alexametrics
31 C
Sidoarjo
Tuesday, 24 May 2022

Perbaiki Puskesmas Rusak dan Beli Ambulans

SIDOARJO – Pembelian mobil ambulans dan perbaikan puskesmas diusulkan dalam Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) 2020. Rencananya puskesmas yang mendapat ambulans baru untuk operasional, yakni Puskesmas Sidodadi, Krian, Tanggulangin, dan Waru. Ada puskesmas yang menambah unit ambulans, namun ada juga yang dibelikan baru.

Harga tiap ambulans ditaksir sekitar Rp 500 juta. Total pengajuan pembelian ambulans untuk tiga puskesmas mencapai Rp 4 miliar. “Awalnya pembelian ambulans itu hanya diperuntukkan tiga puskesmas. Tapi, kemudian jumlahnya bertambah karena banyak yang membutuhkan,” kata Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Sidoarjo Zuhaida, Senin (14/9).

Selain itu, Dinkes mengajukan anggaran untuk pembangunan rumah sakit tipe D. Rencananya, ada dua rumah sakit yang dibangun tahun depan. Meski belum terealisasi tahun ini, mereka memastikan bahwa pembangunan itu berjalan. Termasuk, rencana penambahan puskesmas baru.

Kemudian sembilan puskesmas juga diajukan untuk direnovasi. Sasarannya adalah puskesmas yang kondisi bangunannya sudah rusak. ”Anggaran masing-masing puskesmas sekitar Rp 200 juta,” imbuh Kepala Dinkes Sidoarjo Syaf Satriawarman.

Menurut dia, ada yang hanya mengajukan Rp 100 juta. Ada pula yang cuma butuh Rp 150 juta. Tiap puskesmas membutuhkan dana yang berbeda untuk perbaikan. Salah satu yang masuk daftar renovasi adalah Puskesmas Krian dan Puskesmas Sidoarjo. (rpp/vga)

SIDOARJO – Pembelian mobil ambulans dan perbaikan puskesmas diusulkan dalam Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) 2020. Rencananya puskesmas yang mendapat ambulans baru untuk operasional, yakni Puskesmas Sidodadi, Krian, Tanggulangin, dan Waru. Ada puskesmas yang menambah unit ambulans, namun ada juga yang dibelikan baru.

Harga tiap ambulans ditaksir sekitar Rp 500 juta. Total pengajuan pembelian ambulans untuk tiga puskesmas mencapai Rp 4 miliar. “Awalnya pembelian ambulans itu hanya diperuntukkan tiga puskesmas. Tapi, kemudian jumlahnya bertambah karena banyak yang membutuhkan,” kata Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Sidoarjo Zuhaida, Senin (14/9).

Selain itu, Dinkes mengajukan anggaran untuk pembangunan rumah sakit tipe D. Rencananya, ada dua rumah sakit yang dibangun tahun depan. Meski belum terealisasi tahun ini, mereka memastikan bahwa pembangunan itu berjalan. Termasuk, rencana penambahan puskesmas baru.

Kemudian sembilan puskesmas juga diajukan untuk direnovasi. Sasarannya adalah puskesmas yang kondisi bangunannya sudah rusak. ”Anggaran masing-masing puskesmas sekitar Rp 200 juta,” imbuh Kepala Dinkes Sidoarjo Syaf Satriawarman.

Menurut dia, ada yang hanya mengajukan Rp 100 juta. Ada pula yang cuma butuh Rp 150 juta. Tiap puskesmas membutuhkan dana yang berbeda untuk perbaikan. Salah satu yang masuk daftar renovasi adalah Puskesmas Krian dan Puskesmas Sidoarjo. (rpp/vga)

Most Read

Berita Terbaru


/