alexametrics
25 C
Sidoarjo
Saturday, 28 May 2022

Validasi Jumlah Penerima, Segera Gelontor BLT dari Hasil Cukai

SIDOARJO – Pemkab Sidoarjo tahun ini akan kembali menggelontorkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) untuk buruh pabrik rokok di Sidoarjo. Pemkab mengupayakan sebelum Lebaran, BLT ini bisa dicairkan.

Kepala Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah Sidoarjo Chusnul Inayah mengatakan, BLT ini bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) Sidoarjo 2022. Kemudian untuk jumlah buruh rokok calon penerima BLT ini masih dalam tahap validasi antara Pemkab Sidoarjo bersama perwakilan pabrik rokok yang ada.

“Pekan depan tuntas. Validasi sudah dilakukan sejak 13 Maret,” katanya, Jumat (15/4).

Dirinya berharap proses validasi bisa selesai tepat waktu, sehingga pencairan BLT kepada buruh pabrik rokok yang ada di Sidoarjo ini dapat dicairkan sebelum Lebaran.

Sebab pihaknya masih menerima daftar pabrik rokok yang mengajukan nama penerima BLT.

“Sementara ini sudah ada 49 dari 56 pabrik yang ada,” imbuhnya.

Sedangkan untuk besaran nominal BLT, belum ditetapkan berapa nilai yang akan diterima. Sebab, dibanding jumlah tahun 2021 lalu, tahun ini data penerima yang masuk lebih banyak.

Inayah menguraikan, pembagian BLT untuk buruh rokok juga dilakukan Pemkab Sidoarjo tahun lalu. Sebanyak 1.911 orang buruh yang berasal dari 41 perusahaan rokok mendapatkan bantuan tersebut. Tiap orang saat itu menerima BLT sebesar Rp 300 ribu yang dicarikan melalui BPR Delta Artha.

“Pada tahun 2021 lalu, masih ada pabrik rokok yang sempat ragu. Namun setelah mereka tahu realisasinya, mereka percaya dan kini bertambah yang mendaftarkan karyawannya kepada kami,” tuturnya. (rpp/vga)

SIDOARJO – Pemkab Sidoarjo tahun ini akan kembali menggelontorkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) untuk buruh pabrik rokok di Sidoarjo. Pemkab mengupayakan sebelum Lebaran, BLT ini bisa dicairkan.

Kepala Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah Sidoarjo Chusnul Inayah mengatakan, BLT ini bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) Sidoarjo 2022. Kemudian untuk jumlah buruh rokok calon penerima BLT ini masih dalam tahap validasi antara Pemkab Sidoarjo bersama perwakilan pabrik rokok yang ada.

“Pekan depan tuntas. Validasi sudah dilakukan sejak 13 Maret,” katanya, Jumat (15/4).

Dirinya berharap proses validasi bisa selesai tepat waktu, sehingga pencairan BLT kepada buruh pabrik rokok yang ada di Sidoarjo ini dapat dicairkan sebelum Lebaran.

Sebab pihaknya masih menerima daftar pabrik rokok yang mengajukan nama penerima BLT.

“Sementara ini sudah ada 49 dari 56 pabrik yang ada,” imbuhnya.

Sedangkan untuk besaran nominal BLT, belum ditetapkan berapa nilai yang akan diterima. Sebab, dibanding jumlah tahun 2021 lalu, tahun ini data penerima yang masuk lebih banyak.

Inayah menguraikan, pembagian BLT untuk buruh rokok juga dilakukan Pemkab Sidoarjo tahun lalu. Sebanyak 1.911 orang buruh yang berasal dari 41 perusahaan rokok mendapatkan bantuan tersebut. Tiap orang saat itu menerima BLT sebesar Rp 300 ribu yang dicarikan melalui BPR Delta Artha.

“Pada tahun 2021 lalu, masih ada pabrik rokok yang sempat ragu. Namun setelah mereka tahu realisasinya, mereka percaya dan kini bertambah yang mendaftarkan karyawannya kepada kami,” tuturnya. (rpp/vga)

Most Read

Berita Terbaru


/