.

Antusias warga mendaftar haji sangat tinggi. Terlihat dari suasana Pelayanan Haji dan Umrah Kantor Wilayah Kemenag Sidoarjo cukup ramai, Kamis (14/10). Belasan warga terlihat sabar menunggu giliran memasukkan dokumen yang disyaratkan.

Seperti Ardifa Selviana (22) warga Bluru Kidul itu nampak bahagia usai mendaftar haji. “Mumpung masih muda, daftar haji sekarang,” katanya.

Anak bungsu dari tiga bersaudara itu mengatakan, pandemi tidak menghalangi niatnya untuk menunaikan rukun Islam yang kelima. “Niat baik harus disegerakan. Menunggu puluhan tahun tidak masalah,” ungkap mahasiswi itu.

Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah Kemenag Sidoarjo Rohmat Nasrudin mengatakan, setiap hari kerja, selalu ada warga yang datang ke gedung layanan haji dan umrah Kemenag Sidoarjo.

Dalam sehari, rata-rata ada 25 hingga 30 warga yang mendaftar. Jika ditotal sudah 485 pendaftar haji tercatat sejak 30 Agustus hingga pertengahan Oktober ini.

Jumlah tersebut lebih sedikit dibanding sebelum pandemi. Kala itu, ada 45 hingga 50 orang yang mendaftar setiap hari.

“Sebelum pandemi, setelah sistem dibuka, rata-rata 1.000 orang mendaftar,” terangnya.

Jika ditotal hingga sekarang ada sekitar 79.600 calon jamaah haji (CJH) mengantre berangkat ke tanah suci. Dengan masa tunggu keberangkatan selama 32 tahun. “Dua tahun pandemi, ibadah haji 2.300 CJH tertunda,” imbuhnya.

Dirinya berharap, pandemi tidak akan menghalangi keberangkatan CJH tahun depan. Apalagi belum lama ini, pemerintah Arab Saudi membuka kembali pintu bagi jamaah haji dan umrah asal Indonesia. Sedangkan, teknis pelaksanaannya tengah dibahas bersama pemerintah pusat dan Arab Saudi.

“Jika umrah kali ini sukses, harapannya tahun depan haji tidak lagi dibatalkan,” harapnya. (rpp/vga)

 

SIDOARJO – Sejak Kementerian Agama (Kemenag) Sidoarjo membuka kembali pendaftaran haji pada akhir Agustus lalu, warga Kota Delta banyak yang memanfaatkan kesempatan itu.

Antusias warga mendaftar haji sangat tinggi. Terlihat dari suasana Pelayanan Haji dan Umrah Kantor Wilayah Kemenag Sidoarjo cukup ramai, Kamis (14/10). Belasan warga terlihat sabar menunggu giliran memasukkan dokumen yang disyaratkan.

Seperti Ardifa Selviana (22) warga Bluru Kidul itu nampak bahagia usai mendaftar haji. “Mumpung masih muda, daftar haji sekarang,” katanya.

Anak bungsu dari tiga bersaudara itu mengatakan, pandemi tidak menghalangi niatnya untuk menunaikan rukun Islam yang kelima. “Niat baik harus disegerakan. Menunggu puluhan tahun tidak masalah,” ungkap mahasiswi itu.

Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah Kemenag Sidoarjo Rohmat Nasrudin mengatakan, setiap hari kerja, selalu ada warga yang datang ke gedung layanan haji dan umrah Kemenag Sidoarjo.

Dalam sehari, rata-rata ada 25 hingga 30 warga yang mendaftar. Jika ditotal sudah 485 pendaftar haji tercatat sejak 30 Agustus hingga pertengahan Oktober ini.

Jumlah tersebut lebih sedikit dibanding sebelum pandemi. Kala itu, ada 45 hingga 50 orang yang mendaftar setiap hari.

“Sebelum pandemi, setelah sistem dibuka, rata-rata 1.000 orang mendaftar,” terangnya.

Jika ditotal hingga sekarang ada sekitar 79.600 calon jamaah haji (CJH) mengantre berangkat ke tanah suci. Dengan masa tunggu keberangkatan selama 32 tahun. “Dua tahun pandemi, ibadah haji 2.300 CJH tertunda,” imbuhnya.

Dirinya berharap, pandemi tidak akan menghalangi keberangkatan CJH tahun depan. Apalagi belum lama ini, pemerintah Arab Saudi membuka kembali pintu bagi jamaah haji dan umrah asal Indonesia. Sedangkan, teknis pelaksanaannya tengah dibahas bersama pemerintah pusat dan Arab Saudi.

“Jika umrah kali ini sukses, harapannya tahun depan haji tidak lagi dibatalkan,” harapnya. (rpp/vga)

 

Most Read

Berita Terbaru


/