alexametrics
27 C
Sidoarjo
Friday, 22 October 2021

Sanitary Landfill Mampu Kurangi Pencemaran Sampah

SIDOARJO – Tempat Pembungan Akhir Emision Reduction in Cities (TPA-ERiC), sudah tersedia di Kecamatan Jabon. Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali mengatakan tempat pengolahan sampah yang sangat membantu Sidoarjo untuk bisa menjadi kota yang lebih bersih, tinggal butuh untuk mengoptimalkan saja.

Dirinya mengajak masyarakat Sidoarjo untuk memilah dan memilih sampah sehingga ke depan Sidoarjo menjadi kabupaten yang bisa nyaman dan bersih lagi dan kedua saya akan mendorong mulai dari awal TPST yang ada di desa.

“Bukan hanya tempat penitipan sampah sementara atau hanya sebagai penyalur saja namun juga ada tempat pengelolaan sampahnya juga sehingga beban yang ada di TPA ini bisa berkurang,” katanya saat mendampingi kunjungan kerja Komisi V DPR RI, Sabtu (10/4).

Pada kesempatan ini Gus Muhdlor beserta rombongan meninjau secara langsung tempat pemilahan sampah dan pengomposan yang kapasitas pemilahan sampai 35 ton per hari sedang untuk pengomposan 15 ton per hari serta zona penimbunan sampah yang berkapasitas kurang lebih 1.650.000 meter kubik.

Ketua tim kunjungan kerja Komisi V DPR RI Andi Iwan Darmawan Aras menyampaikan bahwa masyarakat Sidoarjo harus memberikan dukungan penuh kepada Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat dalam proses pembangunan TPA dalam program penurunan emisi di perkotaan yang ada di Kabupaten Sidoarjo.

Sidoarjo merupakan salah satu daerah yang dipilih pemerintah pusat untuk pembangunan sanitary landfill ini selain Jombang dan Malang.

“Semoga juga untuk propinsi yang lain juga bisa mendapatkan bantuan yang serupa seperti di Sidoarjo saat ini karena dengan pengurangan emisi sampah dapat mengurangi pencemaran sampah bagi masyarakat Sidoarjo,” tandasnya. (rpp/opi)

 


SIDOARJO – Tempat Pembungan Akhir Emision Reduction in Cities (TPA-ERiC), sudah tersedia di Kecamatan Jabon. Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali mengatakan tempat pengolahan sampah yang sangat membantu Sidoarjo untuk bisa menjadi kota yang lebih bersih, tinggal butuh untuk mengoptimalkan saja.

Dirinya mengajak masyarakat Sidoarjo untuk memilah dan memilih sampah sehingga ke depan Sidoarjo menjadi kabupaten yang bisa nyaman dan bersih lagi dan kedua saya akan mendorong mulai dari awal TPST yang ada di desa.

“Bukan hanya tempat penitipan sampah sementara atau hanya sebagai penyalur saja namun juga ada tempat pengelolaan sampahnya juga sehingga beban yang ada di TPA ini bisa berkurang,” katanya saat mendampingi kunjungan kerja Komisi V DPR RI, Sabtu (10/4).

Pada kesempatan ini Gus Muhdlor beserta rombongan meninjau secara langsung tempat pemilahan sampah dan pengomposan yang kapasitas pemilahan sampai 35 ton per hari sedang untuk pengomposan 15 ton per hari serta zona penimbunan sampah yang berkapasitas kurang lebih 1.650.000 meter kubik.

Ketua tim kunjungan kerja Komisi V DPR RI Andi Iwan Darmawan Aras menyampaikan bahwa masyarakat Sidoarjo harus memberikan dukungan penuh kepada Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat dalam proses pembangunan TPA dalam program penurunan emisi di perkotaan yang ada di Kabupaten Sidoarjo.

Sidoarjo merupakan salah satu daerah yang dipilih pemerintah pusat untuk pembangunan sanitary landfill ini selain Jombang dan Malang.

“Semoga juga untuk propinsi yang lain juga bisa mendapatkan bantuan yang serupa seperti di Sidoarjo saat ini karena dengan pengurangan emisi sampah dapat mengurangi pencemaran sampah bagi masyarakat Sidoarjo,” tandasnya. (rpp/opi)

 


Most Read

Berita Terbaru