alexametrics
28 C
Sidoarjo
Tuesday, 24 May 2022

Kecewa Hanya Didatangi Staf, Rapat RS Darurat Sidoarjo Dijadwal Ulang

SIDOARJO – Hearing penanggulangan pandemi Covid-19 antara Panitia Kerja (Panja) DPRD Sidoarjo, Komisi D, dan eksekutif, kemarin (14/7) terpaksa dibubarkan lebih awal. Wakil rakyat kecewa karena dari pihak eksekutif yang hadir hanya perwakilan staf. Hearing dijadwalkan ulang hari ini (15/7) dengan mengundang langsung Bupati Sidoarjo.

Berdasarkan undangan, rapat itu dijadwalkan pukul 09.00. Dengan peserta para anggota Panja DPRD Sidoarjo, dan Komisi D DPRD. Sementara dari eksekutif mengundang dari Dinas Kesehatan, Dinas Sosial dan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Sidoarjo.

Sekitar pukul 11.00, rapat baru dimulai. Dari Dinas Kesehatan yang hadir adalah Sekretaris Dinas dan Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan. Dari Dinas Sosial yang hadiri adalah Sekretaris Dinas. Lalu dari DLHK adalah salah satu kasinya.

Setelah rapat dibuka Ketua Panja, Choirul Hidayat mempersilahkan dari perwakilan eksekutif memaparkan sejumlah progres penanggulangan Covid-19 di Sidoarjo. Sesaat kemudian, salah satu peserta rapat menyarankan untuk memberhentikan rapat dan menjadwalkan ulang.

“Ini yang hadir kenapa bukan pembuat kebijakan. Kemarin kami dorong untuk membahas rumah sakit darurat tapi jawabannya dianggap belum perlu,” ucap Wakil Ketua Panja DPRD Sidoarjo Dhamroni Chudlori.

Anggota Panja Covid-19 DPRD Sidoarjo Wisnu Pradono mengharapkan, di rapat selanjutnya para pimpinan dari dinas teknis bisa hadir. Kalaupun alasannya sedang menjalani isolasi mandiri karena terpapar Covid-19, setidaknya bisa menghadiri via online.

“Percuma, ini yang hadir tidak bisa membuat keputusan. Silahkan sampaikan ke pimpinan masing-masing dinas agar segera menyiapkan prosedur tetap (protap) penanganan lonjakan kasus ini secara jelas. Biar besok ketika rapat gak kayak gini lagi,” sambungnya.
Sekretaris Dinas Kesehatan Zuhaida mengungkapkan, jika Kepala Dinas Kesehatan berhalangan hadir karena kondisi kesehatan yang tidak memungkinkan. “Masih drop,” katanya.

Ketua Panja, Choirul Hidayat akhirnya menutup rapat. Nantinya juga akan dijawalkan ulang dengan mengundang Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang lebih lengkap. Seperti Dinas Perumahan Permukiman Cipta Karya dan Tata Ruang, hingga Dinas Perhubungan. Termasuk mengundang pimpinan daerah Bupati Sidoarjo. Rapat itu juga akan membahas penanggulangan Covid-19 termasuk salah satunya soal rumah sakit darurat. (son/vga)

SIDOARJO – Hearing penanggulangan pandemi Covid-19 antara Panitia Kerja (Panja) DPRD Sidoarjo, Komisi D, dan eksekutif, kemarin (14/7) terpaksa dibubarkan lebih awal. Wakil rakyat kecewa karena dari pihak eksekutif yang hadir hanya perwakilan staf. Hearing dijadwalkan ulang hari ini (15/7) dengan mengundang langsung Bupati Sidoarjo.

Berdasarkan undangan, rapat itu dijadwalkan pukul 09.00. Dengan peserta para anggota Panja DPRD Sidoarjo, dan Komisi D DPRD. Sementara dari eksekutif mengundang dari Dinas Kesehatan, Dinas Sosial dan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Sidoarjo.

Sekitar pukul 11.00, rapat baru dimulai. Dari Dinas Kesehatan yang hadir adalah Sekretaris Dinas dan Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan. Dari Dinas Sosial yang hadiri adalah Sekretaris Dinas. Lalu dari DLHK adalah salah satu kasinya.

Setelah rapat dibuka Ketua Panja, Choirul Hidayat mempersilahkan dari perwakilan eksekutif memaparkan sejumlah progres penanggulangan Covid-19 di Sidoarjo. Sesaat kemudian, salah satu peserta rapat menyarankan untuk memberhentikan rapat dan menjadwalkan ulang.

“Ini yang hadir kenapa bukan pembuat kebijakan. Kemarin kami dorong untuk membahas rumah sakit darurat tapi jawabannya dianggap belum perlu,” ucap Wakil Ketua Panja DPRD Sidoarjo Dhamroni Chudlori.

Anggota Panja Covid-19 DPRD Sidoarjo Wisnu Pradono mengharapkan, di rapat selanjutnya para pimpinan dari dinas teknis bisa hadir. Kalaupun alasannya sedang menjalani isolasi mandiri karena terpapar Covid-19, setidaknya bisa menghadiri via online.

“Percuma, ini yang hadir tidak bisa membuat keputusan. Silahkan sampaikan ke pimpinan masing-masing dinas agar segera menyiapkan prosedur tetap (protap) penanganan lonjakan kasus ini secara jelas. Biar besok ketika rapat gak kayak gini lagi,” sambungnya.
Sekretaris Dinas Kesehatan Zuhaida mengungkapkan, jika Kepala Dinas Kesehatan berhalangan hadir karena kondisi kesehatan yang tidak memungkinkan. “Masih drop,” katanya.

Ketua Panja, Choirul Hidayat akhirnya menutup rapat. Nantinya juga akan dijawalkan ulang dengan mengundang Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang lebih lengkap. Seperti Dinas Perumahan Permukiman Cipta Karya dan Tata Ruang, hingga Dinas Perhubungan. Termasuk mengundang pimpinan daerah Bupati Sidoarjo. Rapat itu juga akan membahas penanggulangan Covid-19 termasuk salah satunya soal rumah sakit darurat. (son/vga)

Most Read

Berita Terbaru


/