alexametrics
28 C
Sidoarjo
Friday, 27 May 2022

BLT Minyak Goreng Disalurkan untuk KPM di Sidoarjo

SIDOARJO – Di tengah naiknya harga minyak goreng, Kementerian Sosial mengucurkan bantuan langsung tunai (BLT) minyak goreng. BLT itu mulai disalurkan PT Pos dan Dinas Sosial Sidoarjo pada Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Kamis (14/4), penyaluran BLT itu berlangsung di empat kecamatan. Yaitu, di Kecamatan Sedati sebanyak 2.259 KPM. Di Kecamatan Candi 3.941 KPM. Kemudian di Kecamatan Tanggulangin 3299 KPM dan Kecamatan Krembung sebanyak 6.495 KPM.

Lokasi penyaluran ditempatkan di Balai Desa dan juga kantor kecamatan. Hari sebelumnya (13/4), BLT sudah disalurkan ke warga Kecamatan Porong, Balongbendo dan Waru.

Di Sidoarjo jumlah penerima bantuan tersebut ada sebanyak 79.579 KPM. Penerima BLT minyak goreng di antaranya adalah mereka yang terdaftar dalam bansos Program Keluarga Harapan (PKH).

Sekretaris Dinas Sosial (Dinsos) Sidoarjo Misbahul Munir menyebut bantuan tersebut diberikan lantaran harga minyak goreng sampai saat ini masih tinggi. Misalnya di Sidoarjo, harga minyak goreng kemasan masih Rp 24 ribu per liter.

Sementara itu, jumlah BLT minyak goreng yang diberikan sebanyak Rp 100 ribu per bulan. Bantuan diberikan selama tiga bulan dan diberikan sekaligus untuk tiga bulan. Sehingga total bantuan mencapai Rp 300 ribu.

Misbah menyebut di Sidoarjo, penyaluran BLT minyak goreng diberikan bersamaan juga dengan bansos  sembako untuk Mei sebanyak Rp 200 ribu.

“Jadi diberikan BLT minyak goreng untuk April, Mei dan Juni dan bansos sembako untuk Mei. Semua dibagikan oleh kantor Pos,” jelas Misbah.

Sebab, penerima manfaat BLT minyak goreng sama dengan penerima bansos sembako. Yakni, mereka yang tercatat sebagai penerima Bantuan Pangan Non Tunai (BNPT) dan penerima Program Keluarga Harapan (PKH).

Misbah menegaskan, proses penyaluran tak butuh waktu lama. Seminggu ini tuntas semua penyalurannya. “Karena sehari disalurkan ke tiga kecamatan bahkan lebih,” ujarnya. (rpp/vga)

 

SIDOARJO – Di tengah naiknya harga minyak goreng, Kementerian Sosial mengucurkan bantuan langsung tunai (BLT) minyak goreng. BLT itu mulai disalurkan PT Pos dan Dinas Sosial Sidoarjo pada Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Kamis (14/4), penyaluran BLT itu berlangsung di empat kecamatan. Yaitu, di Kecamatan Sedati sebanyak 2.259 KPM. Di Kecamatan Candi 3.941 KPM. Kemudian di Kecamatan Tanggulangin 3299 KPM dan Kecamatan Krembung sebanyak 6.495 KPM.

Lokasi penyaluran ditempatkan di Balai Desa dan juga kantor kecamatan. Hari sebelumnya (13/4), BLT sudah disalurkan ke warga Kecamatan Porong, Balongbendo dan Waru.

Di Sidoarjo jumlah penerima bantuan tersebut ada sebanyak 79.579 KPM. Penerima BLT minyak goreng di antaranya adalah mereka yang terdaftar dalam bansos Program Keluarga Harapan (PKH).

Sekretaris Dinas Sosial (Dinsos) Sidoarjo Misbahul Munir menyebut bantuan tersebut diberikan lantaran harga minyak goreng sampai saat ini masih tinggi. Misalnya di Sidoarjo, harga minyak goreng kemasan masih Rp 24 ribu per liter.

Sementara itu, jumlah BLT minyak goreng yang diberikan sebanyak Rp 100 ribu per bulan. Bantuan diberikan selama tiga bulan dan diberikan sekaligus untuk tiga bulan. Sehingga total bantuan mencapai Rp 300 ribu.

Misbah menyebut di Sidoarjo, penyaluran BLT minyak goreng diberikan bersamaan juga dengan bansos  sembako untuk Mei sebanyak Rp 200 ribu.

“Jadi diberikan BLT minyak goreng untuk April, Mei dan Juni dan bansos sembako untuk Mei. Semua dibagikan oleh kantor Pos,” jelas Misbah.

Sebab, penerima manfaat BLT minyak goreng sama dengan penerima bansos sembako. Yakni, mereka yang tercatat sebagai penerima Bantuan Pangan Non Tunai (BNPT) dan penerima Program Keluarga Harapan (PKH).

Misbah menegaskan, proses penyaluran tak butuh waktu lama. Seminggu ini tuntas semua penyalurannya. “Karena sehari disalurkan ke tiga kecamatan bahkan lebih,” ujarnya. (rpp/vga)

 

Most Read

Berita Terbaru


/