alexametrics
31 C
Sidoarjo
Monday, 23 May 2022

Masifkan Revitalisasi RTH, Percantik Wajah Kota Sidoarjo

SIDOARJO – Sejumlah titik ruang terbuka hijau (RTH) di Sidoarjo tahun ini bakal disulap lebih menawan. Pemkab Sidoarjo memulai program revitalisasi taman kota dan RTH untuk mempercantik wajah tata kota. Tujuannya meningkatkan kualitas lingkungan, sekaligus memberikan sarana rekreasi bagi warga.

Beberapa titik yang akan mulai direvitalisasi di antaranya taman di median jalan mulai dari Bundaran, Waru hingga Aloha. Termasuk taman median jalan mulai dari Bundaran Aloha sampai ke arah timur jalan raya Juanda dan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Waru.

Titik ini menjadi salah satu fokus revitalisasi karena Jalan Raya Waru merupakan pintu masuk menuju Sidoarjo dari sisi sebelah utara atau dari arah Surabaya. Begitu juga dengan jalan raya Juanda yang menjadi akses jalan pintu masuk Sidoarjo dari jalur udara melalui Bandara Internasional Juanda.

Selain jalan akses masuk Sidoarjo, titik lain yang jadi fokus revitalisasi adalah Alun-alun Sidoarjo. Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor mengatakan, akan menggandeng tenaga ahli yang kompeten dalam membuat konsep taman kota.

Revitalisasi Alun-alun juga akan dilakukan tahun ini. Pemkab Sidoarjo akan bekerja kolaboratif dengan para stakeholder menata Kota Delta dengan wajah yang lebih indah.

Revitalisasi juga akan menyentuh ikon-ikon Sidoarjo seperti salah satunya di Taman Monumen Garuda di depan exit tol Sidoarjo. Monumen Garuda beserta tamannya kini dalam kondisi yang sangat butuh perbaikan.

Sementara itu, untuk mempercantik wajah di tengah Kota pemkab juga akan membangun tugu di perempatan antara Jalan Diponegoro-Jalan Teuku Umar-Jalan Pahlawan dan Jalan Thamrin.

Selain itu, revitalisasi ini diharapkan menumbuhkan aktivitas ekonomi rakyat di wilayah sekitarnya. Sehingga sekali berjalan, banyak sasaran tercapai, mulai estetika, ekologi, ekonomi, hingga sosial.

“Jadi secara estetika indah, secara ekologi juga bermanfaat untuk meningkatkan kualitas udara serta lingkungan. Plus ini menjadi public space, tempat warga saling berinteraksi memperkuat kohesi sosial,” ujar Bupati Muhdlor, Senin (14/2).

Muhdlor mengakui, selama ini ketika warga masuk Sidoarjo bila dibandingkan dengan Surabaya, ada kesan Sidoarjo kalah rindang dan kalah hijau dibanding ibu kota Jatim tersebut.

Konsep yang diinginkan Muhdlor selain bersih harus mengakomodir kebutuhan pengunjung. Tempat permainan anak diperbaiki, dan fasilitas olahraga diperbanyak. Perbaikan drainase dan trotoar juga jadi atensi bupati muda ini.

Pembenahan taman kota dan RTH ini diharapkan juga bisa menggerakkan ekonomi khususnya masyarakat dan pedagang kecil. Dan yang tidak kalah penting, taman dan RTH ini bisa berfungsi sosial untuk menjadi tempat warga berinteraksi membangun soliditas sosial. (rpp/vga)

SIDOARJO – Sejumlah titik ruang terbuka hijau (RTH) di Sidoarjo tahun ini bakal disulap lebih menawan. Pemkab Sidoarjo memulai program revitalisasi taman kota dan RTH untuk mempercantik wajah tata kota. Tujuannya meningkatkan kualitas lingkungan, sekaligus memberikan sarana rekreasi bagi warga.

Beberapa titik yang akan mulai direvitalisasi di antaranya taman di median jalan mulai dari Bundaran, Waru hingga Aloha. Termasuk taman median jalan mulai dari Bundaran Aloha sampai ke arah timur jalan raya Juanda dan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Waru.

Titik ini menjadi salah satu fokus revitalisasi karena Jalan Raya Waru merupakan pintu masuk menuju Sidoarjo dari sisi sebelah utara atau dari arah Surabaya. Begitu juga dengan jalan raya Juanda yang menjadi akses jalan pintu masuk Sidoarjo dari jalur udara melalui Bandara Internasional Juanda.

Selain jalan akses masuk Sidoarjo, titik lain yang jadi fokus revitalisasi adalah Alun-alun Sidoarjo. Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor mengatakan, akan menggandeng tenaga ahli yang kompeten dalam membuat konsep taman kota.

Revitalisasi Alun-alun juga akan dilakukan tahun ini. Pemkab Sidoarjo akan bekerja kolaboratif dengan para stakeholder menata Kota Delta dengan wajah yang lebih indah.

Revitalisasi juga akan menyentuh ikon-ikon Sidoarjo seperti salah satunya di Taman Monumen Garuda di depan exit tol Sidoarjo. Monumen Garuda beserta tamannya kini dalam kondisi yang sangat butuh perbaikan.

Sementara itu, untuk mempercantik wajah di tengah Kota pemkab juga akan membangun tugu di perempatan antara Jalan Diponegoro-Jalan Teuku Umar-Jalan Pahlawan dan Jalan Thamrin.

Selain itu, revitalisasi ini diharapkan menumbuhkan aktivitas ekonomi rakyat di wilayah sekitarnya. Sehingga sekali berjalan, banyak sasaran tercapai, mulai estetika, ekologi, ekonomi, hingga sosial.

“Jadi secara estetika indah, secara ekologi juga bermanfaat untuk meningkatkan kualitas udara serta lingkungan. Plus ini menjadi public space, tempat warga saling berinteraksi memperkuat kohesi sosial,” ujar Bupati Muhdlor, Senin (14/2).

Muhdlor mengakui, selama ini ketika warga masuk Sidoarjo bila dibandingkan dengan Surabaya, ada kesan Sidoarjo kalah rindang dan kalah hijau dibanding ibu kota Jatim tersebut.

Konsep yang diinginkan Muhdlor selain bersih harus mengakomodir kebutuhan pengunjung. Tempat permainan anak diperbaiki, dan fasilitas olahraga diperbanyak. Perbaikan drainase dan trotoar juga jadi atensi bupati muda ini.

Pembenahan taman kota dan RTH ini diharapkan juga bisa menggerakkan ekonomi khususnya masyarakat dan pedagang kecil. Dan yang tidak kalah penting, taman dan RTH ini bisa berfungsi sosial untuk menjadi tempat warga berinteraksi membangun soliditas sosial. (rpp/vga)

Most Read

Berita Terbaru


/