alexametrics
25 C
Sidoarjo
Saturday, 28 May 2022

Kejar Zona Kuning, Operasi Yustisi Masif ke Karyawan hingga Keluarga

SIDOARJO – Target dua minggu Sidoarjo berubah jadi zona kuning, tidak main-main. Selain kecamatan dan desa-desa, seluruh industri di Sidoarjo diminta gencar lakukan operasi yustisi di dalam perusahaannya.

Jika ada karyawan yang terkena operasi yustisi di luar, maka pengelola pabrik akan mendapat teguran dari Pj. Bupati Sidoarjo. “Ini adalah upaya kita bersama supaya Sidoarjo segera jadi zona kuning,” ujar Pj. Bupati Hudiyono, Kamis (15/10).

Hudiyono minta di dalam pabrik-pabrik lebih diperbanyak lagi tempat cuci tangan dan penyediaan hand sanitizer. “100 persen karyawannya sudah pakai masker. Namun saya minta lebih diperbanyak lagi tempat cuci tangan dan kebersihan area pabrik lebih diperhatikan,” katanya.

Jika ada karyawan yang melanggar protokol kesehatan maka akan diberikan sanksi internal. Sanksi akan diperberat jika ada pegawainya yang terkena razia operasi yustisi maka akan disanksi Surat Peringatan (SP).

Hudiyono menambahkan yang harus dikejar sekarang adalah action-nya harus menyeluruh. Yang bergerak bukan hanya tingkat kabupaten saja, harus bersama-sama. Ada wilayahnya forkopimda, ada wilayah kecamatan, ada wilayah desa, ada wilayah industri. “Semua harus jalan, kalau ada yang tidak jalan satu saja maka hasilnya tidak akan maksimal”, ujarnya.

Kepala desa (kades) harus bergerak sampai rumah tangga, tapi harus dilakukan sosialisasi. Yustisi internal desa harus dilakukan terlebih dulu. Jika ada RT/RW yang tidak pakai masker harus diingatkan. Jangan sampai nanti di internalnya perangkat desa sendiri tidak disiplin protokol kesehatannya. “Kemudian warganya juga diingatkan, jangan sampai banyak yang tidak tahu akhirnya kena operasi yustisi,” urainya.

Setidaknya dari operasi yustisi di Kota Delta sudah menjaring lebih dari 5.600 pelanggar protokol kesehatan. (rpp/opi)

SIDOARJO – Target dua minggu Sidoarjo berubah jadi zona kuning, tidak main-main. Selain kecamatan dan desa-desa, seluruh industri di Sidoarjo diminta gencar lakukan operasi yustisi di dalam perusahaannya.

Jika ada karyawan yang terkena operasi yustisi di luar, maka pengelola pabrik akan mendapat teguran dari Pj. Bupati Sidoarjo. “Ini adalah upaya kita bersama supaya Sidoarjo segera jadi zona kuning,” ujar Pj. Bupati Hudiyono, Kamis (15/10).

Hudiyono minta di dalam pabrik-pabrik lebih diperbanyak lagi tempat cuci tangan dan penyediaan hand sanitizer. “100 persen karyawannya sudah pakai masker. Namun saya minta lebih diperbanyak lagi tempat cuci tangan dan kebersihan area pabrik lebih diperhatikan,” katanya.

Jika ada karyawan yang melanggar protokol kesehatan maka akan diberikan sanksi internal. Sanksi akan diperberat jika ada pegawainya yang terkena razia operasi yustisi maka akan disanksi Surat Peringatan (SP).

Hudiyono menambahkan yang harus dikejar sekarang adalah action-nya harus menyeluruh. Yang bergerak bukan hanya tingkat kabupaten saja, harus bersama-sama. Ada wilayahnya forkopimda, ada wilayah kecamatan, ada wilayah desa, ada wilayah industri. “Semua harus jalan, kalau ada yang tidak jalan satu saja maka hasilnya tidak akan maksimal”, ujarnya.

Kepala desa (kades) harus bergerak sampai rumah tangga, tapi harus dilakukan sosialisasi. Yustisi internal desa harus dilakukan terlebih dulu. Jika ada RT/RW yang tidak pakai masker harus diingatkan. Jangan sampai nanti di internalnya perangkat desa sendiri tidak disiplin protokol kesehatannya. “Kemudian warganya juga diingatkan, jangan sampai banyak yang tidak tahu akhirnya kena operasi yustisi,” urainya.

Setidaknya dari operasi yustisi di Kota Delta sudah menjaring lebih dari 5.600 pelanggar protokol kesehatan. (rpp/opi)

Most Read

Berita Terbaru


/