alexametrics
24 C
Sidoarjo
Saturday, 28 May 2022

Kabar Baik, Insentif untuk RT/RW Diusulkan Lagi

SIDOARJO – RT dan RW di Sidoarjo bakal kembali mendapat kucuran insentif dari Pemkab Sidoarjo. Insentif itu sudah diusulkan dalam tahun anggaran 2022.

Rencana itu sempat diungkapkan Wakil Bupati Sidoarjo, Subandi Jumat (13/8). Menurutnya, insentif yang dulunya sempat dikucurkan tiap enam bulan sekali itu bakal dianggarkan lagi. Yakni, untuk tahun 2022.

“Tapi nominalnya tentu akan disesuaikan,” katanya.

Subandi menerangkan, kondisi saat ini membuat kapasitas anggaran daerah berbeda dengan sebelumnya. Hampir sebagian besar anggaran bakal difokuskan untuk penanggulangan Covid-19.

“Kalau dulu kan enam bulan sekali sekitar Rp 600 ribu, ini nanti rencananya akan kami kembalikan dan nilainya dinaikkan, tapi tentu dengan pertimbangan kemampuan APBD,” sambungnya.

Menurut Subandi, pandemi Covid-19 memang masih menjadi prioritas. Tetapi kinerja pemerintahan hingga tingkat RT/RW juga harus berjalan dengan baik. Dengan adanya insentif itu diharapkan memacu kinerja pemerintahan hingga tingkat bawah.

Karena selama pandemi Covid-19, RT/RW juga bekerja lebih ekstra. “Tidak hanya mengurusi administratif, tetapi juga terlibat pada penanggulangan pandemi Covid-19 di lingkungannya,” jelas mantan Kades Pabean, Kecamatan Sedati itu.

Dia menambahkan, pemkab sejatinya memiliki tiga program terkait peningkatan insentif. Pertama ialah peningkatan untuk insentif RT/RW, kemudian peningkatan insentif perangkat desa, dan yang terakhir kepala desa.

“Ini sementara masih jadi bahan kajian kami. Jadi kami masih belum bisa menjelaskan detail berapa angka pasti peningkatannya,” sebutnya. (son/vga)

SIDOARJO – RT dan RW di Sidoarjo bakal kembali mendapat kucuran insentif dari Pemkab Sidoarjo. Insentif itu sudah diusulkan dalam tahun anggaran 2022.

Rencana itu sempat diungkapkan Wakil Bupati Sidoarjo, Subandi Jumat (13/8). Menurutnya, insentif yang dulunya sempat dikucurkan tiap enam bulan sekali itu bakal dianggarkan lagi. Yakni, untuk tahun 2022.

“Tapi nominalnya tentu akan disesuaikan,” katanya.

Subandi menerangkan, kondisi saat ini membuat kapasitas anggaran daerah berbeda dengan sebelumnya. Hampir sebagian besar anggaran bakal difokuskan untuk penanggulangan Covid-19.

“Kalau dulu kan enam bulan sekali sekitar Rp 600 ribu, ini nanti rencananya akan kami kembalikan dan nilainya dinaikkan, tapi tentu dengan pertimbangan kemampuan APBD,” sambungnya.

Menurut Subandi, pandemi Covid-19 memang masih menjadi prioritas. Tetapi kinerja pemerintahan hingga tingkat RT/RW juga harus berjalan dengan baik. Dengan adanya insentif itu diharapkan memacu kinerja pemerintahan hingga tingkat bawah.

Karena selama pandemi Covid-19, RT/RW juga bekerja lebih ekstra. “Tidak hanya mengurusi administratif, tetapi juga terlibat pada penanggulangan pandemi Covid-19 di lingkungannya,” jelas mantan Kades Pabean, Kecamatan Sedati itu.

Dia menambahkan, pemkab sejatinya memiliki tiga program terkait peningkatan insentif. Pertama ialah peningkatan untuk insentif RT/RW, kemudian peningkatan insentif perangkat desa, dan yang terakhir kepala desa.

“Ini sementara masih jadi bahan kajian kami. Jadi kami masih belum bisa menjelaskan detail berapa angka pasti peningkatannya,” sebutnya. (son/vga)

Most Read

Berita Terbaru


/